BNN: Sindikat Narkoba Manfaatkan Kendaraan Logistik agar Lolos Pemeriksaan PSBB

Kompas.com - 05/06/2020, 21:18 WIB
Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari kepada awak media saat Tim BNN-Polru usai menggagalkan peredaran 250 kilogram ganja di kawasan Pluit, Jakarta Utara, Selasa (4/2/2020). Dokumentasi BNN RIDeputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari kepada awak media saat Tim BNN-Polru usai menggagalkan peredaran 250 kilogram ganja di kawasan Pluit, Jakarta Utara, Selasa (4/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional ( BNN) Irjen Arman Depari mengatakan, sindikat peredaran narkoba memanfaatkan situasi pandemi Covid-19 untuk beroperasi.

Khususnya memanfaatkan kelonggaran keluar masuk kendaraan pengangkut logistik di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB).

“Memang mereka sengaja melakukan itu karena dalam situasi PSBB ini, kendaraan yang bebas melintas dan tidak diperiksa adalah kendaraan logistik, terutama yang terkait angkutan sembako,” ujar Arman saat diwawancarai di Radio Elshinta, Jumat (5/6/2020)

Ia pun memberi contoh dari penangkapan yang dilakukan BNN di wilayah Kabupaten Bekasi, Kamis (28/5/2020).

Baca juga: BNN: Peredaran Narkoba Tidak Berhenti meski Sedang Pandemi

Dalam pengungkapan tersebut, pelaku menyimpan narkoba dalam karung beras untuk mengelabui petugas.

Cara itu dilakukan pelaku untuk menyelundupkan narkoba dari Aceh ke Jakarta.

Berdasarkan keterangan pelaku, kata Arman, tujuannya agar lolos dari pemeriksaan petugas di tengah pelaksanaan PSBB.

“Mungkin mereka berpikir bahwa banyak petugas-petugas kita yang tidak melakukan operasi secara penuh di lapangan dan juga mereka mungkin melihat banyak celah-celah atau peluang yang bisa digunakan di tengah kondisi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini,” kata dia.

 

Baca juga: BNN Sebut Jaringan Narkoba Manfaatkan Pandemi Covid-19 untuk Lakukan Penyelundupan

Dalam pandangannya, ia melihat bahwa peredaran narkoba di Tanah Air semakin hari semakin mengkhawatirkan.

Menurut Arman, jumlah obat-obatan terlarang yang masuk ke Indonesia semakin banyak.

Hal itu, katanya, menandakan tingginya demand atau permintaan yang menggambarkan banyaknya pecandu narkoba di Indonesia.

Arman pun memastikan bahwa aparat akan mencegah narkoba tersebut masuk wilayah Indonesia hingga melakukan penegakan hukum.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Amien Rais Nilai Jokowi Salah Besar Publikasikan Kemarahan

Amien Rais Nilai Jokowi Salah Besar Publikasikan Kemarahan

Nasional
Hak Jawab Jubir PKS Terkait Pemberitaan 'Jokowi Ancam Reshuffle, PKS Tegaskan Tak Tertarik Kursi Menteri'

Hak Jawab Jubir PKS Terkait Pemberitaan "Jokowi Ancam Reshuffle, PKS Tegaskan Tak Tertarik Kursi Menteri"

Nasional
OTT Bupati-Ketua DPRD Kutai Timur: Suami-Istri Tersangka Korupsi

OTT Bupati-Ketua DPRD Kutai Timur: Suami-Istri Tersangka Korupsi

Nasional
Airlangga Paparkan Langkah Pemerintah untuk Cegah Perekonomian RI Minus pada Akhir Tahun

Airlangga Paparkan Langkah Pemerintah untuk Cegah Perekonomian RI Minus pada Akhir Tahun

Nasional
Eksekusi Putusan Hakim, Jaksa Segera Rampas Aset Buronan Honggo Wendratno

Eksekusi Putusan Hakim, Jaksa Segera Rampas Aset Buronan Honggo Wendratno

Nasional
KPK Minta Masyarakat Ambil Pelajaran dari Kasus Bupati-Ketua DPRD Kutai Timur

KPK Minta Masyarakat Ambil Pelajaran dari Kasus Bupati-Ketua DPRD Kutai Timur

Nasional
Jadi Tersangka KPK, Berikut Perjalanan Karir Ketua DPRD Kutai Timur

Jadi Tersangka KPK, Berikut Perjalanan Karir Ketua DPRD Kutai Timur

Nasional
Perjalanan Karir Bupati Kutai Timur, dari Birokrat hingga Tersangka KPK

Perjalanan Karir Bupati Kutai Timur, dari Birokrat hingga Tersangka KPK

Nasional
KPK Sebut OTT Bupati Kutai Timur Hasil Penyadapan Perdana Pasca-revisi UU KPK

KPK Sebut OTT Bupati Kutai Timur Hasil Penyadapan Perdana Pasca-revisi UU KPK

Nasional
KPK: Kami Ingatkan agar di Kaltim Jangan Terjadi OTT, tapi Nyatanya Seperti Ini

KPK: Kami Ingatkan agar di Kaltim Jangan Terjadi OTT, tapi Nyatanya Seperti Ini

Nasional
Kembangkan Kasus Jiwasraya Jilid II, Kejagung Periksa 2 Staf OJK

Kembangkan Kasus Jiwasraya Jilid II, Kejagung Periksa 2 Staf OJK

Nasional
Jadi Tersangka, Bupati dan Ketua DPRD Kutai Timur Ditahan KPK

Jadi Tersangka, Bupati dan Ketua DPRD Kutai Timur Ditahan KPK

Nasional
KPK Temukan Uang Rp 170 Juta dan Buku Tabungan Bersaldo Rp 4,8 Miliar Saat Tangkap Bupati Kutai Timur

KPK Temukan Uang Rp 170 Juta dan Buku Tabungan Bersaldo Rp 4,8 Miliar Saat Tangkap Bupati Kutai Timur

Nasional
Bupati Kutai Timur dan Istri Jadi Tersangka Kasus Suap, Ini Jumlah Kekayaannya

Bupati Kutai Timur dan Istri Jadi Tersangka Kasus Suap, Ini Jumlah Kekayaannya

Nasional
Kronologi Penangkapan Bupati Kutai Timur dan Istrinya hingga Jadi Tersangka

Kronologi Penangkapan Bupati Kutai Timur dan Istrinya hingga Jadi Tersangka

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X