Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Kembangkan Potensi Pariwisata Danau Toba, MIND ID Hadirkan Fasilitas Tenda Payung

Kompas.com - 23/09/2022, 20:49 WIB
Dwi NH,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Mining Industry Indonesia (MIND ID) menyediakan fasilitas sarana dan prasarana berupa tenda payung di sepanjang pantai pasir putih di Desa Lumban Bulbul, Kecamatan. Balige, Toba, Sumatera Utara (Sumut).

Pemberian fasilitas tersebut merupakan bentuk dukungan MIND ID dalam mengembangkan potensi pariwisata di kawasan Danau Toba.

Seperti diketahui, Danau Toba memiliki peranan penting bagi masyarakat Sumut. Selain terkenal akan wisata alamnya, danau ini juga menyimpan pesona dari sisi kebudayaan.

Salah satu desa wisata yang ditonjolkan di kawasan Danau Toba adalah Lumban Bulbul. Desa ini terletak cukup strategis karena berada di pinggiran Danau Toba dengan hamparan pasir putih yang luas.

Baca juga: 20 Tempat Wisata Sekitar Danau Toba, Cocok untuk Pencinta Wisata Alam

Kepala Divisi Institutional Relations MIND ID Niko Chandra mengatakan bahwa dukungan yang diberikan pihaknya untuk mengembangkan pariwisata di kawasan Danau Toba sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.

“MIND ID hadir sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan, serta guna mendukung program Sustainable Development Goals (SDGs). Khususnya pada pilar lingkungan dalam rangka kota permukiman berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang Kompas.com berikan, Jumat (23/9/2022).

Untuk diketahui, Dinas Pariwisata Kabupaten Toba telah membuka akses Pantai Lumban Bulbul sejak 2014. Pada tahun ini pula, Desa Lumban Bulbul ditetapkan menjadi desa wisata berbasis home stay di Kabupaten Toba.

Jumlah penduduk Desa Lumban Bulbul sebanyak 249 kepala keluarga (KK) yang terbagi menjadi empat dusun. Mayoritas masyarakat sekitar desa ini berpenghasilan dari bertani dan berjualan.

Baca juga: Cara Kreatif Sekolah Tumbuhkan Jiwa Wirausaha Siswa lewat Kegiatan Bertani Modern

Dengan adanya fasilitas berupa payung tenda, MIND ID berharap dapat menambah daya tarik wisatawan untuk hadir ke Desa Lumban Bulbul. 

Dengan bertambahnya wisatawan yang berkunjung, maka pendapatan ekonomi warga lokal dari berjualan juga akan meningkat.

Jaga kelestarian Danau Toba

Selain dari sektor pariwisata, Niko menjelaskan, Grup MIND ID melalui Inalum Operating juga ikut menjaga kelestarian dari Danau Toba.

Perlindungan tersebut diwujudkan Inalum Operating dengan merealisasikan penanaman pohon seluas 1.056 hektar (ha) sebagai program konservasi Danau Toba pada 2016 hingga 2021.

Baca juga: Penanaman Pohon di Perumahan Mitra BTN, Lawan Kejahatan Lingkungan

“Inalum Operating telah menetapkan target 260 ha penanaman pohon pada 2022,” jelas Niko.

Selain Inalum, kata dia, anggota MIND ID lainnya juga telah menetapkan target reklamasi seluas 499,26 ha pada 2022.

Adapun anggota MIND ID yang dimaksud, yaitu PT Aneka Tambang (Antam) Tbk, PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Timah Tbk (TINS).

“Sampai dengan semester I-2022, total realisasi luasan lahan kewajiban reklamasi Antam, PTBA, dan TINS mencapai 231,81 ha,” ucap Niko.

Sebagai langkah lebih lanjut, imbuh dia, MIND ID terus mendorong perusahaan anggota dan afiliasi agar melaksanakan kewajiban serta tanggung jawab operasional sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca juga: Demi Tekan Kerusakan Lingkungan, Paljaya Bangun Tangki Sesuai Standar

Grup MIND ID meyakini bahwa mewujudkan keberlanjutan dari sektor lingkungan merupakan salah satu bentuk praktik good mining practice.

