Kasus Sembuh Covid-19 Turun, Satgas Sebut Bukan Berarti Penanganan Pasien Menurun

Kompas.com - 16/04/2021, 10:22 WIB
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito saat memberikan keterangan pers, Kamis (15/4/2021). Dok. BNPBJuru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito saat memberikan keterangan pers, Kamis (15/4/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Angka kesembuhan mingguan pasien Covid-19 di Indonesia mengalami penurunan. Data 11 April 2021 menyebutkan, kasus sembuh turun 3,5 persen. 

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, meski kasus sembuh turun, bukan berarti penanganan pasien mengalami penurunan.

"Penurunan kesembuhan pada saat ini bukan berarti terjadi penurunan dalam penanganan pada pasien positif sehingga kesembuhan ikut turun," kata Wiku dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (15/14/2021).

Wiku menyebut, penurunan angka kesembuhan bisa jadi beriringan dengan menurunnya angka penambahan pasien positif Covid-19.

Baca juga: Covid-19 Makin Buruk di Brasil, Pasien Diikat dan Diintubasi Tanpa Ditenangkan

Dalam periode yang sama, penambahan kasus positif menurun hingga 14,2 persen.

"Bisa juga disebabkan karena kasus positif yang semakin menurun sehingga kasus sembuh juga menurun mengikuti tren kasus positif," ujarnya.

Selain kasus positif, angka kematian pasien Covid-19 juga mengalami penurunan hingga 3,5 persen.

Menurut Wiku, menurunnya penambahan kasus positif dan angka kematian menunjukkan perkembangan baik, setelah pada minggu sebelumnya kasus positif dan kematian menunjukkan tren yang buruk.

"Saya ingin mengapresiasi keadaan ini. Penurunan kasus positif dan kematian adalah hal yang harus kita pertahankan," katanya.

Baca juga: Kasus Covid-19 dari Varian Virus Corona B1525 Terdeteksi di Batam

Wiku pun meminta seluruh masyarakat dan pemerintah daerah terus mengawal perkembangan penanganan Covid-19 di wilayah masing-masing.

Ia juga meminta fungsi posko penanganan Covid-19 tingkat desa/kelurahan dioptimalkan.

Wiku juga mendorong daerah patuh menerapkan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

"Semoga perkembangan ini terus menunjukkan perbaikan dan semakin merata di seluruh wilayah di Indonesia," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X