Golkar Akan Kerja Sama dengan PKC di Bidang Ini...

Kompas.com - 21/09/2019, 15:26 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bertemu denganbKepala Polit Biro Hubungan Internasional Partai Komunis China (Head of International Department Communist Party of China) Song Tao, di Hotel Shangri La Jakarta, Sabtu (21/9/2019). KOMPAS.com/CHRISTOFORUS RISTIANTOKetua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bertemu denganbKepala Polit Biro Hubungan Internasional Partai Komunis China (Head of International Department Communist Party of China) Song Tao, di Hotel Shangri La Jakarta, Sabtu (21/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Golkar akan melakukan pertukaran program di bidang kesejahteraan dan pembangunan dengan Partai Komunis China (PKC).

Demikian disampaikan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto usai bertemu Kepala Polit Biro Hubungan Internasional PKC (Head of International Department Communist Party of China) Song Tao, di Hotel Shangri La Jakarta, Sabtu (21/9/2019).

"Sejak lama, kami sudah melakukan pertukaran studi dengan PKC. Rata-rata, ada 15 kader Golkar yang belajar ke sana (China) karena PKC punya kekuatan di studi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Nah, program ini yang akan dipertukarkan," ujar Airlangga.

Baca juga: Seusai Bertemu Jokowi dan Megawati, Perwakilan Partai Komunis China Temui Airlangga Hartarto

Ia menyebut, Partai Golkar akan fokus dalam persoalan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu, kedua bidang itulah akan akan dikerjasamakan dengan PKC.

"Program pertukaran ini tadi kami diskusikan secara terbuka terkait kerja sama di level partai politik," lanjut dia.

Selain pembangunan serta kesejahteraan masyarakat, Partai Golkar juga akan bekerja sama dengan PKC di bidang ekonomi dan kebudayaan.

Meski demikian, ia tidak menyampaikan spesifik kerja sama seperti apa yang bakal dilaksanakan.

"Kita juga bahas soal investasi China di Indonesia, termasuk di bidang mineralisasi logam atau industri otomotif," lanjut dia.

Baca juga: Megawati Soekarnoputri Bertemu Perwakilan Partai Komunis China

Diketahui, sebelum bertemu Airlangga, Song Tao juga bertemu Presiden Joko Widodi di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (20/9/2019).

Pada hari yang sama, Song Tao juga bertemu dengan Ketua Umum PDI sekaligus Presiden ke-5 RI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Larang eks Koruptor Ikut Pilkada, KPU Disebut Melanggar Hukum dan HAM

Larang eks Koruptor Ikut Pilkada, KPU Disebut Melanggar Hukum dan HAM

Nasional
Kapolri Minta Kepala Daerah Laporkan Kapolres yang Minta Jatah Proyek

Kapolri Minta Kepala Daerah Laporkan Kapolres yang Minta Jatah Proyek

Nasional
Mahfud Minta Kementerian dan Lembaga Tak Keberatan dengan Omnibus Law

Mahfud Minta Kementerian dan Lembaga Tak Keberatan dengan Omnibus Law

Nasional
Politisi PDI-P Ini Klaim Parpolnya Tolak Eks Koruptor Mendaftar Pilkada 2020

Politisi PDI-P Ini Klaim Parpolnya Tolak Eks Koruptor Mendaftar Pilkada 2020

Nasional
Periksa Wagub Lampung, KPK Dalami Rencana Eks Bupati Lampung Tengah Maju Pilkada

Periksa Wagub Lampung, KPK Dalami Rencana Eks Bupati Lampung Tengah Maju Pilkada

Nasional
Tjahjo Kumolo Kaji Penambahan Jumlah Perwira Tinggi di TNI dan Polri

Tjahjo Kumolo Kaji Penambahan Jumlah Perwira Tinggi di TNI dan Polri

Nasional
Mahfud MD Sebut Program Deradikalisasi Tak Perlu Dievaluasi, tetapi Diperkuat

Mahfud MD Sebut Program Deradikalisasi Tak Perlu Dievaluasi, tetapi Diperkuat

Nasional
KPK Tahan Tersangka Penyuap Kasus Restitusi Pajak Mobil Mewah

KPK Tahan Tersangka Penyuap Kasus Restitusi Pajak Mobil Mewah

Nasional
Mahfud Sebut Parlemen Tak Memahami Konsep Omnibus Law Secara Utuh

Mahfud Sebut Parlemen Tak Memahami Konsep Omnibus Law Secara Utuh

Nasional
Bertemu Dubes India, Prabowo Sebut Indonesia dan India Miliki Peluang Besar Kerja Sama Maritim

Bertemu Dubes India, Prabowo Sebut Indonesia dan India Miliki Peluang Besar Kerja Sama Maritim

Nasional
Mahfud MD: Investasi Terhambat Aturan Hukum yang Berbeda-Beda

Mahfud MD: Investasi Terhambat Aturan Hukum yang Berbeda-Beda

Nasional
Bicara soal BUMN dengan Erick Thohir, Ahok: Dari Sarinah sampai Krakatau Steel

Bicara soal BUMN dengan Erick Thohir, Ahok: Dari Sarinah sampai Krakatau Steel

Nasional
Menko Polhukam Sebut Omnibus Law Dibutuhkan Agar Investasi Tak Macet

Menko Polhukam Sebut Omnibus Law Dibutuhkan Agar Investasi Tak Macet

Nasional
Golkar Gandeng 10 Lembaga Survei Jelang Pilkada Serentak 2020

Golkar Gandeng 10 Lembaga Survei Jelang Pilkada Serentak 2020

Nasional
Usut Kasus HAM Masa Lalu, Pemerintah Ingin Hidupkan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi

Usut Kasus HAM Masa Lalu, Pemerintah Ingin Hidupkan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X