Kompas.com - 23/12/2019, 05:15 WIB
Penulis Devina Halim
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Aktivis Yenny Wahid, putri kedua mendiang Gus Dur, mengatakan bahwa orangtua harus memberi contoh bagi anak-anaknya untuk menerapkan prinsip kesetaraan gender.

Ia mengungkapkan, keluarganya menerapkan prinsip bahwa laki-laki dan perempuan harus berbagi peran dalam kehidupan rumah tangga.

Hal itu diungkapkan Yenny saat acara Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang bertajuk "Perempuan Hebat untuk Indonesia Maju" di Hotel Ritz Carlton, SCBD, Jakarta, Minggu (22/12/2019).

Baca juga: Membayangkan Legacy Jokowi (2): Warisan Habibie, Gus Dur, Megawati, dan SBY

Yenny pun menceritakan soal peran sang ayah mencuci piring hingga menyiapkan bahan jualan.

"Waktu saya bayi, kalau saya mandi, yang mengangkat bayi dari boks diberikan ke ibu saya itu Gus Dur, bapak saya. Dari kecil kami sangat terbiasa melihat Gus Dur bantuin cuci piring, bantuin ibu saya bungkusin kacang besoknya mau dijual ke warung," tutur Yenny.

Menurut dia, hanya terdapat empat perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Keempatnya yaitu, perempuan dapat menstruasi, mengandung, melahirkan anak, dan menyusui.

Yenny mengatakan bahwa keempat hal tersebut merupakan kodrat perempuan yang tidak dapat dilakukan laki-laki.

Baca juga: Kesamaan Habibie dan Gus Dur dalam Kenangan Yenny Wahid

"Memang ada konstruksi sosial, budaya, agama, tapi sudah jelas bahwa kalau ini datang dari yang di atas, yang membedakan antara laki-laki dan perempuan hanya empat itu saja," kata Yenny.

Untuk menerapkannya, Yenny menekankan pada pentingnya komunikasi pasangan.

Tidak masalah, katanya, apabila seorang perempuan bekerja. Ketika seorang laki-laki melakukan pekerjaan rumah seperti mengepel juga tidak masalah.

Ia menambahkan, tidak masalah pula bila perempuan ingin menjadi ibu rumah tangga asal berdasarkan kesepakatan bersama.

"Kalau kemudian memang ibunya yang harus bekerja di luar rumah, selama itu menjadi kesepakatan, itu nggak masalah. Tetapi juga tidak masalah ketika ibu memutuskan full time menjadi ibu rumah tangga ketika itu berdasarkan kesepakatan," ucap Yenny.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.