Kompas.com - 13/06/2022, 10:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menerima kontingen Indonesia untuk SEA Games Vietnam di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13/3/2022).

Dalam kesempatan itu, presiden menyerahkan bonus bagi para atlet yang berhasil menempatkan Indonesia di peringkat ketiga SEA Games 2021 tersebut.

Bonus yang diserahkan untuk para atlet peraih medali totalnya mencapai Rp130,5 miliar.

Baca juga: Fajar/Rian Juarai Indonesia Masters, Jokowi Ucapkan Selamat

Kemudian, untuk pelatih dan asisten pelatih, Presiden memberikan bonus senilai total Rp 32 miliar.

"Saya bangga, saya senang dari 499 atlet yang kita kirim ke SEA Games ke-31 di Vietnam, (sebanyak) 408 atlet semuanya meraih medali, baik emas, perak maupun perunggu," ujar Jokowi.

"Artinya 82 persen atlet yang kita kirim membawa medali pulang ke Tanah Air," kata dia.

Jokowi pun sepakat dengan penjelasan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali yang menyebutkan bahwa dalam pelaksanaan SEA Games kali ini Indonesia lebih fokus dalam kualitas. Artinya, Indonesia tak banyak mengirim atlet.

"Membangun ekosistem yang baik itu kerjanya fokus. Kirim enggak usah banyak-banyak sampai 840 atlet kayak tahun sebelumnya. Tapi hasilnya (saat ini) meningkat," kata Jokowi.

Baca juga: Indonesia Masters 2022: Ramai Isu Atlet Keracunan, PBSI Berikan Penjelasan

Presiden mengatakan, pencapaian raihan medali pada SEA Games kali ini bisa memenuhi target.

Pada SEA Games 2015 Indonesia menduduki peringkat kelima raihan medali, pada SEA Games 2017 Indonesia meraih peringkat keempat.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Istri Eks Menteri BPN Ferry Mursyidan Baldan Ditetapkan Tersangka, Ini Tanggapan Kuasa Hukumnya

Istri Eks Menteri BPN Ferry Mursyidan Baldan Ditetapkan Tersangka, Ini Tanggapan Kuasa Hukumnya

Nasional
Megawati Disebut Tengah Gembleng Capres dari PDI-P

Megawati Disebut Tengah Gembleng Capres dari PDI-P

Nasional
Polri Sebut Komnas HAM Akan Cek TKP Pembunuhan Brigadir J Didampingi Labfor-Inafis Senin

Polri Sebut Komnas HAM Akan Cek TKP Pembunuhan Brigadir J Didampingi Labfor-Inafis Senin

Nasional
Deolipa Duga Ada Sosok 'Jenderal' di Balik Surat Pencabutan Kuasa Bharada E

Deolipa Duga Ada Sosok "Jenderal" di Balik Surat Pencabutan Kuasa Bharada E

Nasional
Siasat di Balik Laporan Pelecehan Istri Ferdy Sambo...

Siasat di Balik Laporan Pelecehan Istri Ferdy Sambo...

Nasional
Hari Terakhir Pendaftaran Pemilu, Partai Mahasiswa Indonesia Tak Kunjung Konfirmasi

Hari Terakhir Pendaftaran Pemilu, Partai Mahasiswa Indonesia Tak Kunjung Konfirmasi

Nasional
[POPULER NASIONAL] 5 Kebohongan Ferdy Sambo | Kabareskrim Ragu Brigadir J Melecehkan Istri Sambo

[POPULER NASIONAL] 5 Kebohongan Ferdy Sambo | Kabareskrim Ragu Brigadir J Melecehkan Istri Sambo

Nasional
Tugas dan Wewenang Provos Polri

Tugas dan Wewenang Provos Polri

Nasional
Tugas dan Wewenang LPSK

Tugas dan Wewenang LPSK

Nasional
Tanggal 15 Agustus Hari Memperingati Apa?

Tanggal 15 Agustus Hari Memperingati Apa?

Nasional
Buron Kejagung Surya Darmadi Akan Pulang ke Indonesia, Ikuti Pemeriksaan Kasus Korupsi Rp 78 T

Buron Kejagung Surya Darmadi Akan Pulang ke Indonesia, Ikuti Pemeriksaan Kasus Korupsi Rp 78 T

Nasional
Kasus Pelecehan Istri Sambo, Pengamat: Kalau Tak Ada Peristiwanya, Itu Laporan Palsu yang Bisa Diproses Pidana

Kasus Pelecehan Istri Sambo, Pengamat: Kalau Tak Ada Peristiwanya, Itu Laporan Palsu yang Bisa Diproses Pidana

Nasional
Puja Puji Prabowo untuk Jokowi: Kalau Saya Presiden, Tidak Gampang Meneruskan yang Beliau Bangun

Puja Puji Prabowo untuk Jokowi: Kalau Saya Presiden, Tidak Gampang Meneruskan yang Beliau Bangun

Nasional
Keluarga Brigadir J Tak Percaya LPSK, Komunikasi Soal Restitusi Sulit Dilakukan

Keluarga Brigadir J Tak Percaya LPSK, Komunikasi Soal Restitusi Sulit Dilakukan

Nasional
Kuasa Dicabut, Deolipa Bakal Gugat Bharada E hingga Bareskrim Polri Senin Depan

Kuasa Dicabut, Deolipa Bakal Gugat Bharada E hingga Bareskrim Polri Senin Depan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.