Menkominfo Sebut Pembatasan Internet di Papua Telah Dibahas dengan Aparat

Kompas.com - 22/08/2019, 14:35 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (29/6/2019). KOMPAS.com/GHINAN SALMANMenteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (29/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informasi ( Menkominfo) Rudiantara memastikan bahwa pembatasan akses internet di Papua adalah untuk kepentingan nasional.

Menurut Rudiantara, pembatasan akses itu juga telah dibahas dengan aparat keamanan.

Pasalnya, langkah Kementerian Kominfo tersebut menuai pro dan kontra. Rudiantara pun menegaskan bahwa langkah ini untuk kepentingan yang lebih luas.

"Tapi ini kan kepentingan nasional dan sudah dibahas dengan aparat penegak hukum," ujar Rudiantara di area Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2019).

Baca juga: Kominfo Blokir Penuh Akses Internet di Papua dan Papua Barat, Sampai Kapan?

Ia mengatakan, pembatasan internet di Papua perhatiannya adalah agar kerusuhan di sana tidak semakin meluas.

Lagipula, kata dia, pembatasan akses internet ini tidak seluruh Papua dan hanya terjadi di beberapa kota tertentu.

Pembatasan dilakukan di Manokwari, Jayapura, Sorong, dan Fakfak.

"Jadi awalnya dilakukan pembatasan, tapi sekarang data (internetnya) tidak berfungsi. Hanya masih bisa berkomunikasi orang menggunakan bertelepon, voice, maupun SMS, ujar dia.

Baca juga: 4 Fakta Mengenai Perlambatan Akses Internet Saat Kerusuhan di Papua

Dengan demikian, kata dia, tidak semua akses komunikasi di Papua ditutup.

Rudiantara bahkan menegaskan bahwa pemerintah tidak represif dalam membatasi akses komunikasi. 

"Teman-teman juga berkoordinasi dengan mitranya di sana masih bisa teleponan, report dari televisi jalan juga melalui telepon, liputan setempat," kata dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X