Rekapitulasi Kabupaten/Kota Hampir Rampung, Kubu Jokowi Nilai Tak Ada Kecurangan

Kompas.com - 09/05/2019, 21:12 WIB
Proses rekapitulasi suara Pilpres di salah satu TPS yang ada di Kota Jayapura, Papua (18/04/2019)KOMPAS.com/Dhias Suwandi Proses rekapitulasi suara Pilpres di salah satu TPS yang ada di Kota Jayapura, Papua (18/04/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Kepala Rumah Aspirasi Jokowi-Amin, Michael Umbas, mengatakan, pihaknya menilai tak ada kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif (TSM) dalam Pilpres 2019.

Menurut dia, hal ini bisa dilihat dari proses rekapitulasi di tingkat kabupaten/kota yang hampir rampung.

"Seluruh proses rekapitulasi berlangsung transparan, akuntabel, jurdil sekaligus demokratis," kata Umbas melalui keterangan tertulisnya, Kamis (9/5/2019).

Baca juga: [KLARIFIKASI] Kericuhan Rekapitulasi Penghitungan Suara di Empat Lawang

 

Menurut Umbas, setiap KPU dan Bawaslu kabupaten/kota, bahkan turut mengundang langsung tokoh masyarakat, agama, dan unsur-unsur Muspida setempat.

Artinya, proses rekapitulasi tidak hanya dipantau oleh saksi partai maupun saksi dari pasangan 01 dan 02.

"Faktanya tidak ada kecurangan dari tahapan penghitungan suara Pilpres secara berjenjang. Sebab pihak tertentu yang bermaksud curang, dipastikan akan ketahuan. Karena semua mata memantau dan mengawasi setiap proses. Media juga ikut memberitakan," ujar dia.

Atas dasar itu, kata Umbas, tudingan curang yang dilemparkan kubu Prabowo-Sandiaga dianggapnya fitnah tak berdasar.

Baca juga: Hasil Rekapitulasi KPU Jakarta Utara: Jokowi-Maruf Unggul di 3 Kecamatan

"Sekali lagi, fakta harus dijadikan acuan bersama. Sekarang pleno kabupaten/ kota hampir rampung. Sama sekali tak ada temuan TSM," ujar Umbas.

Umbas meminta kubu Prabowo menghentikan upaya membuat sesuatu yang tak terjadi menjadi hal rasional untuk mengelabui publik.

Menurut dia , hampir dalam setiap pleno rekapitulasi tokoh-tokoh agama dan masyarakat justru memuji dan mengapresiasi Pilpres 2019 yang transparan.

"Semua bisa akses data dan rekapitulasi suara. Ini bukti nyata transparansi. Kebenaran tentu saja akan berdiri tegak, tak peduli seberapa kuat kalian megguncangkannya," kata Umbas.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X