Sampaikan Belasungkawa, JK: PMI Siap Kirim Relawan untuk Gempa Turki

Kompas.com - 31/10/2020, 13:48 WIB
Ketua Umum Palang Merah (PMI) Jusuf Kalla (JK). dok. PMI Ketua Umum Palang Merah (PMI) Jusuf Kalla (JK).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Palang Merah Indonesia ( PMI) Jusuf Kalla (JK) menyampaikan keprihatinan dan belasungkawa atas bencana gempa bumi berkekuatan 7,0 skala richter yang mengguncang kawasan pesisir barat Turki.

Ungkapan belasungkawa tersebut disampaikan JK usai memberikan pengarahan kepada pengurus dan relawan Covid-19 PMI Bali di Denpasar, Sabtu (31/10/2020).

“Tentu kita prihatin dan belasungkawa atas gempa yang terjadi di Turki. Kita juga di Indonesia selalu terkena gempa, tapi di Turki ini agak besar sedikit karena banyak yang meninggal. Karena itu kami Palang Merah Indonesia berbelasungkawa untuk itu," ujar JK dikutip dari siaran pers PMI, Sabtu.

Baca juga: Sedikitnya 22 Orang Tewas dalam Gempa Bumi di Turki dan Yunani

JK juga mengatakan, PMI siap mengirimkan relawannya untuk membantu evakuasi apabila dibutuhkan.

Terlebih, Turki adalah merupakan satu negara yang membantu Aceh saat dilanda gempa dan tsunami pada 2004.

“Kami siap membantu apabila benar benar dibutuhkan. Karena Turki ini salah satu negara yang membantu kita waktu Tsunami Aceh pada 2004 ," katanya.

Baca juga: Ini Daftar 17 Gempa Besar yang Pernah Guncang Turki Sejak 1900

Diberitakan sebelumnya, gempa bumi bermagnitudo 7 mengguncang pantai Turki dan Pulau Samos di Yunani pada Jumat (30/10/2020), menewaskan sedikitnya empat orang dan 120 lainnya luka-luka.

Sementara itu, beberapa bangunan dan jalan rusak, serta empat korban luka ringan dilaporkan di Pulau Samos, Yunani, sebagaimana diwartakan Associated Press.

Menteri Kesehatan Turki Fahrettin Koca berkicau di Twitter bahwa selain 4 orang yang tewas dan 120 lainnya luka-luka, 38 ambulans, 2 helikopter ambulans, dan 35 staf medis sudah dikerahkan ke Izmir.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Faskes Diminta Antisipasi Kejadian Syok Pasca-vaksinasi Covid-19

Faskes Diminta Antisipasi Kejadian Syok Pasca-vaksinasi Covid-19

Nasional
Tes Covid-19 Tak Hentikan Penularan, Tak Bisa Jadi Alasan Gelar Acara

Tes Covid-19 Tak Hentikan Penularan, Tak Bisa Jadi Alasan Gelar Acara

Nasional
Wapres: Pengelolaan Wakaf Uang Harus Profesional dan Modern

Wapres: Pengelolaan Wakaf Uang Harus Profesional dan Modern

Nasional
Presiden Jokowi Resmikan Gerakan Nasional Wakaf Uang dan Brand Ekonomi Syariah

Presiden Jokowi Resmikan Gerakan Nasional Wakaf Uang dan Brand Ekonomi Syariah

Nasional
Masyarakat Diimbau Tak Gelar Acara dengan Dalih Sudah Tes Covid-19

Masyarakat Diimbau Tak Gelar Acara dengan Dalih Sudah Tes Covid-19

Nasional
 Jokowi: Pemanfaatan Wakaf Jangan Hanya untuk Ibadah, tapi Juga Sosial-Ekonomi

Jokowi: Pemanfaatan Wakaf Jangan Hanya untuk Ibadah, tapi Juga Sosial-Ekonomi

Nasional
Gerakan Nasional Wakaf Uang Diluncurkan, Wapres: Tanda Dimulainya Transformasi Wakaf

Gerakan Nasional Wakaf Uang Diluncurkan, Wapres: Tanda Dimulainya Transformasi Wakaf

Nasional
Jelang Sidang Sengketa Hasil Pilkada, KPU Daerah Diminta Persiapkan Hal Berikut...

Jelang Sidang Sengketa Hasil Pilkada, KPU Daerah Diminta Persiapkan Hal Berikut...

Nasional
Imigrasi Bolehkan 153 WN China Masuk ke Indonesia, Ini Dasar Hukumnya

Imigrasi Bolehkan 153 WN China Masuk ke Indonesia, Ini Dasar Hukumnya

Nasional
Anggota DPR: PPKM Belum Maksimal, di Tempat Umum Masih Banyak yang Abaikan Protokol Kesehatan

Anggota DPR: PPKM Belum Maksimal, di Tempat Umum Masih Banyak yang Abaikan Protokol Kesehatan

Nasional
MK Gelar Sidang Sengketa Hasil Pilkada 2020 Mulai Selasa Besok

MK Gelar Sidang Sengketa Hasil Pilkada 2020 Mulai Selasa Besok

Nasional
UPDATE: Tak Ada Penambahan WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

UPDATE: Tak Ada Penambahan WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Nasional
Mahfud: Pelajar Pernah Dilarang Berjilbab, Setelah Dibolehkan, Situasi Jangan Dibalik

Mahfud: Pelajar Pernah Dilarang Berjilbab, Setelah Dibolehkan, Situasi Jangan Dibalik

Nasional
Anggota DPR: PPKM Sulit Tekan Kasus Covid-19 jika Tidak Ada Karantina Total

Anggota DPR: PPKM Sulit Tekan Kasus Covid-19 jika Tidak Ada Karantina Total

Nasional
LPSK Tawarkan Perlindungan Anak Penyandang Disabilitas Korban Kekerasan Seksual di Makassar

LPSK Tawarkan Perlindungan Anak Penyandang Disabilitas Korban Kekerasan Seksual di Makassar

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X