70 Persen Kasus Covid-19 di Jabar Berasal dari Daerah Penyangga DKI

Kompas.com - 17/09/2020, 19:12 WIB
Juru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito berpose usai memberikan keterangan di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (21/7/2020). Pemerintah resmi menunjuk Wiku Adisasmito menjadi juru bicara pemerintah menggantikan Achmad Yurianto. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww. Akbar Nugroho GumayJuru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito berpose usai memberikan keterangan di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (21/7/2020). Pemerintah resmi menunjuk Wiku Adisasmito menjadi juru bicara pemerintah menggantikan Achmad Yurianto. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan, 70 persen kasus positif Covid-19 di Jawa Barat berasal dari lima kabupaten/kota penyangga DKI Jakarta.

Kelimanya yakni Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, dan Kota Depok.

"Kabupaten kota penyangga adalah penyumbang  kasus tertinggi di Jabar sebesar 70 persen," kata Wiku dalam keterangan pers di Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (17/9/2020).

Baca juga: Anggota DPR: Atasi Covid-19, Kebijakan DKI dan Bodebek Harus Sama

DKI Jakarta saat ini menjadi provinsi dengan jumlah kasus kumulatif Covid-19 tertinggi, yakni 57.469 kasus.

Akibat jumlah penularan yang terus meningkat, ibu kota memutuskan memperketat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di awal pekan ini.

Sementara jumlah kasus kumulatif Covid-19 di Jabar sebesar 15.231 kasus.

Wiku menambahkan, tidak ada kabupaten/kota di Jawa Barat yang masuk zona hijau atau tanpa kasus.

Dari data Satgas, kasus positif Covid-19 di Jawa Barat naik 9,3 persen selama sepekan terakhir.

Baca juga: Seorang Anggota TNI Positif Covid-19, Punya Riwayat Perjalanan ke Jabar dan Bali

Untuk itu, dia meminta agar pemerintah provinsi dan pemerintah daerah menekan kasus positif di Jawa Barat.

Khususnya, daerah penyangga ibu kota yang warganya memiliki mobilitas tinggi keluar masuk DKI Jakarta. 

"Ini perlu menjadi perhatian agar betul-betul kondisi terutama daerah yang menempel di DKI Jakarta dapat diturunkan kasusnya agar memperbaiki kinerja provinsi Jawa Barat," ujar Wiku.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X