Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Belajar Asuransi, Komisi XI ke Inggris dan Amerika

Kompas.com - 11/04/2013, 20:53 WIB
Sabrina Asril

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat akan melakukan studi banding ke Inggris dan Amerika Serikat pada tanggal 3-10 Mei 2013. Studi banding itu dilakukan dalam rangka penyusunan RUU Pengasuransian.

"Ya rencananya tanggal 3-10 Mei 2013 membahas asuransi jadi asuransi umum, asuransi jiwa, termasuk di dalamnya sistem penjaminan," ujar Ketua Komisi XI Harry Azhar Azis di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/4/2013).

Selama ini, kata Harry, sistem penjaminan dan bentuk asuransi masih dalam perdebatan. Ia menuturkan ada beberapa macam usulan asuransi seperti asuransi bencana alam hingga asuransi kerusakan mobil. "Itu semua kaitanya dengan pola lokasi APBN. Untuk asuransi kecelakaan, kita ingin Jasa Raharja membayar asuransi kematian dan kerusakan. Dan kita mau juga ada asuransi pihak ketiga yang sifatnya wajib," katanya.

Di dalam studi banding ini, Harry menyebutkan ada 20 anggota Komisi XI yang turut serta. Semuanya adalah anggota Panitia Kerja (Panja) RUU Pengasuransian. Menurut Harry, studi banding kali ini penting untuk dilakukan.

"Kalau di dalam negeri asuransi itu mau belajar kemana. Yang terbaik memang Amerika dan Inggris," ucap Harry.

Rombongan anggota DPR yang ke Amerika akan dipimpin langsung Harry, sementara untuk rombongan ke Inggris oleh Wakil Ketua Komisi XI Andi Timo Pangerang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Prabowo Diharap Tetapkan 2 Syarat Utama Sebelum Tambah Kementerian

Prabowo Diharap Tetapkan 2 Syarat Utama Sebelum Tambah Kementerian

Nasional
Ide Prabowo Tambah Kementerian Sebaiknya Pertimbangkan Urgensi

Ide Prabowo Tambah Kementerian Sebaiknya Pertimbangkan Urgensi

Nasional
Wacana Prabowo Tambah Kementerian Diyakini Bakal Picu Problem

Wacana Prabowo Tambah Kementerian Diyakini Bakal Picu Problem

Nasional
Tinggalkan KPK, Dirut Nonaktif PT Taspen Irit Bicara Sembari Bawa Sate

Tinggalkan KPK, Dirut Nonaktif PT Taspen Irit Bicara Sembari Bawa Sate

Nasional
Tanggal 10 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 10 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Usul Prabowo Tambah Kementerian Diharap Bukan Politik Akomodatif

Usul Prabowo Tambah Kementerian Diharap Bukan Politik Akomodatif

Nasional
Pakar Ungkap 'Gerilya' Wacana Tambah Kementerian Cukup Gencar

Pakar Ungkap "Gerilya" Wacana Tambah Kementerian Cukup Gencar

Nasional
Daftar Kepala BIN dari Masa ke Masa, Zulkifli Lubis hingga Budi Gunawan

Daftar Kepala BIN dari Masa ke Masa, Zulkifli Lubis hingga Budi Gunawan

Nasional
Gelar Halalbihalal, MUI Gaungkan Pesan Kemanusiaan untuk Korban Genosida di Gaza

Gelar Halalbihalal, MUI Gaungkan Pesan Kemanusiaan untuk Korban Genosida di Gaza

Nasional
Perjalanan BIN 6 Kali Berganti Nama, dari Brani hingga Bakin

Perjalanan BIN 6 Kali Berganti Nama, dari Brani hingga Bakin

Nasional
'Prabowo Banyak Dikritik jika Tambah Kementerian, Baiknya Jaga Kebatinan Rakyat yang Sedang Sulit'

"Prabowo Banyak Dikritik jika Tambah Kementerian, Baiknya Jaga Kebatinan Rakyat yang Sedang Sulit"

Nasional
Pengamat Nilai Putusan MK Terkait Sengketa Pilpres Jadi Motivasi Kandidat Pilkada Berbuat Curang

Pengamat Nilai Putusan MK Terkait Sengketa Pilpres Jadi Motivasi Kandidat Pilkada Berbuat Curang

Nasional
PPP Papua Tengah Klaim Pegang Bukti Kehilangan 190.000 Suara pada Pileg 2024

PPP Papua Tengah Klaim Pegang Bukti Kehilangan 190.000 Suara pada Pileg 2024

Nasional
Koarmada II Kerahkan 9 Kapal Perang untuk Latihan Operasi Laut Gabungan 2024, Termasuk KRI Alugoro

Koarmada II Kerahkan 9 Kapal Perang untuk Latihan Operasi Laut Gabungan 2024, Termasuk KRI Alugoro

Nasional
Kandidat Versus Kotak Kosong pada Pilkada 2024 Diperkirakan Bertambah

Kandidat Versus Kotak Kosong pada Pilkada 2024 Diperkirakan Bertambah

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com