Vaksinasi Covid-19 Lansia Lambat, DMI dan Kemenkes Buka Sentra Vaksinasi di Masjid

Kompas.com - 29/04/2021, 14:40 WIB
Seorang petugas kesehatan sedang menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada salah satu lansia di Puri Begawan, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (24/4/2021). KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHSeorang petugas kesehatan sedang menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada salah satu lansia di Puri Begawan, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (24/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Departemen Kesehatan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Pusat Abidinsyah Siregar mengatakan, pihaknya menyoroti cakupan vaksinasi Covid-19 untuk kelompok lanjut usia (lansia) yang masih lambat.

Ia mengatakan, rata-rata capaian vaksinasi Covid-19 untuk lansia di 34 provinsi di Indonesia sekitar 0-51 persen.

"Rata-rata dari 34 provinsi itu variabel capaiannya itu antara antara 0 koma sekian persen sampai 51 persen, yang 51 persen itu cuma Jakarta tapi di bawah Jakarta banyak itu di bawah 13 persen," kata Abidin dalam diskusi virtual, Kamis (29/4/2021).

Baca juga: Satgas: Lansia yang Sudah Divaksinasi Covid-19 Baru 11 Persen

Abidin mengatakan, berdasarkan data dari Biro Pusat Statistik (BPS) jumlah lansia di Indonesia sekitar 11,3 persen atau 26 juta.

Namun, ia heran hanya sedikit lansia yang ikut dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

"Pertanyaannya di mana lansia? Apa yang harus kita lakukan, karena di masjid kita menemukan banyak lansia, kan begitu, ada apa?" ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan hal tersebut, Abidin mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk membuat sentra vaksinasi.

Baca juga: Satgas: Mudik di Tengah Pandemi Covid-19 Sangat Membahayakan Lansia

Ia mengatakan, Indonesia memiliki lebih dari 800.000 masjid yang bisa digunakan untuk sentra vaksinasi. Namun, tak semua masjid dapat mendirikan sentra vaksinasi.

Sebab, kata dia, Kemenkes memiliki kriteria masjid yang layak mendirikan sentra vaksinasi yaitu masjid memiliki ruangan untuk pendaftaran penerima vaksin, memiliki ruang tunggu sebelum divaksinasi hingga ruangan yang diperuntukkan apabila terjadi kejadian ikutan pasca-imunisasi (KIPI).

"Nah kalau memerlukan pemeriksaan lebih lanjut ada ruang periksa kita siapkan, kalau situasinya membutuhkan rujukan ada ambulan, artinya satu lokasi itu memang sudah disiapkan sedemikian rupa," kata dia.

Baca juga: Menkes: Lansia Berisiko Tinggi Covid-19, tapi Sulit Terjangkau Vaksinasi

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenang Salim Kancil, Aktivis yang Dibunuh karena Menolak Tambang Pasir

Mengenang Salim Kancil, Aktivis yang Dibunuh karena Menolak Tambang Pasir

Nasional
[POPULER NASIONAL] KPK Tahan Azis Syamsuddin | Profil Azis Syamsuddin

[POPULER NASIONAL] KPK Tahan Azis Syamsuddin | Profil Azis Syamsuddin

Nasional
Ganjil-genap Margonda Depok Tak Berlaku untuk Roda 2, Ini Penjelasan Dishub

Ganjil-genap Margonda Depok Tak Berlaku untuk Roda 2, Ini Penjelasan Dishub

Nasional
Tinjau Vaksinasi di Tanah Sereal, Ketua DPR Ajak Warga Gotong Royong Terapkan Prokes

Tinjau Vaksinasi di Tanah Sereal, Ketua DPR Ajak Warga Gotong Royong Terapkan Prokes

Nasional
Jokowi Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-61 untuk Karangtaruna

Jokowi Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-61 untuk Karangtaruna

Nasional
Alex Noerdin dan Azis Syamsuddin Tersangka Korupsi, Golkar: Kami Prihatin...

Alex Noerdin dan Azis Syamsuddin Tersangka Korupsi, Golkar: Kami Prihatin...

Nasional
Mendag: Aplikasi PeduliLindungi Segera Diuji Coba di 6 Pasar Rakyat

Mendag: Aplikasi PeduliLindungi Segera Diuji Coba di 6 Pasar Rakyat

Nasional
Stafsus Presiden: Pembangunan Jalan Trans Papua Capai 3.446 Kilometer

Stafsus Presiden: Pembangunan Jalan Trans Papua Capai 3.446 Kilometer

Nasional
UPDATE 25 September: 133 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 3 Pasien Meninggal

UPDATE 25 September: 133 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 3 Pasien Meninggal

Nasional
Wapres: Pemerintah Fokus ke 4 Bidang untuk Bangun Ekonomi Syariah

Wapres: Pemerintah Fokus ke 4 Bidang untuk Bangun Ekonomi Syariah

Nasional
Pemerintah Sesalkan dan Kutuk Keras Pelaku Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar

Pemerintah Sesalkan dan Kutuk Keras Pelaku Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar

Nasional
 UPDATE: 257.803 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 4,06 Persen

UPDATE: 257.803 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 4,06 Persen

Nasional
Sederet Fakta Penangkapan Azis Syamsuddin...

Sederet Fakta Penangkapan Azis Syamsuddin...

Nasional
UPDATE: Sebaran 2.137 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

UPDATE: Sebaran 2.137 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

Nasional
Jadi Tersangka KPK, Azis Syamsuddin Dinonaktifkan dari Golkar

Jadi Tersangka KPK, Azis Syamsuddin Dinonaktifkan dari Golkar

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.