Kompas.com - 09/04/2020, 10:41 WIB
Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait usai bertemu tersangka dalam kasus kematian Kanja Isabel Putri alias Caca (4), di Mapolres Bogor, Selasa (7/3/2017). KOMPAS.com / Ramdhan Triyadi BempahKetua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait usai bertemu tersangka dalam kasus kematian Kanja Isabel Putri alias Caca (4), di Mapolres Bogor, Selasa (7/3/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komnas Perlindungan Anak mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan bantuan kemanusiaan terhadap warga yang terkena dampak wabah Covid-19 atau virus corona.

"Memohon kepada anggota masyarakat apapun latarbelakangnya untuk berkenan memberikan dukungan solidaritas yang tulus kepada keluarga yang mengalami dampak pandemi Covid-19," ujar Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/4/2020).

Dia menjelaskan dukungan solidaritas kemanusiaan itu dapat dilakukan melalui donasi uang yang dapat dikirimkan melalui rekening Komnas PA Bank CMB Niaga.

Baca juga: Wabah Corona, Joe Taslim dkk Bakal Donasi Pangan Pokok untuk 14 Hari

Dengan nomor rekening 800001335400 dan donasi natura berupa beras kemasan 5 dan 10 kilogram, mie instan, gula kemasan, minyak goreng kemasan, teh, masker dan sabun yang dapat dikirimkan ke Sekretariat Komnas Perlindungan Anak di Jalan TB Simatupang Nomor 33, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

"Bantuan dapat dikomunikasikan kepada staff Komnas PA, Bayu di Nomor 08956014 36723 dan Utami di Nomor 087869003826," terang dia.

Dia mengatakan bantuan kemanusiaan yang dikumpulkan dari masyarakat nantinya akan disalurkan kepada masyarakat miskin yang sedang menghadapi wabah COVID 19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Tanoto Foundation Serahkan Donasi APD ke Gugus Tugas Covid-19

Pada hari yang sama, Komnas PA juga telah menyalurkan 25 paket bantuan sembako kepada keluarga miskin, berpenghasilan terbatas, dan kehilangan pekerjaan (PHK).

Paket dukungan dan bantuan sosial ini ditargetkan dapat dibagikan kepada 300 orang keluarga yang membutuhkan.

Hal itu dilakukan melalui kerjasama dengan ketua Rukun Tetangga (RT) untuk menentukan warga yang mana yang patut menerima bantuan.

Baca juga: Chicco Jerikho Galang Donasi untuk Pekerja Informal dan Harian

Serta hasil pengamatan dan survey bagi pedagang asongan dan sopir angkutan kota berstatus berkeluarga.

Dia menambahkan, agar tidak melanggar protokol dan ketetapan (Protap) melawan pandemi corona yang telah ditetapkan pemerintah, pembagian Sembako itu hanya dibatasi penyalurannya untuk 20 sampai 25 orang per dua hari.

"Sambil menunggu donasi dan penyediaan sembako dari masyarakat lainnya, dan mudah-mudahan dengan pemberian sembako ini dapat sedikit meringankan beban penyediaan bahan makanan di rumah," terang Arist.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beri Penghargaan ke Atlet Paralimpiade, Megawati: Jangan Ada Putus Asa

Beri Penghargaan ke Atlet Paralimpiade, Megawati: Jangan Ada Putus Asa

Nasional
Kemendikbud Ristek: 222 Guru dan 156 Siswa Positif Covid-19

Kemendikbud Ristek: 222 Guru dan 156 Siswa Positif Covid-19

Nasional
Jelang PON XX, Vaksinasi Dosis Kedua di Papua Baru 13,9 Persen, Laporcovid-19: Masih Sangat Rendah

Jelang PON XX, Vaksinasi Dosis Kedua di Papua Baru 13,9 Persen, Laporcovid-19: Masih Sangat Rendah

Nasional
Azis Syamsuddin Dikabarkan Minta KPK Tunda Pemeriksan karena Jalani Isoman

Azis Syamsuddin Dikabarkan Minta KPK Tunda Pemeriksan karena Jalani Isoman

Nasional
Ini Dua Kasus yang Menjerat Irjen Napoleon Bonaparte

Ini Dua Kasus yang Menjerat Irjen Napoleon Bonaparte

Nasional
Epidemiolog Sebut Klaster Sekolah Menunjukan Data Sebaran Covid-19 Mesti Dievaluasi

Epidemiolog Sebut Klaster Sekolah Menunjukan Data Sebaran Covid-19 Mesti Dievaluasi

Nasional
Azis Syamsuddin Dikabarkan Tersangka, Pimpinan DPR Tetap Utamakan Asas Praduga Tak Bersalah

Azis Syamsuddin Dikabarkan Tersangka, Pimpinan DPR Tetap Utamakan Asas Praduga Tak Bersalah

Nasional
Syarat Penerbangan Dikeluhkan Masyarakat, Pemerintah Diminta Kaji Ulang Harga dan Masa Berlaku Tes Covid-19

Syarat Penerbangan Dikeluhkan Masyarakat, Pemerintah Diminta Kaji Ulang Harga dan Masa Berlaku Tes Covid-19

Nasional
Satgas: Tak Menutup Kemungkinan Kegiatan Besar Diizinkan Selama Kasus Covid-19 Terkendali

Satgas: Tak Menutup Kemungkinan Kegiatan Besar Diizinkan Selama Kasus Covid-19 Terkendali

Nasional
Menlu: Kesenjangan Akses Vaksin Masih Jadi Perhatian Dunia, Termasuk Indonesia

Menlu: Kesenjangan Akses Vaksin Masih Jadi Perhatian Dunia, Termasuk Indonesia

Nasional
Tumpak Panggabean Dirawat di Rumah Sakit, Anggota Dewas Lain Membesuk

Tumpak Panggabean Dirawat di Rumah Sakit, Anggota Dewas Lain Membesuk

Nasional
RS PON Tegaskan Pendarahan Otak Tukul Arwana Tak Berkaitan dengan Vaksin Covid-19

RS PON Tegaskan Pendarahan Otak Tukul Arwana Tak Berkaitan dengan Vaksin Covid-19

Nasional
Sesama Pimpinan DPR, Dasco Berkomunikasi Terakhir dengan Azis Syamsuddin Sebelum Paripurna

Sesama Pimpinan DPR, Dasco Berkomunikasi Terakhir dengan Azis Syamsuddin Sebelum Paripurna

Nasional
Kivlan Zen Divonis Penjara 4 Bulan 15 Hari karena Miliki Senjata Api

Kivlan Zen Divonis Penjara 4 Bulan 15 Hari karena Miliki Senjata Api

Nasional
Pembelajaran Tatap Muka Timbulkan Klaster Covid-19, Pimpinan DPR Prihatin

Pembelajaran Tatap Muka Timbulkan Klaster Covid-19, Pimpinan DPR Prihatin

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.