Eks Pengurus FPI Sulsel Bantah Pernah Adakan Baiat kepada Teroris ISIS di Makassar

Kompas.com - 05/02/2021, 23:18 WIB
Logo FPI masih terpampang di Markas FPI, Petamburan III, Jakarta Pusat, Rabu (30/12/2020). KOMPAS.com/IhsanuddinLogo FPI masih terpampang di Markas FPI, Petamburan III, Jakarta Pusat, Rabu (30/12/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com – Mantan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Front Pembela Islam (FPI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Habib Muchsin Al Habsy membantah pihaknya pernah menggelar acara baiat kepada pimpinan ISIS Abu Bakar Al Baghdadi di markas FPI, Makassar, pada Januari 2015.

Hal itu disampaikan Muchsin untuk membantah pernyataan terduga teroris di Makassar, Muhammad Aulia, yang mengatakan bahwa pernah ada acara berbaiat kepada pimpinan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) Abu Bakar Al Baghdadi di markas FPI, Makassar.

"Membantah keras pernyataan saudara AA (Muhammad Aulia) yang menyatakan pernah terjadi baiat dukungan kepada ISIS yang dilakukan di bekas markas daerah Laskar FPI (Jalan Sungai Limboto Makassar)," kata Muchsin sebagaimana dikutip dari Tribunnews.com, Jumat (5/1/2021).

Baca juga: Polisi Telusuri Dugaan Pengurus FPI Terlibat Baiat Tersangka Teroris di Makassar

Muchsin mengatakan acara tersebut merupakan diskusi umum terbuka yang dihadiri sejumlah pihak di Makassar.

Adapun Polri terus menelusuri orang-orang atau organisasi yang terlibat dalam acara baiat atau pengucapan sumpah setia kepada Negara Islam Irak dan Suriah (NIIS/ISIS) yang dilakukan oleh tersangka teroris di Makassar.

Dilansir KompasTV, Kamis (4/2/2021), salah seorang tersangka teroris dari Makassar, Muhammad Aulia, menyatakan melakukan baiat mendukung ISIS pimpinan Abu Bakar Al Baghdadi di Markas FPI Kota Makassar pada Januari 2015.

Muhammad Aulia termasuk dalam 19 tersangka teroris yang dipindahkan dari Makassar ke Rutan Mako Brimob Cikeas, Kamis (4/2/2/2021).

Menurut dia, saat itu ada mantan Sekretaris Umum FPI Munarman di lokasi. Karo Penmas Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, siapa pun yang terlibat dalam kegiatan baiat itu akan ditindak sesuai hukum.

Baca juga: Saat Polri Sebut 19 Tersangka Teroris Makassar sebagai Anggota FPI...

Namun, Rusdi menegaskan, saat ini dugaan itu masih didalami tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror.

"Siapa pun yang terlibat dalam tindak pidana pasti akan dimintakan pertanggungjawaban hukumnya," kata Rusdi saat dihubungi, Jumat (5/2/2021).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Eks FPI Sulsel Bantah Munarman Hadiri Acara Baiat Teroris di Makassar pada 2015: Itu Diskusi Umum

 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X