Kompas.com - 04/06/2019, 10:29 WIB
Cendekiawan Muslim, Prof Dr Komaruddin Hidayat saat hadir dalam peluncuran buku berjudul Hypno Parenting karya Dewi Yogo Pratomo, di Plaza Senayan, Jakarta, Selasa (10/1/2012) malam. KOMPAS IMAGES/BANAR FIL ARDHI BANAR FIL ARDHICendekiawan Muslim, Prof Dr Komaruddin Hidayat saat hadir dalam peluncuran buku berjudul Hypno Parenting karya Dewi Yogo Pratomo, di Plaza Senayan, Jakarta, Selasa (10/1/2012) malam. KOMPAS IMAGES/BANAR FIL ARDHI

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menunjuk Komaruddin Hidayat sebagai Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII).

Penunjukan dilakukan melalui penerbitan surat Keputusan Presiden Nomor 37/M Tahun 2019 tentang Pengangkatan Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia.

"Betul, Keppres pengangkatan Prof Komar sudah ditandatangani Presiden. Itu jika enggak salah, akhir bulan Mei 2019 kemarin," ujar Staf Khusus Presiden Siti Ruhaini kepada Kompas.com, Selasa (4/6/2019).

Baca juga: Pembangunan Kampus UIII di Depok Dimulai Tahun Ini

Meskipun ditunjuk melalui Keppres, lanjut dia, nama Komaruddin sendiri merupakan hasil penggodokan sebuah konsorsium yang mengemban amanah menjalankan aktivitas universitas tersebut.

"Konsorsium ini dibuat karena universitas ini dikhususkan bagi post-graduate. Jadi, agar tidak overlapping dengan universitas-universitas Islam yang berada di bawah Kementerian Agama," tutur Siti.

Baca juga: Ridwan Kamil: Pemprov Jabar Siap Bebaskan Lahan untuk Kampus UIII

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementerian Luar Negeri dilibatkan dalam penunjukan nama Komaruddin sebagai pimpinan UIII.

Pembangunan UIII diprakarsai oleh Presiden Jokowi. Presiden sendiri pula yang memimpin groundbreaking pembangunan UIII di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, awal Juni 2018 lalu.

Harapannya, UIII akan menjadi pusat kajian, penelitian dan implementasi peradaban Islam wasathiyah atau Islam moderat, baik di Indonesia, maupun dunia.

"Sudah sewajarnya serta sepantasnya Indonesia menjadi rujukan kemajuan peradaban Islam dunia. Ya inilah nanti tempatnya," kata Jokowi saat peletakan batu pertama.

Baca juga: Bernilai Rp 3,5 Triliun, Pembangunan Kampus UIII Dimulai

 

Proyek pembangunan UIII menelan total biaya sebesar Rp 3,97 triliun. Proyek ini merupakan bagian Proyek Strategis Nasional (PSN) dan direncanakan selesai pembangunannya selama empat tahun ke depan sejak peletakkan batu yang pertama.

Meski demikian, Presiden berharap tahun 2019 ini sudah ada bangunan yang berdiri dan dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, meskipun belum maksimal.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.