Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Entaskan Defisit Protein Hewani Daerah Pelosok, Dompet Dhuafa Kenalkan Program Tebar Hewan Kurban di Kurbanaval Goes To Hypermart

Kompas.com - 27/05/2024, 12:52 WIB
Ikhsan Fatkhurrohman Dahlan,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.comDompet Dhuafa memperkenalkan program Tebar Hewan Kurban (THK) dalam acara Kurbanaval Goes to Hypermart: Kurban 3 Pasti di Primo Hypermart Cilandak Town Square, Jakarta Selatan, Sabtu (18/5/2024).

Program ini dilaksanakan dalam rangka menyambut perayaan Idul Adha 1445 Hijriah dan sebagai bentuk aksi kebaikan Dompet Dhuafa dengan cara menyebarkan daging hewan kurban kepada penerima manfaat hingga ke pelosok negeri.

Ketua THK 2024 Bobby P Manullang mengungkapkan, program THK ini sudah berjalan selama 30 tahun dan telah menjadi solusi dari defisit protein hewani yang terjadi di daerah tertinggal, terdepan, terluar (3T) di 29 provinsi yang ada di Indonesia.

Ia mengatakan, program ini tidak hanya sebatas menyebarkan daging kurban saja, tetapi juga turut melibatkan peternak lokal dalam hal distribusinya.

Baca juga: Jadi Perantara Kebaikan, Dompet Dhuafa Siap Terima Hibah dari NAMA Foundation untuk Kaum Dhuafa

“Data kami menunjukkan mayoritas daerah pelosok dengan kriteria 3T masih mengalami defisit protein hewani. THK ini solusi dari permasalahan itu. Sekarang, ekosistem THK pun semakin luas. Bisa mendekatkan banyak stakeholder, mulai dari pekurban, peternak, sampai penerima manfaat,” ujar Bobby melalui siaran persnya, Senin (27/5/2024).

Berkaitan dengan program THK 2024, dirinya menyampaikan, program tersebut telah berjalan sejak April hingga Mei 2024, dan saat ini sudah memasuki tahapan quality control.

Mendukung pernyataan Bobby, Perwakilan dari Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS) Yusuf Wibisono mengatakan, konsentrasi distribusi hewan kurban masih terpusat di kota-kota besar.

Bahkan, menurut riset yang telah dia lakukan, Jakarta mengalami fenomena surplus daging kurban yang mencapai 7.500 ton. Sedangkan, daerah pelosok di Pulau Jawa, seperti Pandeglang, Serang, Boyolali, Sragen, Ngawi, dan masih banyak lagi justru mengalami defisit daging kurban hingga 1.000 ton.

Baca juga: Lewat Pesantren Gemilang, Dompet Dhuafa Ajak Donatur Lansia Jalin Silaturahmi dan Saling Memotivasi

“Tentu program THK seperti ini yang awalnya masuk pada pranata keagamaan, akan bergeser pada pranata sosial. Bahwa, lembaga filantropi ini melakukan aksi atas dasar kemanusiaan bukan kelompok atau selainnya,” tutur Yusuf.

“Terlebih dalam beberapa penyebarannya, Dompet Dhuafa pun menyasar daerah pelosok yang warga mayoritasnya merupakan non muslim,” lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Etika Setiawanti pun turut menjelaskan, pada program THK ini, Dompet Dhuafa mengambil slogan “3 Pasti”.

“Setiap tahunnya, kami menjamin 3 Pasti dalam THK. Yaitu, Pasti Jantan, berarti memastikan hewan kurban berjenis kelamin jantan. Ini berhubungan dengan keberlangsungan hewan itu sendiri, agar tak menyembelih yang sedang menyusui,” ungkap Etika.

Baca juga: Kritisi Program Merdeka Belajar, Dompet Dhuafa Gelar Hardiknas Eduaction Forum 2024

Kedua, kata dia, Pasti Lolos Quality Control yang berarti daging kurban telah melalui proses pengecekan kesehatan dan sesuai syariat.

