Terima Aduan Keluarga Simpatisan Rizieq Shihab yang Ditembak Polisi, Komisi III Akan Panggil Kapolri

Kompas.com - 11/12/2020, 12:24 WIB
saudara perempuan dari Muhammad Reza simpatisan Rizieq Shihab terkait penembakan polisi, Septi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/12/2020). Tangkapan gambar TV Parlemensaudara perempuan dari Muhammad Reza simpatisan Rizieq Shihab terkait penembakan polisi, Septi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/12/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengatakan, akan memanggil Kapolri Jenderal Idham Azis menyusul diterimanya aduan dari keluarga simpatisan Rizieq Shihab yang tewas dalam bentrok dengan polisi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Sahroni mengatakan, Kapolri akan dipanggil untuk mengetahui kronologi peristiwa yang sebenarnya.

"DPR yaitu Komisi 3 nanti akan memanggil Kapolri dalam hal pengawasan untuk mengetahui kejadin yang sebenarnya," kata Sahroni saat dihubungi, Jumat (11/12/2020).

"Saya yakin Kapolri akan menjelaskan yang sebenarnya," ujarnya.

Baca juga: Pimpinan Komisi III Pertanyakan Posisi Rizieq Shihab Saat Insiden Baku Tembak Polisi dan Simpatisan FPI Terjadi

Sebelumnya, Komisi III DPR menerima aduan keluarga simpatisan Rizieq Shihab yang tewas ditembak polisi dalam rapat dengar pendapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/12/2020).

Hadir dalam rapat tersebut saudara perempuan dari Muhammad Suci Khadavi, Anandra; Ayah dari Luthfil Hakim, Daynuri; paman dari Andi Oktiawan, Umar; dan saudara perempuan dari Muhammad Reza, Septi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka meminta keadilan atas peristiwa yang menewaskan anggota keluarga mereka yang simpatisan Rizieq Shihab tersebut.

Baca juga: Penembakan 6 Simpatisan Rizieq Shihab, Komisi III Akan Kumpulkan Informasi

"Saya meminta keadilan dari pemerintah, dari Komisi III, mudah-mudahan bisa terungkap apa yang membunuh anak saya ini, jadi intinya saya meminta keadilan," ucap Daynuri dalam rapat tersebut.

Di kesempatan yang sama, Anandra, saudara perempuan dari Muhammad Suci Khadavi, membantah adiknya memiliki senjata seperti apa yang disampaikan kepolisian.

Ia mengatakan, Khadavi bersama lima orang lainnya hanya mengawal perjalan Rizieq Shihab, bukan untuk melakukan perang.

"Kami ingin meluruskan bahwa anak-anak kami tidak membawa senjata satu pun, baik itu pistol apapun yang diinformasikan di media, karena buat apa karena niatnya baik bukan untuk perang," kata Anandra.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X