Kejagung Telusuri Keterlibatan Manajer Investasi di Korupsi Jiwasraya

Kompas.com - 22/01/2020, 19:57 WIB
Jaksa Agung, ST Burhanuddin di gedung Badan Diklat Kejaksaan RI, Jakarta, Senin (9/12/2019). KOMPAS.com/ACHMAD NASRUDIN YAHYAJaksa Agung, ST Burhanuddin di gedung Badan Diklat Kejaksaan RI, Jakarta, Senin (9/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan, pihaknya akan menelusuri dugaan keterlibatan manajer investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dalam kasus dugaan suap pada perusahaan pelat merah tersebut.

"Masih dalam pengembangan ke arah situ," ujar Burhanuddin di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (23/1/2020).

Saat ditanya lebih lanjut apakah peluang keterlibatan manajer investasi itu ada, ia tidak menutup kemungkinan itu.

Baca juga: Kejagung Sita 1.400 Sertifikat Tanah Para Tersangka Kasus Jiwasraya

Menurut Burhanuddin, kemungkinan akan selalu ada.

"Ya kalau peluang, pasti selalu ada," tambah dia.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung memeriksa sejumlah direktur terkait kasus dugaan korupsi Jiwasraya, Rabu ini. 

Total saksi yang diperiksa Kejaksaan Agung hari ini sebanyak sembilan orang.

"Sembilan orang saksi menghadiri panggilan Kejagung hari ini," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono ketika dihubungi Kompas.com, Rabu.

Para saksi yang hadir antara lain, Direktur Maxima Integra Joko Hartono, Direktur Utama PT Ciptadana Securities Ferry Budiman, Direktur Milenium Capital Management Fahyudi Djaniatmadja.

Kemudian, dua direktur PT GAP Asset Management, yaitu Muhammad Karim dan Soehartanto.

Baca juga: BPK Sebut Kasus Jiwasraya Berisiko Sistemik, Ini Kata Sri Mulyani

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X