Sabtu, 1 November 2014

News / Nasional

Saksi Akan Ungkap Kedekatan Nunun-Miranda

Rabu, 11 April 2012 | 10:01 WIB

Terkait

JAKARTA, KOMPAS.com -  Persidangan kasus dugaan suap cek perjalanan terkait pemilihan deputi gubernur senior Bank Indondonesia (DGSBI) 2004 dengan terdakwa Nunun Nurbaeti, memasuki tahap akhir pemeriksaan saksi-saksi. Rabu (11/4/2012) pagi, tim jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi  (KPK) berencana menghadirkan saksi Hartadi A Sarwono, salah satu calon DGSBI 2004.

Sedianya, Hartadi diperiksa sebagai saksi Nunun pada persidangan Senin. Namun, yang bersangkutan berhalangan hadir sehingga pemeriksaannya dijadwalkan lagi hari ini. Salah satu kuasa hukum Nunun, Mulyaharja mengatakan, persidangan kali ini juga menjadwalkan pemeriksaan tiga orang saksi meringankan yang diajukan tim kuasa hukum Nunun.

"Ada saksi meringankan. Samid Bahrudin, Lini Suparni dan Ritje Slamet," kata Mulya melalui pesan singkat, Rabu. Mulya mengatakan, saksi-saksi itu adalah supir dan pemilik katering langganan Nunun. Ketiga saksi itu, katanya, akan membeberkan kedekatan Nunun dengan Miranda. "Tujuan hanya mengenai kedekatan ibu Nunun dengan Miranda saja," ujar Mulya.

Dalam persidangan sebelumnya, jaksa KPK menghadirkan mantan DGSBI Miranda Goeltom sebagai saksi. Miranda yang juga tersangka kasus dugaan suap cek perjalanan itu mengaku kedekatannya dengan Nunun hanya sebatas pertemanan sosial. Miranda membantah minta bantuan Nunun untuk diperkenalkan dengan anggota DPR 1999-2004. Namun ia mengakui pernah mengundang semua fraksi DPR 1999-2004 dalam kepentingan melobi agar Miranda tidak ditanya soal masalah pribadinya saat fit and proper test DGSBI.

Sementara Nunun mengatakan kalau Miranda kerabat dekatnya. Istri mantan Wakil Kepala Polri, Komjen (Purn) Adang Darajatun itu mengaku membantu Miranda berkenalan dengan anggota DPR 1999-2004.

Dalam kasus dugaan suap cek perjalanan ini, Nunun didakwa memberi sejumlah cek perjalanan kepada anggota DPR 1999-2004 terkait pemenangan Miranda. KPK juga menetapkan Miranda sebagai tersangka atas tuduhan ikut serta atau membantu Nunun menyalurkan cek perjalanan ke anggota dewan.


Penulis: Icha Rastika
Editor : Egidius Patnistik