Paling Lambat Jumat Ada Tersangka Hambalang - Kompas.com

Paling Lambat Jumat Ada Tersangka Hambalang

Khaerudin
Kompas.com - 17/07/2012, 08:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi akan menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan kompleks olahraga terpadu di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, paling lambat pada Jumat (20/7/2012) pekan ini.

Rencananya, Selasa (17/7/2012) ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menggelar ekspos atau gelar perkara terakhir untuk kasus Hambalang. Berdasarkan informasi yang diperoleh Kompas dari KPK, ekspos terakhir kasus Hambalang ini akan menentukan penanganan kasus Hambalang, yaitu meningkat dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Selanjutnya, KPK akan membentuk tim kecil untuk merumuskan pasal-pasal yang dikenakan kepada tersangka kasus Hambalang. "Tim kecil yang dibentuk setelah ekspos terakhir ini akan merumuskan pasal-pasal yang disangkakan. Kemungkinan tim kecil ini bekerja pada hari Kamis. Nah, hari Jumatnya, tersangka kasus Hambalang akan diumumkan secara resmi," kata salah seorang pejabat KPK kepada Kompas, Senin (16/7/2012) malam.

Namun, Wakil Ketua KPK Bambang Widjajanto saat dikonfirmasi mengatakan, kasus Hambalang terus didalami KPK. Meski tidak membantah, Bambang juga tak mengiyakan soal ekspos terakhir kasus Hambalang bakal digelar hari Selasa ini. Sementara Juru Bicara KPK Johan Budi SP mengatakan, pendalaman materi penyelidikan memang dibutuhkan KPK agar kasus ini benar-benar bisa terungkap. KPK, lanjut Johan, juga membutuhkan bukti-bukti material yang kuat agar kasus ini bisa ditingkatkan menjadi penyidikan. "Itu semua masih didalami oleh KPK," katanya.

PenulisKhaerudin
EditorRusdi Amral
Komentar

Terkini Lainnya

Cuaca Buruk dan Salju Lebat Lumpukan Perjalanan Transportasi di Eropa

Cuaca Buruk dan Salju Lebat Lumpukan Perjalanan Transportasi di Eropa

Internasional
Sandiaga: Kami Tak Mau 'Launching' Tanah Abang Sebelum Ada Maketnya

Sandiaga: Kami Tak Mau "Launching" Tanah Abang Sebelum Ada Maketnya

Megapolitan
'Dipikir di Jakarta Enggak Banyak Orang Gangguan Jiwa, Bertambah Tiap Tahun'

"Dipikir di Jakarta Enggak Banyak Orang Gangguan Jiwa, Bertambah Tiap Tahun"

Megapolitan
Konflik Israel-Palestina (5): Holocaust dan Imigrasi Ilegal Yahudi

Konflik Israel-Palestina (5): Holocaust dan Imigrasi Ilegal Yahudi

Internasional
Bisa Jawab Pertanyaan, Siswi Ini Dapat Cokelat dari Anies

Bisa Jawab Pertanyaan, Siswi Ini Dapat Cokelat dari Anies

Megapolitan
Mengenal Sudrajat, Cagub Jawa Barat yang Diusung Partai Gerindra

Mengenal Sudrajat, Cagub Jawa Barat yang Diusung Partai Gerindra

Nasional
Pemenang Nobel Perdamaian Peringatkan Dampak Senjata Nuklir

Pemenang Nobel Perdamaian Peringatkan Dampak Senjata Nuklir

Internasional
Membayangkan Jakarta Saat Asian Games

Membayangkan Jakarta Saat Asian Games

Megapolitan
Konflik Israel-Palestina (4): Revolusi Arab dan Solusi Dua Negara

Konflik Israel-Palestina (4): Revolusi Arab dan Solusi Dua Negara

Internasional
Foto Seksi Beredar di Medsos, Eks Anggota DPRD Ini Mengaku Diperas Rp 50 Juta

Foto Seksi Beredar di Medsos, Eks Anggota DPRD Ini Mengaku Diperas Rp 50 Juta

Regional
PM Israel Minta Rakyat Palestina Menerima Keputusan Trump

PM Israel Minta Rakyat Palestina Menerima Keputusan Trump

Internasional
Konflik Israel-Palestina (3): Sejumlah Konflik Awal di Palestina

Konflik Israel-Palestina (3): Sejumlah Konflik Awal di Palestina

Internasional
Ketika 2 Menteri dan 1 Bupati Jadi Tamu Tak Diundang di Pernikahan Warga

Ketika 2 Menteri dan 1 Bupati Jadi Tamu Tak Diundang di Pernikahan Warga

Regional
Berita Terpopuler: Diculik Selama 40 Tahun, hingga Israel Disebut Teroris

Berita Terpopuler: Diculik Selama 40 Tahun, hingga Israel Disebut Teroris

Internasional
700.000 Anak dan Orang Dewasa di Jakarta Barat Dapat Imunisasi Difteri

700.000 Anak dan Orang Dewasa di Jakarta Barat Dapat Imunisasi Difteri

Megapolitan

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM