Kompas.com - 19/06/2022, 06:31 WIB
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar berharap kerja sama dengan Partai Gerindra bisa berlanjut dengan partai politik (parpol) lain.

Hal itu disampaikan Cak Imin dalam kunjungannya ke rumah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Kertanegar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (18/6/2022).

“Semoga kerja sama kita ini bisa terus dilaksanakan bersama partai-partai lain, untuk menuju suksesnya pilpres, suksesnya pilkada, dan suksesnya Pileg di 2024,” tutur Cak Imin pada wartawan.

Ia mengungkapkan, telah menemukan kesepakatan dengan Partai Gerindra untuk bekerja sama.

Alasannya, kedua parpol tersebut punya kesamaan tujuan.

“PKB dan Gerindra visi, misi, tujuan, dan perjuangannya sama untuk NKRI yang lebih maju, adil dan sejahtera,” jelasnya.

Baca juga: Temui Prabowo, Cak Imin: Pemilu Tinggal Setahun Lagi, Kita Silaturahmi

Ia mengaku pihaknya telah berkomunikasi sejak lama dengan Partai Gerindra.

Pertemuannya dengan Prabowo hanya melanjutkan komunikasi politik yang telah terbangun sebelumnya.

“Pertemuan-pertemuan intensif (telah) dilakukan teman jajaran, pengurus DPP PKB maupun DPP Gerindra,” ungkapnya.

“Alhamdulilah malam hari ini semakin menguat kerja sama itu sampai pada kesimpulan apa yang disampaikan Pak Prabowo bahwa PKB dan Gerindra siap bekerja sama secara utuh,” imbuh Cak Imin.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kanan) memberi salam kepada media usai melakukan pertemuan di Kertanegara, Jakarta, Sabtu (18/6/2022). Dalam pertemuan tersebut, Gerindra dan PKB bersepakat bekerja sama menyiapkan Pileg, Pilpres dan Pilkada di Pemilu 2024 mendatang. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) bersama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kanan) memberi salam kepada media usai melakukan pertemuan di Kertanegara, Jakarta, Sabtu (18/6/2022). Dalam pertemuan tersebut, Gerindra dan PKB bersepakat bekerja sama menyiapkan Pileg, Pilpres dan Pilkada di Pemilu 2024 mendatang. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan, sudah ada titik kesepakatan antara dirinya dan Muhaimin.

“Alhamdulilah kita sudah mencapai titik-titik pertemuan, titik-titik kerja sama, titik-titik kesepakatan,” kata Prabowo.

Baca juga: Partai Gerindra dan PKB Sepakat Bangun Kerja Sama Hadapi Pemilu 2024

Prabowo mengatakan, kerja sama antara Gerindra dan PKB meliputi pemilu presiden, pemilu legislatif, dan pemilu kepala daerah.

Prabowo menuturkan, pihaknya dan PKB telah menjalin komunikasi intens selama beberapa bulan terakhir. Pertemuan semalam adalah pembicaraan lanjutan yang lebih intensif.

“Namun malam hari ini saya mendapat kehormatan menerima beliau Ketua Umum PKB dan kita melanjutkan pembicaraan-pembicaraan yang intensif,” kata dia.

Ia mengatakan, Pemilu 2024 merupakan tugas kenegaraan yang serius dan penting sehingga perlu dikerjakan bersama.

Baca juga: Nyatakan Siap Bekerja Sama dengan Gerindra, Muhaimin: Demi Kebangkitan Indonesia Raya

“Kami ketua umum partai yang punya konstituen dan pengikut yang cukup besar, tentunya kami sadar akan tanggung jawab tersebut,” imbuh dia.

Ia ditemani sejumlah elite kader PKB seperti Wakil Ketua Umum Jazilul Fawaid dan Wakil Ketua Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Syaiful Huda.

Adapun pertemuan itu berlangsung selama dua jam dan dihadiri sejumlah elite kedua partai.

Pantauan Kompas.com, Cak Imin tiba di Kertanegara sekitar pukul 19.20 WIB.