“MIND ID bertekad untuk melakukan operasi pertambangan secara bertanggung jawab, menerapkan prinsip-prinsip berkelanjutan, dan menjadi pertambangan kelas dunia,” ujar Niko.

Adapun tekad tersebut, lanjut dia, sesuai dengan Noble Purpose MIND ID, yaitu “We Explore: Natural Resources for Civilization, Prosperity, and Brighter Future”.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pengamat Sebut Penyebutan KKB Jadi OPM Langkah Maju dari Pemerintah

Pengamat Sebut Penyebutan KKB Jadi OPM Langkah Maju dari Pemerintah

Nasional
Cerita Samsuri Bandingkan Fasilitas Kereta Api Dulu dan Sekarang, bagai Langit dan Bumi

Cerita Samsuri Bandingkan Fasilitas Kereta Api Dulu dan Sekarang, bagai Langit dan Bumi

Nasional
Buntut Kecelakaan Maut di Jalur Contraflow Tol Cikampek, 'Safety Car' Bakal Kawal Pemudik

Buntut Kecelakaan Maut di Jalur Contraflow Tol Cikampek, "Safety Car" Bakal Kawal Pemudik

Nasional
Pertemuan Jokowi dan Megawati Tak Usah Ditambahi Syarat Politis

Pertemuan Jokowi dan Megawati Tak Usah Ditambahi Syarat Politis

Nasional
Dipastikan, Tak Ada WNI Jadi Korban Penusukan di Bondi Junction, Sydney

Dipastikan, Tak Ada WNI Jadi Korban Penusukan di Bondi Junction, Sydney

Nasional
Akhir Pekan di Sumut, Jokowi Belanja Jeruk, Mangga, hingga Salak

Akhir Pekan di Sumut, Jokowi Belanja Jeruk, Mangga, hingga Salak

Nasional
OPM Ajukan Syarat Pembebasan Pilot Susi Air Philips Mark Mehrtens

OPM Ajukan Syarat Pembebasan Pilot Susi Air Philips Mark Mehrtens

Nasional
Tampilkan Lagi Pilot Susi Air dalam Video, OPM Minta Bom Dihentikan

Tampilkan Lagi Pilot Susi Air dalam Video, OPM Minta Bom Dihentikan

Nasional
Antisipasi Arus Balik, Pemerintah Beri Izin ASN untuk WFH 16-17 April

Antisipasi Arus Balik, Pemerintah Beri Izin ASN untuk WFH 16-17 April

Nasional
Menteri Anas: WFH ASN Maksimal 50 Persen pada 16-17 April, Pelayanan Publik Wajib WFO 100 Persen

Menteri Anas: WFH ASN Maksimal 50 Persen pada 16-17 April, Pelayanan Publik Wajib WFO 100 Persen

Nasional
Mensos Risma Paparkan Program PENA untuk Penerima Bansos dan Penyandang Disabilitas kepada Direktur OECD

Mensos Risma Paparkan Program PENA untuk Penerima Bansos dan Penyandang Disabilitas kepada Direktur OECD

Nasional
Menlu Retno: Banyak Tekanan agar RI Mulai Normalisasi Hubungan dengan Israel

Menlu Retno: Banyak Tekanan agar RI Mulai Normalisasi Hubungan dengan Israel

Nasional
Sebut RI Tak Menutup Diri Normalisasi Diplomatik dengan Israel, Menlu: Syaratnya 'Two State Solution'

Sebut RI Tak Menutup Diri Normalisasi Diplomatik dengan Israel, Menlu: Syaratnya "Two State Solution"

Nasional
Menhub Targetkan Pembangunan Rel Layang Simpang Joglo di Solo Rampung Agustus 2024

Menhub Targetkan Pembangunan Rel Layang Simpang Joglo di Solo Rampung Agustus 2024

Nasional
Sabtu Pukul 15.00 WIB, Diberlakukan 'One Way' di Km 414 Tol Kalikangkung hingga Km 72 Tol Cipali

Sabtu Pukul 15.00 WIB, Diberlakukan "One Way" di Km 414 Tol Kalikangkung hingga Km 72 Tol Cipali

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com