Din Syamsuddin Jamin MUI Netral di Pilpres 2019

Kompas.com - 06/09/2018, 18:26 WIB
Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Din Syamsuddin Saat ditemui di Kantor MUI,Jakarta Pusat, Rabu (29/8/2018). Reza JurnalistonKetua Dewan Pertimbangan MUI, Din Syamsuddin Saat ditemui di Kantor MUI,Jakarta Pusat, Rabu (29/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin menjamin, MUI akan netral pada Pemilihan Presiden 2019.

MUI tak akan berpolitik, meski Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin menjadi bakal calon wakil presiden berpasangan dengan Joko Widodo sebagai petahana.

"Kami menjamin MUI bersifat independen dan bersifat netral," kata Din di Jakarta, Kamis (6/9/2018).

Baca juga: Ganjar Sebut Jateng Lumbung Suara Jokowi-Maruf

Din mengatakan, dalam pedoman rumah tangga MUI memang tidak ada aturan yang mengharuskan Ma'ruf mundur dari posisi sebagai ketua umum karena maju dalam pilpres.

Sebab, pedoman rumah tangga MUI mengatur bahwa ketua umum tidak boleh merangkap sebagai pejabat negara.

Sementara, posisi Ma'ruf yang masih sebagai bakal calon wapres tidak dianggap sebagai pejabat negara.

"Maka Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin harus melepas jabatannya sebagai Ketum MUI apabila nanti secara definitif telah menjadi wakil presiden," kata Din.

Baca juga: MUI Minta Elite Politik Jaga Etika Jelang Pemilu 2019

Demi marwah organisasi MUI, ia memastikan bahwa MUI tidak akan berpihak di Pilpres. Sebab, MUI adalah milik semua golongan umat.

"Seyogianya organisasi MUI tidak digunakan oleh kepentingan politik kekuasaan yang dapat memecah belah umat islam," ujar Din.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X