Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jelang New Normal, IDI: Tidak Ada Tawar Menawar Lagi...

Kompas.com - 31/05/2020, 11:24 WIB
Dani Prabowo,
Bayu Galih

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih menegaskan, seluruh pihak harus mempersiapkan diri untuk menyambut fase new normal atau kenormalan baru dalam kehidupan di tengah pandemi Covid-19.

"Tidak ada tawar menawar lagi siap atau tidak siap. Tapi kita harus mempersiapkan diri," kata Daeng dalam sebuah diskusi virtual di Jakarta, Minggu (31/5/2020).

Ia mengatakan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya telah memprediksi bahwa pandemi Covid-19 akan berlangsung lama.

Baca juga: Mahfud MD Klaim New Normal Tak Diterapkan dengan Pendekatan Ekonomi Semata

Oleh karena itu, seluruh aspek kehidupan umat manusia harus dapat beradaptasi dengan kenormalan baru tersebut.

"Tidak mungkin sendi kehidupan kita dikunci sekian lama. Kalau dikunci sekian lama seluruh aspek kehidupan kita, sosial dan lain-lain, berat bagi bangsa kita," kata dia.

Baik pemerintah maupun masyarakat, ia menegaskan, harus sama-sama mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Terlebih, hingga saat ini belum ditemukan vaksin untuk menyembuhkan serta mengendalikan laju penyebaran Covid-19.

"Kalau tidak patuh atau disiplin, maka pasti akan beresiko tertular. Sebelum vaksin keluar, disiplin protokol itu pasti," kata dia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Semarakkan Idul Adha, Sinar Mas Sumbang Ratusan Hewan Kurban

Semarakkan Idul Adha, Sinar Mas Sumbang Ratusan Hewan Kurban

Nasional
Tanggapi Wacana Kaesang-Zita untuk Pilkada Jakarta, Zulhas: Boleh Saja...

Tanggapi Wacana Kaesang-Zita untuk Pilkada Jakarta, Zulhas: Boleh Saja...

Nasional
Menko Polhukam: 5 Kecamatan di Jakarta Jadi Wilayah Terbanyak Warga Berjudi Online

Menko Polhukam: 5 Kecamatan di Jakarta Jadi Wilayah Terbanyak Warga Berjudi Online

Nasional
PKS Usung Anies-Sohibul Iman pada Pilkada Jakarta, PDI-P Ditinggalkan?

PKS Usung Anies-Sohibul Iman pada Pilkada Jakarta, PDI-P Ditinggalkan?

Nasional
PKS Yakin Anies-Sohibul Menang Telak di Pilkada DKI Jakarta 2024

PKS Yakin Anies-Sohibul Menang Telak di Pilkada DKI Jakarta 2024

Nasional
Usai Usung Anies-Sohibul di Pilkada DKI, PKS Ingin Ajak Nasdem-PKB Berkoalisi

Usai Usung Anies-Sohibul di Pilkada DKI, PKS Ingin Ajak Nasdem-PKB Berkoalisi

Nasional
Dedy Mulyadi Wakili Keluarga Terpidana Pembunuhan Vina, Duga Ketua RT Bohong

Dedy Mulyadi Wakili Keluarga Terpidana Pembunuhan Vina, Duga Ketua RT Bohong

Nasional
PKS Bantah Jegal Anies dengan Usung Sohibul Iman, tapi Bertemu Surya Paloh Sebelumnya

PKS Bantah Jegal Anies dengan Usung Sohibul Iman, tapi Bertemu Surya Paloh Sebelumnya

Nasional
Prabowo Disebut Setuju Presiden Dipilih MPR Lagi, Gerindra: Masih Konsentrasi Pelantikan Presiden

Prabowo Disebut Setuju Presiden Dipilih MPR Lagi, Gerindra: Masih Konsentrasi Pelantikan Presiden

Nasional
Menko Polhukam Mau Kumpulkan Camat-Kades, Beberkan Data Pemain Judi Online

Menko Polhukam Mau Kumpulkan Camat-Kades, Beberkan Data Pemain Judi Online

Nasional
PKS Usung Anies-Sohibul di Pilkada Jakarta, Airlangga: Nanti Kita Lihat

PKS Usung Anies-Sohibul di Pilkada Jakarta, Airlangga: Nanti Kita Lihat

Nasional
Polda Jabar Mangkir Sidang Praperadilan, Pihak Pegi Setiawan Mengadu ke Menko Polhukam

Polda Jabar Mangkir Sidang Praperadilan, Pihak Pegi Setiawan Mengadu ke Menko Polhukam

Nasional
KPK Periksa Eks Pejabat Basarnas Terkait Kasus Pengadaan Truk

KPK Periksa Eks Pejabat Basarnas Terkait Kasus Pengadaan Truk

Nasional
PKS Usung Anies-Sohibul Iman Jadi Bakal Cagub-Cawagub pada Pilkada Jakarta

PKS Usung Anies-Sohibul Iman Jadi Bakal Cagub-Cawagub pada Pilkada Jakarta

Nasional
Jokowi Kumpulkan Menteri Buntut Tekstil Impor Banjiri Dalam Negeri

Jokowi Kumpulkan Menteri Buntut Tekstil Impor Banjiri Dalam Negeri

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com