Tommy Akui Terima Gratifikasi - Kompas.com

Tommy Akui Terima Gratifikasi

Icha Rastika
Kompas.com - 19/06/2012, 22:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sidoarjo, Tommy Hindratno mengakui kalau uang Rp 280 juta yang diberikan pengusaha James Gunarjo kepadanya, merupakan gratifikasi.

"Tapi gratifikasi dalam hal apa, belum tahu, apakah memang gratifikasi suap pajak," kata pengacara Tommy, Tito Hananta Kusuma seusai mendampingi kliennya diperiksa di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (19/6/2012).

Lebih jauhnya soal uang itu, Tito mengatakan kalau Tommy akan mengungkapkannya dalam persidangan nanti. KPK menetapkan Tommy dan James sebagai tersangka karena diduga bertransaksi suang.

Keduanya tertangkap tangan, Rabu (6/6/2012) di sebuah rumah makan di kawasan Tebet, Jakarta Selatan bersama alat bukti uang Rp 280 juta. Saat ini, KPK sedang mendalami maksud pemberian uang yang diduga terkait pengurusan pajak tersebut.

Dugaan sementara, uang yang diberikan James kepada Tommy untuk memuluskan pemeriksaan kelebihan pajak (restitusi) senilai Rp 3,4 miliar milik wajib pajak. Diduga, James merupakan orang suruhan PT Bhakti Investama.

Menurut Tito, Tommy mengenal James sejak 2007. Selama itu, James dikenal Tommy sebagai seorang konsultan perpajakan yang bekerja secara lepasan atau freelance. Sepengetahuan Tommy, katanya, James menangani belasan perusahaan.

Soal nama-nama perusahaan yang ditangani James tersebut, Tito mempersilahkan menanyakan hal itu ke KPK atau ke James langsung.

Saat ditanya apakah PT Bhakti Investama termasuk perusahaan yang ditangani James, Tito membenarkannya. "Ya menurut surat panggilan pemeriksaannya begitu," ucapnya.

Terkait pemeriksaan hari ini, menurut Tito, kliennya diajukan 20 pertanyaan penyidik seputar pekerjaan, pendidikan, dan alamat Tommy.

Kemarin (18/6/201) Tommy diperiksa atasannya di Direktorat Jenderal Pajak terkait dugaan pelanggaran aturan kode etik atau kepegawaian.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    PenulisIcha Rastika
    EditorBenny N Joewono

    Terkini Lainnya

    Pemilih Indonesia Secerdas Pemilih Amerika Serikat

    Pemilih Indonesia Secerdas Pemilih Amerika Serikat

    Nasional
    Anjing Pelacak Dikerahkan untuk Selidiki Perampokan di Rumah Pejabat Sukabumi

    Anjing Pelacak Dikerahkan untuk Selidiki Perampokan di Rumah Pejabat Sukabumi

    Regional
    Sempat Ditunda, Sidang Perdana Praperadilan Setya Novanto Digelar Rabu Pagi

    Sempat Ditunda, Sidang Perdana Praperadilan Setya Novanto Digelar Rabu Pagi

    Nasional
    Apakah 'Win-win Solution' Cara Terbaik Akhiri Masalah Novel Baswedan dan Aris Budiman?

    Apakah "Win-win Solution" Cara Terbaik Akhiri Masalah Novel Baswedan dan Aris Budiman?

    Nasional
    Berita Populer: Jaminan Ketersediaan Blanko E-KTP hingga Suu Kyi yang Buka Suara

    Berita Populer: Jaminan Ketersediaan Blanko E-KTP hingga Suu Kyi yang Buka Suara

    Nasional
    Pemilik Pabrik Obat yang Digerebek Polisi Klaim Produknya Laris di Indonesia

    Pemilik Pabrik Obat yang Digerebek Polisi Klaim Produknya Laris di Indonesia

    Regional
    Untuk Koordinasi dan Supervisi, Ketua KPK Harap Penyidik dari Polri Berpangkat Kompol

    Untuk Koordinasi dan Supervisi, Ketua KPK Harap Penyidik dari Polri Berpangkat Kompol

    Nasional
    Kesal Menunggu Lama, Pengungsi Myanmar Bakar Bank di Melbourne

    Kesal Menunggu Lama, Pengungsi Myanmar Bakar Bank di Melbourne

    Internasional
    Hujan dan Awan Tebal Landa Sebagian Wilayah di Jabodetabek Hari Ini

    Hujan dan Awan Tebal Landa Sebagian Wilayah di Jabodetabek Hari Ini

    Megapolitan
    Densus Tipikor Dipimpin Jenderal Bintang Dua dengan 500 Personel

    Densus Tipikor Dipimpin Jenderal Bintang Dua dengan 500 Personel

    Nasional
    Satu Lagi, Tersangka Pelaku Peledakan di London Dibekuk di Wales

    Satu Lagi, Tersangka Pelaku Peledakan di London Dibekuk di Wales

    Internasional
    Hak Atas Tempat Tinggal yang Layak, Punya Rumah Sendiri atau Sewa?

    Hak Atas Tempat Tinggal yang Layak, Punya Rumah Sendiri atau Sewa?

    Megapolitan
    Korban Gempa Terus Bertambah, Sudah 106 Orang Tewas di Meksiko

    Korban Gempa Terus Bertambah, Sudah 106 Orang Tewas di Meksiko

    Internasional
    UU Perlindungan Anak Dinilai Ganggu Independensi Jaksa

    UU Perlindungan Anak Dinilai Ganggu Independensi Jaksa

    Nasional
    Gempa di Mexico City Sudah Renggut 91 Nyawa

    Gempa di Mexico City Sudah Renggut 91 Nyawa

    Internasional

    Close Ads X
    Close [X]
    Radio Live Streaming
    Sonora FM • Motion FM • Smart FM