Kompas.com - 17/02/2019, 21:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menyebut calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto kurang optimistis terkait persoalan harga pangan dan nasib petani.

Awalnya, Prabowo mengkritik perhatian pemerintah terhadap perkembangan industri 4.0. Namun, di sisi lain, pemerintah dinilai belum membela nasib para petani dan harga pangan yang tidak terjangkau oleh masyarakat.

Namun, Jokowi memiliki perbedaan pandangan.

Baca juga: Jokowi: Dalam 2 Tahun Kita Bagikan Konsesi Lahan 2,6 Juta Hektar

"Pak Prabowo ini kelihatannya ke depan kurang optimistis," ujar Jokowi, saat debat kedua pilpres di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019).

Menurut Jokowi, perkembangan industri 4.0 justru memberikan dampak yang positif terhadap para petani.

Jokowi mengatakan, saat ini, banyak produk-produk pertanian yang bisa dijual melalui marketplace. Dengan begitu, produsen dapat langsung menjual produk pertaniannya ke konsumen.

"Untuk memasarkan produk-produk pertanian dari produsen langsung ke konsumen sehingga harganya bisa diangkat," kata Jokowi.

Selain itu, lanjut Jokowi, para petani saat ini sudah lebih mudah untuk mendapatkan kredit yang disediakan oleh perusahaan financial technology (Fintech).

Baca juga: Hak Masyarakat Adat tentang Konsesi Lahan dari Jokowi

"Itu sudah konkret, buka kesempatan ke petani-petani untuk melompat dalam berproduksi," tutur dia.

"Kalau saya melihat dengan pembangunan SDM, saya meyakini bahwa kita menyongsong revolusi industru 4.0 itu dengan optimistis," kata Jokowi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.