UPDATE 5 Juli: 915.482 Spesimen Sudah Diperiksa Terkait Covid-19

Kompas.com - 05/07/2020, 16:40 WIB
Seorang warga menjalani pengambilan spesimen lendir untuk tes polymerase chain reaction (PCR) COVID-19 di Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (04/06). Antara Foto/FB AnggoroSeorang warga menjalani pengambilan spesimen lendir untuk tes polymerase chain reaction (PCR) COVID-19 di Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (04/06).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah telah memeriksa spesimen terkait Covid-19 sebanyak 915.482 hingga Minggu (5/7/2020).

Jumlah tersebut didapatkan setelah dilakukan pemeriksaan sebanyak 21.054 spesimen dalam 24 jam terakhir.

"Kami melakukan pemeriksaan 21.054 spesimen sehingga total yang sudah diperiksa 915.482 spesimen," ujar Yurianto dalam konferensi di BNPB, Minggu (5/7/2020).

Dari jumlah pemeriksaan tersebut, didapatkan sebanyak 1.607 orang yang positif Covid-19.

Baca juga: UPDATE 5 Juli: ODP Covid-19 Jadi 39.928, PDP Ada 13.767 Orang

Hal itu pun membuat jumlah kasus Covid-19 di Tanah Air secara keseluruhan sudah mencapai 63.749 orang.

Dari jumlah terkonfirmasi positif itu, sudah ada sebanyak 29.105 pasien yang dinyatakan sembuh.

Sementara itu, untuk kasus meninggal dunia dalam 24 jam terakhir jumlahnya menjadi 3.171 orang.

Baca juga: UPDATE 5 Juli: Bertambah 886, Pasien yang Sembuh dari Covid-19 Capai 29.105 Orang

Adapun pemeriksaan spesimen dilakukan dengan menggunakan tes realtime polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM) dari hasil tracing.

"Tracing kami lakukan masif dengan pemeriksaan antigen baik dengan metode PCR realtime atau TCM," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X