Menhan: "Medium Tank" PT Pindad Siap Diproduksi Masal

Kompas.com - 25/10/2018, 19:37 WIB
Medium Tank hasil pengembangan bersama antara PT. Pindad dan FNSS Turki melakukan uji daya gerak di Pantai Bocor, Desa Setrojenar, Buluspesantren, Kebumen, Jateng, Sabtu (11/8). Medium Tank Pindad adalah kendaraan tank pertama produksi Indonesia yang ditargetkan menyelesaikan berbagai tahapan pengujian sebelum diproduksi secara massal pada 2020. ANTARA FOTO/Idhad Zakaria/wsj/18. ANTARA FOTO/Idhad ZakariaMedium Tank hasil pengembangan bersama antara PT. Pindad dan FNSS Turki melakukan uji daya gerak di Pantai Bocor, Desa Setrojenar, Buluspesantren, Kebumen, Jateng, Sabtu (11/8). Medium Tank Pindad adalah kendaraan tank pertama produksi Indonesia yang ditargetkan menyelesaikan berbagai tahapan pengujian sebelum diproduksi secara massal pada 2020. ANTARA FOTO/Idhad Zakaria/wsj/18.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan bahwa industri pertahanan Indonesia saat ini sudah semakin kuat. Hal itu ditandai dengan rampungnya proyek medium tank oleh PT Pindad.

"Kami berusaha mewujudkan kemandirian pertahanan yang didukung alutsista TNI, yakni dengan selesai pembangunan medium tank bekerja sama dengan Turki dan akan segera diproduksi masal," ujar Ryamizard di Gedung III Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (25/10/2018).

Medium tank merupakan hasil rancangan Pindad bersama FNSS Turki. Tank Medium Pindad ini memiliki bobot tempur 32 ton, daya engine 711 HP dilengkapi transmisi otomatis, kecepatan maksimal 70 km/jam.

Medium tank menampung tiga orang kru yang terdiri dari komandan, penembak, dan pengemudi, serta memiliki senjata utama turret kaliber 105 mm yang memiliki daya hancur besar.

Baca juga: Pindad Pasarkan Medium Tank ke Filipina dan Bangladesh

Indikator penguatan industri pertahanan lainnya, yakni operasionalisasi dua unit kapal selam di TNI Angkatan Laut oleh PT PAL. Sementara, kapal selam ketiga sedang dalam tahap akhir penyambungan oleh PT PAL.

"Pertahanan negara Indonesia saat ini ada pada urutan ke 10," ujar Ryamizard.

Industri pertahanan Indonesia juga sudah menuai keuntungan. Hal itu ditandai dengan catatan ekspor yang senilai 280,5 juta dollar Amerika Serikat.

Kompas TV PT. Pindad persero melaksanakan uji daya gempur medium tank karya anak bangsa.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X