PDI-P Kecam Penembakan di Masjid Selandia Baru

Kompas.com - 16/03/2019, 08:52 WIB
Wasekjen PDI-P Ahmad Basarah di Kantor DPP PDI-P, Jakarta, Sabtu (1/9/2018).KOMPAS.com/Ihsanuddin Wasekjen PDI-P Ahmad Basarah di Kantor DPP PDI-P, Jakarta, Sabtu (1/9/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - PDI Perjuangan ( PDI-P) mengecam dan mengutuk keras aksi penembakan di Masjid Al Noor dan Lindwood di Christchurch, Selandia Baru, yang menyebabkan puluhan Muslim meninggal dunia.

"Tindakan tersebut adalah tindakan terorisme yang sama sekali tidak dibenarkan dengan alasan apa pun dan bertentangan dengan prinsip kemanusiaan," kata Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDI-P Ahmad Basarah melalui keterangan tertulis, Sabtu (16/3/2019).

Peristiwa tersebut, menurut dia, bukan hanya duka bagi umat Islam, melainkan juga bagi dunia dan kemanusiaan.

Baca juga: Teror di Selandia Baru, Umat Muslim Australia Diminta Waspada

Basarah mengatakan, terorisme tidak berkaitan dengan agama mana pun.

Oleh karenanya, ia meminta publik memisahkan antara ajaran agama dan perbuatan yang ditimbulkan akibat ideologi kegelapan itu.

Ia juga meminta supaya pemerintah Selandia Baru segera mengusut tuntas motif dan pelaku penembakan, serta dalang dari peristiwa tersebut.

Menurut dia, pihak yang terlibat dalam persitiwa ini harus diberi hukuman yang seberat-beratnya.

"Pemerintah Selandia Baru hendaknya terus melakukan perlindungan khususnya terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) dan seluruh umat Islam di sana," ujar dia.

Basarah juga mengimbau segenap umat Islam di Indonesia untuk tetap tenang, tidak terpecah belah, tak terprovokasi, dan tidak ikut-ikutan memperkeruh suasana dengan mengeluarkan pernyataan provokatif yang dapat mengganggu kondisi dalam negeri.

Selain itu, ia menganjurkan warga meningkatkan kewaspadaan dini terhadap ancaman terorisme.

Jika menemukan informasi yang mengarah pada tindak pidana terorisme, masyarakat diminta segera melapor ke pihak berwenang.

"Kami mengucapkan turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya bagi seluruh korban meninggal dunia, memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar arwah korban diterima di sisi-Nya. Terhadap korban luka-luka dalam peristiwa tersebut, agar diberikan kesembuhan," tutur Basarah.

Baca juga: Saya Kira Orang Itu Membawa Pistol Air, Ini Selandia Baru

Sebelumnya diberitakan, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan, 40 orang tewas dan 20 lainnya luka parah dalam serangan teror di masjid Al Noor di kota Christchurch.

Informasi terakhir, 49 orang meninggal dunia terkait insiden ini.

"Amat jelas insiden ini adalah sebuah serangan teroris. Dari apa yang kami tahu, serangan ini telah direncanakan dengan baik," kata Ardern.

"Dua bahan peledak dipasang di kendaraan milik tersangka. Keduanya sudah ditemukan dan dijinakkan," tambah Ardern.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X