Kepengurusan DPP PAN Selesai Disusun, Akan Ada Kejutan

Kompas.com - 01/03/2020, 16:42 WIB
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kanan), Senior Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa (tengah) dan sejumlah kader PAN lainnya berkumpul saat kericuhan terjadi di sidang pleno Kongres PAN di Kendari,  Sulawesi Tenggara, Selasa (11/2/2020). Sidang pleno dengan agenda Pembahasan Tata Tertib Kongres berujung kericuhan antar pendukung hingga keduanya saling melemparkan kursi, botol minuman dan makanan serta beradu argumen dengan nada keras. ANTARA FOTO/Jojon/foc. ANTARAFOTO/JOJONKetua Umum PAN Zulkifli Hasan (kanan), Senior Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa (tengah) dan sejumlah kader PAN lainnya berkumpul saat kericuhan terjadi di sidang pleno Kongres PAN di Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (11/2/2020). Sidang pleno dengan agenda Pembahasan Tata Tertib Kongres berujung kericuhan antar pendukung hingga keduanya saling melemparkan kursi, botol minuman dan makanan serta beradu argumen dengan nada keras. ANTARA FOTO/Jojon/foc.

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi Partai Amanat Nasional ( PAN) Totok Daryanto mengatakan, Ketua Umum Zulkifli Hasan telah menandatangani surat keputusan terkait susunan kepengurusan partai periode 2020-2025 dan akan ada kejutan dalam susunan kepengurusannya.

Menurut dia, susunan kepengurusan PAN lima tahun ke depan akan diisi kader muda-tua, dan ada unsur dari pendukung Mulfachri Harahap, Asman Abnur, dan Drajad Wibowo.

"Surat Keputusan (susunan kepengurusan PAN 2020-2025) sudah ditandatangani Zulkifli Hasan, tapi nama-nama tunggu pengumumannya, akan ada kejutan," kata Daryanto di Jakarta, Minggu (1/3/2020), dikutip dari Antara.

Baca juga: Zulkifli Hasan Diyakini Rangkul Semua Pihak di PAN, Termasuk Amien Rais?

Ia mengatakan, susunan kepengurusan DPP PAN itu akan mengandung kejutan karena dalam komposisinya seluruh kader partai terwakili sehingga diyakini tidak akan ada konflik di internal partai tersebut.

Menurut dia, susunan kepengurusan DPP PAN 2020-2025 akan diumumkan 1-2 hari ke depan lalu dilanjutkan dengan mendaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM.

"Ya, kejutan karena diberitakan Kongres Ke-V PAN ricuh dan ada insiden lempar-lemparan kursi namun ternyata berakhir dengan happy ending," ujarnya.

Baca juga: Tutup Kongres V PAN, Zulkifli Minta Maaf pada Amien Rais

Menurut dia, setelah Kongres Ke-V PAN, pesan yang tersampaikan ke publik seolah-olah partai politik akan pecah seperti pada PPP dan Partai Golkar.

Namun ia menegaskan, kesan PAN pecah akan terbantahkan dengan susunan atau komposisi pengurus PAN yang mencerminkan suasana kondusif.

Selain itu menurut dia, Zulkifli dalam menyusun kepengurusan mendengarkan masukan dari kader dan senior partai namun dengan Amien Rais belum bertemu untuk berbicara.

Baca juga: Perjalanan Zulkifli Hasan Pertahankan Posisi Ketua Umum PAN 2 Periode

"Sampai hari ini belum bertemu (dengan Amien Rais) namun sebentar lagi bertemu. Hal terpenting bukan soal bertemu atau tidak dengan Amien Rais namun kader kompak atau tidak," katanya.

Daryanto membantah susunan pengurus PAN 2020-2025 yang mengakomodir kubu-kubu lawan karena ada potensi konflik internal partai yang akan semakin besar.

Menurut dia, semua kader menghormati hasil Kongres Ke-V PAN dan setelah Hasan menang dalam kontestasi pemilihan ketua umum DPP PAN 2020-2025, banyak pihak yang merapat dan menyampaikan selamat secara langsung.

"Ada yang menyampaikan selamat secara langsung seperti DPW PAN Jawa Timur, bahkan Mulfachri dan Zulkifli langsung rangkulan setelah kongres," katanya.



Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Profil Singkat 7 Calon Anggota Komisi Yudisial

Profil Singkat 7 Calon Anggota Komisi Yudisial

Nasional
Saksi Sebut Jaksa Pinangki Biayai Rapid Test Teman-teman Kantornya

Saksi Sebut Jaksa Pinangki Biayai Rapid Test Teman-teman Kantornya

Nasional
Menantu Nurhadi Gunakan Rekening Bawahan untuk Tampung Uang

Menantu Nurhadi Gunakan Rekening Bawahan untuk Tampung Uang

Nasional
Gantikan Luhut, Mentan Syahrul Jadi Menteri Kelautan dan Perikanan Ad Interim

Gantikan Luhut, Mentan Syahrul Jadi Menteri Kelautan dan Perikanan Ad Interim

Nasional
Polri Nilai Deklarasi Benny Wenda Bentuk Provokasi dan Propaganda

Polri Nilai Deklarasi Benny Wenda Bentuk Provokasi dan Propaganda

Nasional
85 Pekerja Migran Indonesia di Taiwan Positif Covid-19, Kepala BP2MI: Masalah Serius

85 Pekerja Migran Indonesia di Taiwan Positif Covid-19, Kepala BP2MI: Masalah Serius

Nasional
Dilaporkan Putri Kalla ke Polisi, Ferdinand Hutahaean: Saya Tak Pernah Serang Dia atau Keluarganya

Dilaporkan Putri Kalla ke Polisi, Ferdinand Hutahaean: Saya Tak Pernah Serang Dia atau Keluarganya

Nasional
Anggota KY Tanya Yanto Yunus soal Motivasi Jadi Hakim MA di Usia 30 Tahun

Anggota KY Tanya Yanto Yunus soal Motivasi Jadi Hakim MA di Usia 30 Tahun

Nasional
Ini 18 Nama Calon Anggota Ombudsman 2021-2026 yang Diserahkan Jokowi ke DPR

Ini 18 Nama Calon Anggota Ombudsman 2021-2026 yang Diserahkan Jokowi ke DPR

Nasional
Diduga Ada Kekerasan, Amnesty Sebut Polisi Gunakan Tongkat Hingga Kayu Saat Amankan Unjuk Rasa UU Cipta Kerja

Diduga Ada Kekerasan, Amnesty Sebut Polisi Gunakan Tongkat Hingga Kayu Saat Amankan Unjuk Rasa UU Cipta Kerja

Nasional
Putri Jusuf Kalla Laporkan Ferdinand Hutahaean dan Rudi S Kamri ke Bareskrim

Putri Jusuf Kalla Laporkan Ferdinand Hutahaean dan Rudi S Kamri ke Bareskrim

Nasional
Presiden Jokowi Terima 18 Nama Calon Anggota Ombudsman RI

Presiden Jokowi Terima 18 Nama Calon Anggota Ombudsman RI

Nasional
BP2MI: Taiwan Hentikan Sementara Penempatan Pekerja Migran Indonesia

BP2MI: Taiwan Hentikan Sementara Penempatan Pekerja Migran Indonesia

Nasional
Pakar Hukum Internasional: Klaim Benny Wenda Tak Berdasar

Pakar Hukum Internasional: Klaim Benny Wenda Tak Berdasar

Nasional
KPK Geledah Rumah Dinas Edhy Prabowo di Widya Chandra

KPK Geledah Rumah Dinas Edhy Prabowo di Widya Chandra

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X