Kasus Covid-19 di Sebagian Daerah Belum Turun, Masyarakat Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Kompas.com - 06/07/2020, 17:59 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto memberi keterangan di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin (6/7/2020). DOKUMENTASI BNPBJuru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto memberi keterangan di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin (6/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, berdasarkan kinerja data Covid-19, kemungkinan di sebagian provinsi atau kabupaten/kota, kasus Covid-19 masih akan terus bertambah.

"Dari kinerja data bahwa, kita meyakini di sebagian provinsi bahkan mungkin di sebagian kota kasus ini masih bergerak, menjadi semakin banyak," kata Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Senin (6/7/2020).

Oleh karenanya, Yuri meminta, masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dan saling mengingatkan satu sama lain.

Baca juga: Jambi Catat Kasus Pertama, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Ada di Semua Provinsi

"Kita sudah waktunya untuk saling mengingatkan sudah waktunya berupa supaya saling melindungi, agar pemutusan rantai ini bisa dilaksanakan dengan efektif, patuhi protokol kesehatan," ujarnya.

Yuri mengatakan, apabila masyarakat kompak dan konsisten dalam menjalankan protokol kesehatan Covid-19, pemutusan rantai penularan dapat terkendali dengan cepat.

"Kita sudah membuktikan di banyak provinsi bahwa yang sudah terkendali, oleh karena itu, yakin kita bisa melaksanakan ini," pungkasnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun hingga Senin (6/7/2020), berdasarkan data yang dihimpun pemerintah, ada penambahan 1.209 kasus baru Covid-19.

Dengan demikian, total kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 64.958 kasus.

Dalam data yang sama, terdapat lima provinsi dengan penambahan kasus baru tertinggi, yakni Jawa Timur sebanyak 308 kasus baru, DKI Jakarta sebanyak 232 kasus baru.

Kemudian, Jawa Tengah sebanyak 127 kasus baru, Jawa Barat sebanyak 126 kasus baru, dan Sulawesi Selatan sebanyak 84 kasus baru.

Baca juga: Seorang Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Corona di Surabaya Positif Covid-19

Sementara itu, terjadi penambahan 814 pasien sembuh dari virus corona atau Covid-19, sehingga total jumlah pasien sembuh dari Covid-19 menjadi 29.919 orang.

Selain itu, tercatat ada 70 pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19, sehingga total jumlah pasien meninggal dunia mencapai 3.241 orang. Lebih lanjut, ada 455 Kabupaten/Kota di 34 provinsi sudah terdampak Covid-19.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenkes: Sudah 91 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Ada di Indonesia

Kemenkes: Sudah 91 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Ada di Indonesia

Nasional
Vaksin Covid-19 Tahap ke-17 Sebanyak 10 Juta Dosis Sinovac Tiba di Indonesia

Vaksin Covid-19 Tahap ke-17 Sebanyak 10 Juta Dosis Sinovac Tiba di Indonesia

Nasional
PERSI Sebut Arus Pasien Non-Covid-19 Terdampak Lonjakan Kasus Corona

PERSI Sebut Arus Pasien Non-Covid-19 Terdampak Lonjakan Kasus Corona

Nasional
Kemesraan Mega-Prabowo Dinilai Sinyal Kuat Koalisi PDI-P Gerindra di 2024

Kemesraan Mega-Prabowo Dinilai Sinyal Kuat Koalisi PDI-P Gerindra di 2024

Nasional
Relawan: Jangan Dorong-dorong Jokowi untuk Jabat Presiden Tiga Periode

Relawan: Jangan Dorong-dorong Jokowi untuk Jabat Presiden Tiga Periode

Nasional
Lonjakan Kasus Covid-19 Dinilai akibat Inkonsistensi Pemerintah

Lonjakan Kasus Covid-19 Dinilai akibat Inkonsistensi Pemerintah

Nasional
PERSI: Rumah Sakit di Indonesia Kewalahan Terima Pasien Covid-19

PERSI: Rumah Sakit di Indonesia Kewalahan Terima Pasien Covid-19

Nasional
Pemerintah Diminta Ubah Sikap Tangani Pandemi Covid-19

Pemerintah Diminta Ubah Sikap Tangani Pandemi Covid-19

Nasional
Kepala BKN Ungkap Alasan Muncul Pertanyaan Pilih Pancasila atau Agama dalam TWK

Kepala BKN Ungkap Alasan Muncul Pertanyaan Pilih Pancasila atau Agama dalam TWK

Nasional
[POPULER NASIONAL] Varian Delta Banyak Menyerang Masyarakat Usia Muda | Hak Cuti Perseorangan ASN Sementara Ditiadakan

[POPULER NASIONAL] Varian Delta Banyak Menyerang Masyarakat Usia Muda | Hak Cuti Perseorangan ASN Sementara Ditiadakan

Nasional
Perjalanan Adelin Lis, Terpidana Pembalak Liar yang Sempat Tertangkap lalu Buron Lagi dengan Paspor Palsu

Perjalanan Adelin Lis, Terpidana Pembalak Liar yang Sempat Tertangkap lalu Buron Lagi dengan Paspor Palsu

Nasional
Penambahan 12.906 Kasus Covid-19 dalam Sehari, Beban Nakes Meningkat Pesat

Penambahan 12.906 Kasus Covid-19 dalam Sehari, Beban Nakes Meningkat Pesat

Nasional
Disebut DPO Berisiko Tinggi, Proses Pemulangan Adelin Lis Dijaga Secara Ketat

Disebut DPO Berisiko Tinggi, Proses Pemulangan Adelin Lis Dijaga Secara Ketat

Nasional
Tiba di Jakarta, Adelin Lis Lakukan Karantina 14 Hari di Rutan Kejagung

Tiba di Jakarta, Adelin Lis Lakukan Karantina 14 Hari di Rutan Kejagung

Nasional
Kejagung Segera Eksekusi Uang Pengganti Adelin Lis Sebesar Rp 119 Miliar

Kejagung Segera Eksekusi Uang Pengganti Adelin Lis Sebesar Rp 119 Miliar

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X