UPDATE: 41,02 Persen Sasaran Vaksinasi Covid-19 Telah Terima Suntikan Dosis Pertama

Kompas.com - 25/09/2021, 17:40 WIB
Seorang warga Cianjur, Jawa Barat saat menjalani vaksinasi Covid-19 dosis pertama yang digagas Lantamal III Jakarta di balai Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Jumat (24/9/2021). KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANSeorang warga Cianjur, Jawa Barat saat menjalani vaksinasi Covid-19 dosis pertama yang digagas Lantamal III Jakarta di balai Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Jumat (24/9/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperbarui data laporan vaksinasi Covid-19 secara harian pada Sabtu (25/9/2021).

Hingga pukul 12.00 WIB, Kemenkes mencatat capaian vaksinasi dosis pertama secara nasional sebanyak 85.433.518 dosis atau setara dengan 41,02 persen.

Kemudian, capaian vaksinasi dosis kedua secara nasional sebanyak 47.996.105 dosis atau setara dengan 23,05 persen.

Adapun capaian ini berdasarkan target vaksinasi Covid-19 secara nasional sebanyak 208.265.720 warga.

Berdasarkan data yang sama, Kemenkes juga melaporkan capaian vaksinasi untuk tenaga kesehatan dengan total sasaran sehanyak 1.468.764 orang.

Vaksinasi dosis pertama untuk tenaga kesehatan sebesar 1.970.849 dosis atau setara dengan 134,18 persen. Kemudian, capian vaksinasi dosis kedua untuk tenaga kesehatan sebanyak 1.818.299 dosis atau setara dengan 123,8 persen.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: UPDATE 25 September: Ada 44.071 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Selain itu, dilaporkan pula capaian vaksinasi bagi lansia dengan total sasaran sebanyak 21.553.118 orang.

Untuk vaksinasi lansia dosis pertama telah mencapai 6.170.573 dosis atau setara dengan 28,63 persen. Kemudian untuk vaksinasi Covid-19 dosis kedua telah mencapai 4.257.480 dosis atau setara 19,75 persen.

Kemenkes pun melaporkan perkembangan vaksinasi untuk petugas publik yang memiliki total sasaran sebanyak 17.327.167.

Untuk vaksinasi dosis pertama bagi petugas publik telah mencapai 27.766.067 dosis atau setara dengan 160,25 persen. Untuk vaksinasi dosis kedua bagi petugas publik mencapai 16.686.511 dosis atau setara dengan 96,3 persen.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringatan Maulid Nabi, Wapres Singgung Soal Prioritas Pemerintah Siapkan SDM

Peringatan Maulid Nabi, Wapres Singgung Soal Prioritas Pemerintah Siapkan SDM

Nasional
Airlangga: 176 Orang Terpapar Covid-19 di PON XX Papua

Airlangga: 176 Orang Terpapar Covid-19 di PON XX Papua

Nasional
Jokowi Ingin Booster Vaksinasi Covid-19 Mulai Disuntikkan Awal 2022

Jokowi Ingin Booster Vaksinasi Covid-19 Mulai Disuntikkan Awal 2022

Nasional
Saksi Mengaku Diancam Akan Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi Jika Tak Beri Uang Stepanus Robin

Saksi Mengaku Diancam Akan Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi Jika Tak Beri Uang Stepanus Robin

Nasional
125 Pegawai Kementerian ATR/BPN Terlibat Mafia Tanah, 32 di Antaranya Dihukum Berat

125 Pegawai Kementerian ATR/BPN Terlibat Mafia Tanah, 32 di Antaranya Dihukum Berat

Nasional
TNI AL Segera Buat Film Sejarah Pertempuran Laut Arafuru

TNI AL Segera Buat Film Sejarah Pertempuran Laut Arafuru

Nasional
Beredar Surat Kabar Berlogo Menyerupai Logo KPK, Diduga untuk Memeras

Beredar Surat Kabar Berlogo Menyerupai Logo KPK, Diduga untuk Memeras

Nasional
Luhut: Kalau Bisa Lewati Nataru, Kita Bisa Masuk ke Endemi Awal 2022

Luhut: Kalau Bisa Lewati Nataru, Kita Bisa Masuk ke Endemi Awal 2022

Nasional
Menkes Koordinasi dengan Menteri Haji Arab Saudi Terkait Pelaksanaan Umrah

Menkes Koordinasi dengan Menteri Haji Arab Saudi Terkait Pelaksanaan Umrah

Nasional
PDI-P Klaim Kemenangan Piala Thomas Tak Lepas dari Jokowi, Demokrat: Kemenangan Bangsa Indonesia

PDI-P Klaim Kemenangan Piala Thomas Tak Lepas dari Jokowi, Demokrat: Kemenangan Bangsa Indonesia

Nasional
Kapolri Perintahkan Kapolda Sanksi Anggota yang Lakukan Kekerasan

Kapolri Perintahkan Kapolda Sanksi Anggota yang Lakukan Kekerasan

Nasional
Bangun Gedung Baru, Golkar Sisipkan Nama Akbar Tandjung di Kantor DPP

Bangun Gedung Baru, Golkar Sisipkan Nama Akbar Tandjung di Kantor DPP

Nasional
Stepanus Robin Tawarkan Bantu Urus Perkara, Rita Widyasari: Saya Pikir KPK Berubah

Stepanus Robin Tawarkan Bantu Urus Perkara, Rita Widyasari: Saya Pikir KPK Berubah

Nasional
PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 8 November, Tak Ada Provinsi Level 4

PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 8 November, Tak Ada Provinsi Level 4

Nasional
JPU: 4 Laskar FPI Dimasukkan ke Mobil Tanpa Diborgol, Polisi Langgar SOP

JPU: 4 Laskar FPI Dimasukkan ke Mobil Tanpa Diborgol, Polisi Langgar SOP

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.