Ia ditemani sejumlah elite kader PKB seperti Wakil Ketua Umum Jazilul Fawaid dan Wakil Ketua Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Syaiful Huda.

Sedangkan Prabowo, didampingi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sugiono, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco, dan Sekretaris Jenderalnya Ahmad Muzani.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPR Sahkan Politikus Golkar Ahmadi Noor Supit sebagai Anggota BPK

DPR Sahkan Politikus Golkar Ahmadi Noor Supit sebagai Anggota BPK

Nasional
Hakim Agung Jadi Tersangka Suap, Mahfud: Ini Industri Hukum Gila-gilaan

Hakim Agung Jadi Tersangka Suap, Mahfud: Ini Industri Hukum Gila-gilaan

Nasional
Lukas Enembe Judi di Singapura meski Sedang Sakit, Kuasa Hukum: Dia Cari Refreshing

Lukas Enembe Judi di Singapura meski Sedang Sakit, Kuasa Hukum: Dia Cari Refreshing

Nasional
Hari Ini, Polri Gelar Sidang Etik AKBP Raindra Ramadhan Terkait Kasus Brigadir J

Hari Ini, Polri Gelar Sidang Etik AKBP Raindra Ramadhan Terkait Kasus Brigadir J

Nasional
Ipda Arsyad Daiva Disanksi Demosi 3 Tahun, Apa Perannya di Kasus Brigadir J?

Ipda Arsyad Daiva Disanksi Demosi 3 Tahun, Apa Perannya di Kasus Brigadir J?

Nasional
Polri: Seragam Baru Polantas Akan Dilengkapi “Body Camera”

Polri: Seragam Baru Polantas Akan Dilengkapi “Body Camera”

Nasional
Soal Peralihan Pandemi ke Endemi, PB IDI: Tak Perlu Terburu-buru Seperti Amerika

Soal Peralihan Pandemi ke Endemi, PB IDI: Tak Perlu Terburu-buru Seperti Amerika

Nasional
Ironi 'Wakil Tuhan di Dunia', Ketika Hakim MK hingga Hakim Agung Terjerat Korupsi

Ironi "Wakil Tuhan di Dunia", Ketika Hakim MK hingga Hakim Agung Terjerat Korupsi

Nasional
Kutip Pernyataan Jokowi, Pengacara Lukas Enembe Koreksi Mahfud MD soal Dana Otsus Rp 500 Triliun

Kutip Pernyataan Jokowi, Pengacara Lukas Enembe Koreksi Mahfud MD soal Dana Otsus Rp 500 Triliun

Nasional
Asisten Jenderal Andika, Laksda Heru Kusmanto Jadi Pangkoarmada RI

Asisten Jenderal Andika, Laksda Heru Kusmanto Jadi Pangkoarmada RI

Nasional
Penyaluran BLT BBM Capai 95,9 Persen, Jokowi: Akhir Tahun Penyaluran Selesai

Penyaluran BLT BBM Capai 95,9 Persen, Jokowi: Akhir Tahun Penyaluran Selesai

Nasional
Jokowi Dapat Gelar Adat dari Kesultanan Buton yang Maknanya Laki-Laki Jujur dan Adil

Jokowi Dapat Gelar Adat dari Kesultanan Buton yang Maknanya Laki-Laki Jujur dan Adil

Nasional
Ipda Arsyad Daiva Disanksi Demosi 3 Tahun Buntut Tak Profesional di Kasus Brigadir J

Ipda Arsyad Daiva Disanksi Demosi 3 Tahun Buntut Tak Profesional di Kasus Brigadir J

Nasional
Komisi I DPR Setujui Anggaran Kemenhan Rp 134 Triliun, Prabowo Sebut Kurang

Komisi I DPR Setujui Anggaran Kemenhan Rp 134 Triliun, Prabowo Sebut Kurang

Nasional
KPK Ragukan Penjelasan Tim Medis Lukas Enembe karena Tak Bisa Jawab Hal Teknis

KPK Ragukan Penjelasan Tim Medis Lukas Enembe karena Tak Bisa Jawab Hal Teknis

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.