Masih Ada yang Tak Percaya Covid-19, Satgas Akui Komunikasi Belum Efektif

Kompas.com - 04/12/2020, 17:53 WIB
Koordinasi Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito saat memberikan keterangan pers yang disiarkan kanal YouTube BNPB, Kamis (5/11/2020).

DOK. covid19.go.idKoordinasi Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito saat memberikan keterangan pers yang disiarkan kanal YouTube BNPB, Kamis (5/11/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengakui, komunikasi yang sudah dibangun selama ini belum efektif karena masih ada sebagian orang yang tak mempercayai adanya Covid-19.

"Ternyata komunikasi yang sudah kita lakukan belum efektif untuk membuat sebagian orang untuk yakin (adanya Covid-19)," ujar Wiku dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (4/12/2020).

Menurutnya, sebagian orang yang tak mempercayai adanya Covid-19 tak melulu berasal dari wilayah yang jauh dari perkotaan.

Baca juga: Ledakan Kasus Covid-19 Jelang Pilkada, Hasil Lab Terlambat hingga Masa Pancaroba

Bahkan, kata dia, terdapat warga di Jakarta yang sejauh ini tidak percaya dengan Covid-19.

"Padahal yang enggak percaya itu tidak serta-merta harus jauh dari Jakarta, tinggalnya di desa, enggak usah seperti itu. Di jakarta, di kota besar pun masih ada yang tidak percaya," ungkap Wiku.

Untuk menyadarkan masyarakat, kata Wiku, komunikasi yang dibangun perlu ada penyesuaian.

Mengingat, Indonesia mempunyai banyak keragaman, baik dari sisi bahasa daerah hingga budaya.

Karena itu. keragaman ini menjadi tantangan tersendiri dalam menyosialisasikan akan bahayanya penyebaran Covid-19.

Baca juga: Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Ketua DPRD DKI Minta Pemerintah Perketat Prokes

"Kemampuan kita untuk bisa menyentuh seluruh masyarakat dengan budaya yang berbeda, cara berpikir yang berbdeda, itu betul-betul kita sekarang ditantang untuk bergerak bersama," kata Wiku.

Hingga Jumat (4/12/2020), kasus Covid-19 di Tanah Air telah menembus 563.680 kasus. Total jumlah kasus ini mengalami penambahan 5.803 dalam 24 jam terakhir.

Sementara, pasien sembuh mencapai 466.178 dan meninggal dunia sebanyak 17.479 kasus.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Optimisme Pemerintah soal Penyelenggaraan Ibadah Haji di tengah Pandemi Covid-19

Optimisme Pemerintah soal Penyelenggaraan Ibadah Haji di tengah Pandemi Covid-19

Nasional
Vaksin Sinovac Belum Ada EUL dari WHO, Kemenkes Sebut Sudah Penuhi Kriteria

Vaksin Sinovac Belum Ada EUL dari WHO, Kemenkes Sebut Sudah Penuhi Kriteria

Nasional
Apartemen Cacing Sutra, Solusi Alternatif untuk Budi Daya Ikan

Apartemen Cacing Sutra, Solusi Alternatif untuk Budi Daya Ikan

Nasional
KKP Melalui BRSDM Kembangkan Budidaya Ikan Lele Mutiara

KKP Melalui BRSDM Kembangkan Budidaya Ikan Lele Mutiara

Nasional
KPK Tak Hanya Sekali Gagal Penggeledahan, ICW Nilai Dampak Buruk UU KPK Baru

KPK Tak Hanya Sekali Gagal Penggeledahan, ICW Nilai Dampak Buruk UU KPK Baru

Nasional
Kemenag Bolehkan Buka Puasa Bersama 50 Persen dari Kapasitas Ruangan

Kemenag Bolehkan Buka Puasa Bersama 50 Persen dari Kapasitas Ruangan

Nasional
Masyarakat Diimbau Shalat Tarawih di Rumah jika Daerahnya Masih Ada Penularan Covid-19

Masyarakat Diimbau Shalat Tarawih di Rumah jika Daerahnya Masih Ada Penularan Covid-19

Nasional
Politisi PKS Pertanyakan Urgensi Prabowo Bentuk Denwalsus Kemenhan

Politisi PKS Pertanyakan Urgensi Prabowo Bentuk Denwalsus Kemenhan

Nasional
Politik, Hukum, dan Sebaik-baiknya Partai Politik

Politik, Hukum, dan Sebaik-baiknya Partai Politik

Nasional
Sentimen Anti-Asia Meningkat, KBRI Kerja Sama dengan Kepolisian AS untuk Lindungi WNI

Sentimen Anti-Asia Meningkat, KBRI Kerja Sama dengan Kepolisian AS untuk Lindungi WNI

Nasional
Gempa Malang, Risma Saluran 3 Truk Bantuan dan Dirikan Dapur Umum

Gempa Malang, Risma Saluran 3 Truk Bantuan dan Dirikan Dapur Umum

Nasional
Kembangkan Budidaya Udang, KKP Ciptakan Inovasi Kincir Air Tambak Hemat Energi

Kembangkan Budidaya Udang, KKP Ciptakan Inovasi Kincir Air Tambak Hemat Energi

Nasional
TNI Kerahkan KRI Ahmad Yani 351 untuk Kirim Bantuan ke NTT

TNI Kerahkan KRI Ahmad Yani 351 untuk Kirim Bantuan ke NTT

Nasional
Senin Sore, Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadhan

Senin Sore, Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadhan

Nasional
Fatwa MUI: Swab Test dan Vaksinasi Covid-19 Tidak Batalkan Puasa

Fatwa MUI: Swab Test dan Vaksinasi Covid-19 Tidak Batalkan Puasa

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X