Politisi Partai Golkar Bantah Ada OTT Anggota DPR di Rumah Mensos

Kompas.com - 13/07/2018, 19:32 WIB
Logo Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Baru KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (13/7/2017). KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Logo Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Baru KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (13/7/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi Partai Golkar Maman Abdurrahman membantah Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) melakukan operasi tangkap tangan ( OTT) terhadap anggota DPR yang berinisial ES.

Ia membenarkan bahwa petugas KPK datang ke rumah dinas Menteri Sosial Idrus Marham. Saat itu, ES menghadiri acara ulang tahun putri Idrus.

Saat penjemputan berlangsung, Maman hadir di sana

"Jadi perlu saya klarifikasi bahwa tidak ada OTT di rumah Mensos, namun lebih tepatnya KPK menjemput ES di rumah Pak Mensos," kata Maman melalui keterangan tertulis, Jumat (13/7/2018).


Ia menambahkan, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari KPK terkait penjemputan ES di rumah dinas Idrus.

"Sampai sekarang kita belum mengetahui terkait apa ES dijemput oleh KPK. Untuk lebih jelasnya terkait kasus ES kita bisa menunggu keterangan resmi dari KPK," ucap Maman.

"Demikian informasi ini saya sampaikan dengan sebenar-benarnya demi kebaikan dan menjaga nama baik seseorang serta mencegah terjadi pergeseran opini maupun fakta yang sebenarnya," kata dia.

KPK sendiri dikabarkan menangkap anggota DPR RI pada Jumat (13/7/2018). Namun, KPK belum bersedia memberikan penjelasan detail.

"Ada kegiatan di Jakarta, tunggu konpers besok," ujar Ketua KPK Agus Rahardjo saat dikonfirmasi.




Close Ads X