Jokowi dan Iriana "Nyoblos" di TPS 008 Pukul 11.00 WIB

Kompas.com - 17/04/2019, 06:31 WIB
Capres nomor urut 01 Joko Widodo dalam Debat Pilpres kelima Berita SatuCapres nomor urut 01 Joko Widodo dalam Debat Pilpres kelima

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo, Rabu (17/4/2019), akan menggunakan hak pilihnya di TPS 008, Gambir, Jakarta Pusat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Jokowi akan menggunakan hak pilihnya bersama-sama dengan sang istri, Iriana Jokowi.

Sementara putra putrinya menggunakan hak pilihnya di Solo, Jawa Tengah.

TPS 008 sendiri, diketahui berlokasi di halaman gedung Lembaga Administrasi Negara, Jalan Veteran Raya, Kelurahan Gambir, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.


Rencananya, Jokowi beserta Iriana akan menggunakan hak pilihnya sekitar pukul 11.00 WIB.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Apa Saja Yang Dibawa Ke TPS

Waktu tersebut dipilih oleh Jokowi guna memberikan kesempatan bagi orang-orang di sekelilingnya, termasuk bagi pewarta yang meliput kegiatannya, dapat menggunakan hak pilihnya terlebih dahulu.

Sejak hari Selasa malam, TPS 008 telah berdiri dan pada pagi ini, Paspampres melaksanakan sterilisasi keamanan. Sebuah security door dan pembatas telah disiapkan di TPS itu.

Belum diketahui apa kegiatan Jokowi usai menggunakan hak pilihnya. Namun, kepada wartawan, Selasa kemarin, ia berkelakar akan beristirahat seusai 'nyoblos'.

"Habis nyoblos, tidur saja. Capek," ujar Jokowi sembari tertawa.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Sukses Observasi, Pemerintah Akan Perbaiki Bandara di Natuna

Usai Sukses Observasi, Pemerintah Akan Perbaiki Bandara di Natuna

Nasional
Gerindra: Prabowo Menjalankan Visi Presiden Jokowi Terkait Pertahanan

Gerindra: Prabowo Menjalankan Visi Presiden Jokowi Terkait Pertahanan

Nasional
Atasi Macet, Bima Arya Berencana Kurangi Angkot dari Pusat Kota Bogor

Atasi Macet, Bima Arya Berencana Kurangi Angkot dari Pusat Kota Bogor

Nasional
Insan Pers Tolak Pemerintah Ikut Campuri Dunia Pers Lewat Omnibus Law

Insan Pers Tolak Pemerintah Ikut Campuri Dunia Pers Lewat Omnibus Law

Nasional
Presiden Bisa Ubah UU, Syarief Hasan Ingatkan 'Itu Hak Legislasi DPR'

Presiden Bisa Ubah UU, Syarief Hasan Ingatkan "Itu Hak Legislasi DPR"

Nasional
Bima Arya Janji Tuntaskan Polemik GKI Yasmin Pertengahan 2020

Bima Arya Janji Tuntaskan Polemik GKI Yasmin Pertengahan 2020

Nasional
Syarief Hasan Sebut Pembahasan Wacana GBHN Tak Melebar, Ini Jaminannya

Syarief Hasan Sebut Pembahasan Wacana GBHN Tak Melebar, Ini Jaminannya

Nasional
Dapat Rp 30 Miliar dari DKI, Bima Arya Apresiasi Anies Baswedan

Dapat Rp 30 Miliar dari DKI, Bima Arya Apresiasi Anies Baswedan

Nasional
Said Iqbal Sebut Menko Perekonomian Catut Nama KSPI

Said Iqbal Sebut Menko Perekonomian Catut Nama KSPI

Nasional
Jadwal Pelaksanaan Kongres Demokrat 2020 Bisa Berubah Jika...

Jadwal Pelaksanaan Kongres Demokrat 2020 Bisa Berubah Jika...

Nasional
Syarief Hasan: Proses Pengambilan Keputusan soal GBHN Masih Panjang

Syarief Hasan: Proses Pengambilan Keputusan soal GBHN Masih Panjang

Nasional
Jadi Menteri Terpopuler dan Kinerja Terbaik, Prabowo Diingatkan Belum Aman dari Reshuffle

Jadi Menteri Terpopuler dan Kinerja Terbaik, Prabowo Diingatkan Belum Aman dari Reshuffle

Nasional
Survei Indo Barometer: Mayoritas Publik Nilai Ahok Paling Berhasil Tangani Banjir Jakarta

Survei Indo Barometer: Mayoritas Publik Nilai Ahok Paling Berhasil Tangani Banjir Jakarta

Nasional
Masih Percaya Parpol, KSPI Minta DPR Batalkan Omnibus Law Cipta Kerja

Masih Percaya Parpol, KSPI Minta DPR Batalkan Omnibus Law Cipta Kerja

Nasional
Selain Demo Besar-besaran, KSPI Akan Tempuh Langkah Hukum Tolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja

Selain Demo Besar-besaran, KSPI Akan Tempuh Langkah Hukum Tolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X