Satgas Penanganan Covid-19: Angka Kematian Pasien Turun 28 Persen

Kompas.com - 05/08/2020, 11:47 WIB
Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah Dok. BNPBTim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah

JAKARTA, KOMPAS.com - Satgas Penanganan Covid-19 merilis data terbaru tentang analisis kasus kematian akibat Covid-19.

Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah menyebut, angka kematian turun 28 persen dalam dua pekan terakhir.

"Per tanggal 2 Agustus, kami keluarkan analisis mingguan, terjadi penurunan 28 persen dari dua pekan lalu. Jadi kemarin kebetulan angkanya sedang turun," kata Dewi dalam konferensi pers dari Graha BNPB, Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Baca juga: Satgas: Angka Kematian akibat Covid-19 di Indonesia Masih Lampaui Persentase Global

Ia menerangkan, penyumbang angka kematian kumulatif pada level provinsi terbanyak berasal dari Jawa Timur (1.719 kasus), DKI Jakarta (844 kasus) dan Jawa Tengah (655 kasus).

Kemudian, disusul Sulawesi Selatan (325 kasus) serta Kalimantan Selatan (295 kasus).

"Kalau lihat di level provinsi, Jatim menempati peringkat pertama penyumbang angka kematian dengan total 1.719 kematian. Kedua, DKI dengan 844 kematian. Ketiga, Jateng ada tren peningkatan cukup tinggi, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Selatan. Ini dari total kumulatif," papar Dewi.

Sementara itu, jika dianalisis berdasarkan jumlah kasus positif, persentasi provinsi dengan angka kematian tertingi, yaitu Bengkulu (8,09 persen), Jawa timur (7,74 persen), Jawa Tengah (6,73 persen), NTB (5,48 persen) dan Kalimantan Tengah (5,12 persen).

Baca juga: Satgas: Angka Kematian akibat Covid-19 di Indonesia Makin Menurun

Berikutnya, di level kabupaten/kota, penyumbang angka kematian kumulatif tertinggi berasal dari Surabaya (790 kasus), Semarang (328 kasus), Makassar (226 kasus), Jakarta Pusat (207 kasus), dan Jakarta Timur (177 kasus).

Kemudian, Jakarta Barat (162 kasus), Jakarta Selatan (156 kasus), Sidoarjo (140 kasus), Jakarta Utara (127 kasus), dan Banjarmasin (125 kasus).

Menurut Dewi, dari total 514 kabupaten/kota di Tanah Air, 225 di antaranya atau sebanyak 43,77 persen tidak mencatat kasus kematian akibat Covid-19.

"Kalau dilihat, dari total 514 kabupaten/kota yang ada di Indonesia, ternyata 43,77 persen atau sebanyak 225 tidak ada angka kematian akibat Covid-19," ujar dia.

Baca juga: Dalam Tiga Hari, Jatim Catat Kasus Positif dan Kematian akibat Covid-19 Tertinggi

"Bagian yang tidak ada kasus kan hanya 35 kabupaten/kota. Sisanya ada kasus, tapi tidak ada kematian," lanjut Dewi.

Sementara itu, 78 kabupaten/kota atau 15,18 persen dengan kematian 1 orang, 147 kabupaten/kota atau 28,60 persen dengan kematian 2-10 orang, dan 64 kabupaten/kota atau 12,45 persen dengan kematian lebih dari10 orang.

" Kematian lebih dari 10 orang 12,45 persen, tapi ini pun berjenjangnya luas," kata Dewi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ke Labuan Bajo, Jokowi Tinjau Sarana Pariwisata

Ke Labuan Bajo, Jokowi Tinjau Sarana Pariwisata

Nasional
KPU: 7 Bakal Pasangan Calon Kepala Daerah Pilkada 2020 Tak Memenuhi Syarat

KPU: 7 Bakal Pasangan Calon Kepala Daerah Pilkada 2020 Tak Memenuhi Syarat

Nasional
Partai Baru Amien Rais Bernama Partai Ummat

Partai Baru Amien Rais Bernama Partai Ummat

Nasional
Sri Mulyani Yakin Indonesia Lewati Zona Kontraksi Ekonomi dan Atasi Covid-19

Sri Mulyani Yakin Indonesia Lewati Zona Kontraksi Ekonomi dan Atasi Covid-19

Nasional
Wapres Sebut Ekspor Minyak Sawit Indonesia Turun 11 Persen akibat Pandemi Covid-19

Wapres Sebut Ekspor Minyak Sawit Indonesia Turun 11 Persen akibat Pandemi Covid-19

Nasional
Peringati Hari Lansia Internasional, Sudahkah Lindungi Orangtua dari Covid-19

Peringati Hari Lansia Internasional, Sudahkah Lindungi Orangtua dari Covid-19

Nasional
Ketua Satgas Minta BPOM Pastikan Status Halal Vaksin Covid-19

Ketua Satgas Minta BPOM Pastikan Status Halal Vaksin Covid-19

Nasional
IDI: Kegiatan di Puskesmas dan Posyandu Menurun, Masyarakat Khawatir Tertular Covid-19

IDI: Kegiatan di Puskesmas dan Posyandu Menurun, Masyarakat Khawatir Tertular Covid-19

Nasional
Mahfud Perintahkan Polri Usut Kasus Pembunuhan Warga Sipil di Papua

Mahfud Perintahkan Polri Usut Kasus Pembunuhan Warga Sipil di Papua

Nasional
Satgas Ingatkan Risiko Penularan Covid-19, di Kantor, Keluarga, hingga Tempat Wisata

Satgas Ingatkan Risiko Penularan Covid-19, di Kantor, Keluarga, hingga Tempat Wisata

Nasional
Mahfud Sebut Ada Kelompok yang Provokasi agar Papua Pisah dari Indonesia

Mahfud Sebut Ada Kelompok yang Provokasi agar Papua Pisah dari Indonesia

Nasional
Istana Ingatkan KAMI: Jangan Coba Ganggu Stabilitas Politik

Istana Ingatkan KAMI: Jangan Coba Ganggu Stabilitas Politik

Nasional
Pimpinan Komisi II Minta Polisi Tak Ragu Tertibkan Pelanggar Protokol Covid-19 dalam Pilkada

Pimpinan Komisi II Minta Polisi Tak Ragu Tertibkan Pelanggar Protokol Covid-19 dalam Pilkada

Nasional
Wapres Harap Program Santripreneur Berbasis Kelapa Sawit Gerakkan Potensi Ekonomi Pesantren

Wapres Harap Program Santripreneur Berbasis Kelapa Sawit Gerakkan Potensi Ekonomi Pesantren

Nasional
Polisi Telusuri Rekening Cleaning Service dengan Saldo Ratusan Juta Rupiah dalam Kasus Kebakaran Kejagung

Polisi Telusuri Rekening Cleaning Service dengan Saldo Ratusan Juta Rupiah dalam Kasus Kebakaran Kejagung

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X