UPDATE Banjir Kalsel: 21 Orang Meninggal Dunia

Kompas.com - 20/01/2021, 16:30 WIB
Seorang warga berada di puing-puing rumah akibat banjir bandang di Desa Waki, Kecamatan Batu Benawa,Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Rabu (20/1/2021). Berdasarkan data bencana alam banjir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada Selasa (18/1/2021) sebanyak 57.624 jiwa terdampak banjir serta sembilan warga dinyatakan meninggal dunia dan enam lainnya hilang. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc. ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA SSeorang warga berada di puing-puing rumah akibat banjir bandang di Desa Waki, Kecamatan Batu Benawa,Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, Rabu (20/1/2021). Berdasarkan data bencana alam banjir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Tengah pada Selasa (18/1/2021) sebanyak 57.624 jiwa terdampak banjir serta sembilan warga dinyatakan meninggal dunia dan enam lainnya hilang. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/foc.

JAKARTA, KOMPAS.com - Komandan Korem (Danrem) 101/Antasari Kolonel Inf Firmansyah melaporkan, hingga Rabu (20/1/2021) terdapat 21 korban meninggal dunia akibat banjir di Kalimantan Selatan.

"Jumlah KK yang terdampak adalah 120.284 dengan korban meninggal sampai dengan hari ini adalah 21 orang," kata Firmansyah dalam konferensi pers daring yang disiarkan channel Youtube BNPB, Rabu (20/1/2021).

Selain itu, ia juga memaparkan jumlah jiwa yang terdampak banjir sebanyak 342.987 orang. Diseutkan pula sebanyak 63.608 orang mengungsi akibat banjir.

Baca juga: Cari Penyebab Banjir Bandang Gunung Mas, Bupati Bogor Selidiki Kesalahan Tata Ruang

Firmansyah juga melaporkan, ada beberapa daerah yang terdampak banjir di antaranya Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Balangan, Kabupaten Tabalong, Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dan Kabupaten Tapin.

"Kemudian juga ada dampak yang melanda infrastruktur yaitu ada sekitar 66.768 rumah terendam, dan jalan raya itu terendam sepanjang 18.294 meter, dan ada 21 jembatan yang mengalami kerusakan," ujarnya.

Menurut dia, saat ini untuk jembatan yang rusak, satu per satu telah diperbaiki. Untuk jembatan yang menghubungkan Banjarmasin dan Kabupaten Tanah Laut sudah diperbaiki.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, kondisi jembatan di daerah Mataraman yang tadinya terputus, kini telah diperbaiki 70 persen.

Lanjut dia, dampak banjir juga melanda lahan pertanian di Kalimantan Selatan. Ia menyebut total lahan pertanian gagal panen di 11 kabupaten/kota mencapai 18.356 hektar.

"Untuk itu maka agar kondisi pertanian kami dapat normal kembali dibutuhkan sekitar 500 ton benih padi. Ini adalah data sementara sampai nanti tiap harinya akan masuk data-data selanjutnya," jelasnya.

Selain itu, dampak bagi areal budidaya perikanan terdapat di 4 kecamatan dengan luas terdampak 48 petak kolam, 67 karamba, dan 17 zak pakan ikan.

Baca juga: Banjir Kalsel, 6 Warga Masih Dinyatakan Hilang

Begitu juga dengan areal peternakan yang terdampak ada di Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Balangan, dan Kabupaten Barito Kuala.

"Jenis ternak yang terdampak adalah di antaranya itik petelur, itik siap telur, itik muda, sapi, kambing dan sebagainya," terang dia.

Di sisi lain, Firmansyah mengatakan personel yang dikerahkan untuk menanggulangi banjir Kalsel baik TNI maupun Polri juga terus dikerahkan. Selain itu juga ada bantuan dari relawan yang terus berdatangan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Sidang MK, Airlangga Sebut Hak Konstitusional Pemohon Tak Dikurangi dengan Berlakuknya UU Cipta Kerja

Di Sidang MK, Airlangga Sebut Hak Konstitusional Pemohon Tak Dikurangi dengan Berlakuknya UU Cipta Kerja

Nasional
Kasus Covid-19 Melonjak, Menaker Minta Perusahaan Utamakan Keselamatan Pekerja

Kasus Covid-19 Melonjak, Menaker Minta Perusahaan Utamakan Keselamatan Pekerja

Nasional
Dituding Cari Panggung, Rizieq: Mestinya Jaksa Bersyukur, Bukan Malah Menuduh

Dituding Cari Panggung, Rizieq: Mestinya Jaksa Bersyukur, Bukan Malah Menuduh

Nasional
Menko PMK Sebut Beberapa Daerah di Indonesia Alami Lonjakan Kasus Covid-19

Menko PMK Sebut Beberapa Daerah di Indonesia Alami Lonjakan Kasus Covid-19

Nasional
Rekam Jejak Buronan Adelin Lis, Terlibat Pemukulan Staf KBRI Beijing Saat Hendak Ditangkap

Rekam Jejak Buronan Adelin Lis, Terlibat Pemukulan Staf KBRI Beijing Saat Hendak Ditangkap

Nasional
UPDATE: Tambah 7 Kasus Baru, WNI yang Terpapar Covid-19 di Luar Negeri Lewati 5.000 Orang

UPDATE: Tambah 7 Kasus Baru, WNI yang Terpapar Covid-19 di Luar Negeri Lewati 5.000 Orang

Nasional
Rizieq Shihab: Replik Jaksa Hanya Curhat yang Penuh Emosi dan Kemarahan

Rizieq Shihab: Replik Jaksa Hanya Curhat yang Penuh Emosi dan Kemarahan

Nasional
Rizieq Shihab Apresiasi Kapolri karena Dapat Perlakuan Baik Selama di Rutan Mabes Polri

Rizieq Shihab Apresiasi Kapolri karena Dapat Perlakuan Baik Selama di Rutan Mabes Polri

Nasional
Jokowi: Kita Butuh Percepatan Vaksinasi agar Covid-19 Bisa Hilang dari RI

Jokowi: Kita Butuh Percepatan Vaksinasi agar Covid-19 Bisa Hilang dari RI

Nasional
Baca Duplik, Rizieq: Jaksa Memang Lawan Kami, tetapi Bukan Musuh Kami

Baca Duplik, Rizieq: Jaksa Memang Lawan Kami, tetapi Bukan Musuh Kami

Nasional
TNI AU dan AU AS Awali Latihan Manuver F-16 dengan Terbang Pengenalan

TNI AU dan AU AS Awali Latihan Manuver F-16 dengan Terbang Pengenalan

Nasional
Kemenlu Pulangkan 172 ABK WNI yang Sempat Tertahan di Fiji

Kemenlu Pulangkan 172 ABK WNI yang Sempat Tertahan di Fiji

Nasional
Menko PMK: Taruhan Kita Ini Tinggal Disiplin Prokes atau Tidak...

Menko PMK: Taruhan Kita Ini Tinggal Disiplin Prokes atau Tidak...

Nasional
Percepat Penanganan Bencana, Kemensos Gandeng Berbagai Pihak

Percepat Penanganan Bencana, Kemensos Gandeng Berbagai Pihak

Nasional
KSAU Sebut SDM Jadi Faktor Utama TNI AU Disegani di Kawasan

KSAU Sebut SDM Jadi Faktor Utama TNI AU Disegani di Kawasan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X