Survei KRPA: Korban Sebut Mayoritas Saksi Abaikan Pelecehan Seksual

Kompas.com - 27/11/2019, 15:42 WIB
Ilustrasi Pelecehan Seksual ShutterstockIlustrasi Pelecehan Seksual

JAKARTA, KOMPAS.com - Koalisi Ruang Publik Aman (KRPA) menemukan, masih banyak orang yang tidak peduli ketika melihat pelecehan seksual di ruang publik.

Bahkan, alih-alih memberikan pertolongan, tak sedikit saksi pelecehan seksual yang justru menyalahkan korban.

Hal ini merujuk pada hasil penelitian KRPA tentang pelecehan seksual di ruang publik.

Survei yang dilakukan pada 25 November sampai 10 Desember 2018 ini melibatkan 62.224 responden, terdiri dari perempuan dan laki-laki yang dipilih secara acak di seluruh provinsi Indonesia.


Baca juga: Pelaku Pelecehan Seksual Dikejar dan Ditangkap Korbannya di Kalideres

"Responden yang mengalami pelecehan seksual mengaku bahwa mayoritas saksi masih banyak mengabaikan korban, jumlahnya mencapai 40,50 persen," kata relawan KRPA Rastra di Kantor Komnas Perempuan, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (27/11/2019).

"Bahkan memperparah keadaan dengan menertawai atau menyalahkan korban saat melihat pelecehan terjadi, jumlahnya sebesar 14,80 persen," lanjutnya.

Hasil survei KRPA juga menunjukkan, sebanyak 36,50 persen saksi yang menolong dan membela korban pelecehan seksual.

Pertolongan tersebut pun dilakukan melalui sejumlah cara, seperti mengonfrontasi pelaku secara langsung atau direct (22,90 persen), mengalihkan perhatian atau distract (25 persen), memastikan korban baik-baik saja atau delay (33,90 persen), dan mencari bantuan pihak ketiga (13,40 persen).

Hasil penelitian KRPA juga menemukan bahwa 46,8 persen responden pernah mengalami pelecehan seksual di transportasi umum.

" Pelecehan seksual pada transportasi umum angkanya adalah 46,8 persen atau setara hampir sekitar 30.000 orang," ujar Rastra.

Pelecehan seksual di transportasi umum paling banyak terjadi di bus, yaitu sebesar 35,80 persen.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X