“Terakhir, Pasti Terdistribusi Hingga Pelosok, sebagai bentuk komitmen Dompet Dhuafa untuk menaruh perhatian lebih pada daerah 3T yang masyarakatnya jarang mengonsumsi daging kurban,” imbuhnya.

Sementara itu, Super Volunteer Dompet Dhuafa, Elsya turut membagikan pengalamannya saat membantu mendistribusikan daging kurban ke Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang tengah dilanda banjir masamba.

Halaman:


Terkini Lainnya

Tanggal 28 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 28 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Tanggal 27 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 27 Juni 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Pemerintah Luncurkan Logo HUT Ke-79 RI, Berikut Maknanya

Pemerintah Luncurkan Logo HUT Ke-79 RI, Berikut Maknanya

Nasional
Pemerintah Ogah Bayar Tuntutan 8 Juta Dollar dalam Peretasan PDN

Pemerintah Ogah Bayar Tuntutan 8 Juta Dollar dalam Peretasan PDN

Nasional
Tim Siber Cek Dugaan Peretasan Data Bais TNI

Tim Siber Cek Dugaan Peretasan Data Bais TNI

Nasional
Ringankan Beban Bank, Jokowi Minta Relaksasi Restrukturisasi Kredit Diperpanjang hingga 2025

Ringankan Beban Bank, Jokowi Minta Relaksasi Restrukturisasi Kredit Diperpanjang hingga 2025

Nasional
Kemenag Pilih Mina Qodim Jadi Tempat Bermalam Jemaah Haji Karena Lebih Dekat dengan Lokasi Lempar Jumrah

Kemenag Pilih Mina Qodim Jadi Tempat Bermalam Jemaah Haji Karena Lebih Dekat dengan Lokasi Lempar Jumrah

Nasional
PDN Alami Gangguan, Menkumham Sebut Layanan Imigrasi Terpaksa Gunakan Web Amazon

PDN Alami Gangguan, Menkumham Sebut Layanan Imigrasi Terpaksa Gunakan Web Amazon

Nasional
Minta KPI Awasi Isi Siaran, Wapres: Harus untuk Kepentingan Publik

Minta KPI Awasi Isi Siaran, Wapres: Harus untuk Kepentingan Publik

Nasional
Pembangunan 2 Gudang Logistik di Papua Tengah Diperkirakan Rampung Agustus 2024

Pembangunan 2 Gudang Logistik di Papua Tengah Diperkirakan Rampung Agustus 2024

Nasional
Deputi Kemenko Perekonomian Dilantik Jadi Pj Gubernur, Menko Airlangga: Semoga Berikan Dampak Nyata bagi Daerah

Deputi Kemenko Perekonomian Dilantik Jadi Pj Gubernur, Menko Airlangga: Semoga Berikan Dampak Nyata bagi Daerah

Nasional
Soal Potensi Harga BBM Naik, Menteri ESDM: Tanya Bu Sri Mulyani Kapan Mau Ngumpul

Soal Potensi Harga BBM Naik, Menteri ESDM: Tanya Bu Sri Mulyani Kapan Mau Ngumpul

Nasional
Kemenko PMK: 37 Daerah Akan Tetap Berstatus Tertinggal pada 2024

Kemenko PMK: 37 Daerah Akan Tetap Berstatus Tertinggal pada 2024

Nasional
Menpan-RB Resmikan Mal Pelayanan Publik Baru, Kini Ada 206 Se-Indonesia

Menpan-RB Resmikan Mal Pelayanan Publik Baru, Kini Ada 206 Se-Indonesia

Nasional
Wapres Minta RUU Penyiaran Sejalan dengan Cita-cita Demokrasi

Wapres Minta RUU Penyiaran Sejalan dengan Cita-cita Demokrasi

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com