Djoko Santoso: Struktur Tim Kampanye Prabowo-Sandiaga Belum Final

Kompas.com - 07/09/2018, 19:36 WIB
Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Djoko Santoso saat ditemui di kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Senin (20/8/2018). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOAnggota Dewan Pembina Partai Gerindra Djoko Santoso saat ditemui di kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Senin (20/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Djoko Santoso mengungkapkan pihaknya belum berencana untuk mengumumkan struktur tim kampanye pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno setelah pertemuan para ketua umum parpol pengusung di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (7/9/2018) sore.

Mantan Panglima TNI yang disebut-sebut sebagai calon ketua tim kampanye Prabowo-Sandiaga itu mengatakan, saat ini struktur tim belum final.

Baca juga: SBY Tak Hadir dalam Pertemuan Ketua Umum Parpol Pengusung Prabowo-Sandiaga

"Belum (final). Kan belum waktunya, maksudnya kan masih ada beberapa hari. Ya, nanti sajalah," ujar Djoko saat ditemui di kediaman Prabowo, Jumat (7/9/2018) malam.

Seperti diketahui, masing-masing pasangan bakal capres-cawapres harus mendaftarkan struktur tim kampanye paling lambat pada 22 September 2018 atau satu hari sebelum pelaksanaan kampanye.

Djoko membantah anggapan bahwa belum finalnya tim kampanye disebabkan ketidakhadiran Ketua Umun Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pertemuan tersebut.

Sementara, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan dan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman tampak hadir di kediaman Prabowo.

Baca juga: Bertemu di Rumah Prabowo, Ketua Umum Parpol Bahas Tim Kampanye

Meski belum final, Djoko memastikan seluruh partai politik pengusung pasangan Prabowo-Sandiaga sudah mengajukan nama-nama sebagai perwakilan dalam struktur tim kampanye.

"Enggak, sudah selesai itu. Tinggal diketik saja. Semua partai sudah menyetor nama-nama, sedang diproses administrasinya," kata Djoko.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Kepala Bais Sarankan Polri Ubah Pola Penyampaian Info soal Terorisme

Mantan Kepala Bais Sarankan Polri Ubah Pola Penyampaian Info soal Terorisme

Nasional
Sukmawati Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Penodaan Agama

Sukmawati Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Penodaan Agama

Nasional
Pengamat: Marak Serangan Teror, Perlindungan Polisi Perlu Ditingkatkan

Pengamat: Marak Serangan Teror, Perlindungan Polisi Perlu Ditingkatkan

Nasional
Hendak ke Mana Boeing dan FAA Pasca Tragedi  B-737-MAX-8?

Hendak ke Mana Boeing dan FAA Pasca Tragedi B-737-MAX-8?

Nasional
PKS Dorong RUU Perlindungan Tokoh Agama Masuk Prolegnas 2020-2024

PKS Dorong RUU Perlindungan Tokoh Agama Masuk Prolegnas 2020-2024

Nasional
Waspadai Kamuflase Teroris, dari Pura-pura Motor Hilang hingga 'Nyamar' jadi Ojol

Waspadai Kamuflase Teroris, dari Pura-pura Motor Hilang hingga 'Nyamar' jadi Ojol

Nasional
Pemerintah Bakal Tingkatkan Kualitas Bimbingan Pranikah, Ini Penjelasan Menko Muhadjir

Pemerintah Bakal Tingkatkan Kualitas Bimbingan Pranikah, Ini Penjelasan Menko Muhadjir

Nasional
Rektor UIN: Ada Konflik, Bukan Berarti Toleransi Indonesia Rendah

Rektor UIN: Ada Konflik, Bukan Berarti Toleransi Indonesia Rendah

Nasional
Patok Batas Indonesia-Malaysia di Sebatik akan Dihancurkan

Patok Batas Indonesia-Malaysia di Sebatik akan Dihancurkan

Nasional
Polisi Gerebek 6 Pabrik Miras Lokal di Tengah Hutan Mimika Papua

Polisi Gerebek 6 Pabrik Miras Lokal di Tengah Hutan Mimika Papua

Nasional
[POPULER DI KOMPASIANA] Pendaftara CPNS 2019 | Sulitnya Jadi Dokter Spesialis | Lemahnya Literasi Statistik

[POPULER DI KOMPASIANA] Pendaftara CPNS 2019 | Sulitnya Jadi Dokter Spesialis | Lemahnya Literasi Statistik

Nasional
BNPT Sebut Pemblokiran Situs Radikal Terhambat Aturan Kemenkominfo

BNPT Sebut Pemblokiran Situs Radikal Terhambat Aturan Kemenkominfo

Nasional
BNPT Ungkap Tren Baru Teroris: Dulu Suami Saja, Sekarang Bawa Keluarga

BNPT Ungkap Tren Baru Teroris: Dulu Suami Saja, Sekarang Bawa Keluarga

Nasional
Cerita Sohibul Minta Paloh Tak Sembarang Bicara soal Kader PKS Radikal

Cerita Sohibul Minta Paloh Tak Sembarang Bicara soal Kader PKS Radikal

Nasional
Peneliti LIPI: Pendekatan Menangani Persoalan Perbatasan Harus Diubah

Peneliti LIPI: Pendekatan Menangani Persoalan Perbatasan Harus Diubah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X