"Quick Count" LSI Pilkada Maluku Data 53 Persen: Murad-Barnabas Unggul - Kompas.com

"Quick Count" LSI Pilkada Maluku Data 53 Persen: Murad-Barnabas Unggul

Kompas.com - 27/06/2018, 13:22 WIB
Pasangan cagub Maluku Said Assagaff-Anderias Rentanubun (kiri), pasangan Murad Ismail-Barnabas Orno (tengah) dan pasangan Herman Koedoeboen-Abdullah Vanath (kanan) mengikuti debat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Maluku di Baileo Siwalima, Ambon, Maluku, Rabu (20/6/2018). Debat tahap kedua tersebut mengambil tema Pembangunan Sumber Daya Manusia dan Pengelolaan Sumber Daya Alam Provinsi Maluku.ANTARA FOTO/IZAAC MULYAWAN Pasangan cagub Maluku Said Assagaff-Anderias Rentanubun (kiri), pasangan Murad Ismail-Barnabas Orno (tengah) dan pasangan Herman Koedoeboen-Abdullah Vanath (kanan) mengikuti debat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Maluku di Baileo Siwalima, Ambon, Maluku, Rabu (20/6/2018). Debat tahap kedua tersebut mengambil tema Pembangunan Sumber Daya Manusia dan Pengelolaan Sumber Daya Alam Provinsi Maluku.

JAKARTA, KOMPAS.com - Hasil sementara hitung cepat atau quick count LSI Denny JA dalam Pilkada Maluku, Rabu (27/6/2018), menunjukkan pasangan Murad Ismail-Barnabas Orno unggul perolehan suara.

Pantauan Kompas.com di Kantor LSI Denny JA berdasarkan data yang masuk sebanyak 53,67 persen, pasangan Murad Ismail-Barnabas Orno memperoleh suara 43,29 persen.

Sementara itu, pasangan Said Assagaff-Andreas Rentanubun memperoleh suara 30 persen.

Kemudian, pasangan Herman Koedoeboen-Abdullah Vanath memperoleh suara 26,71 persen.


LSI Denny JA mencatat voter turnout (VTO) sebesar 65,82 persen. Sementara itu, margin of error tercatat sebesar 1 persen.

Angka ini bukan hasil penghitungan resmi. KPU akan melakukan rekapitulasi hasil suara hingga 9 Juli 2018.

Hasil penghitungan resmi akan diumumkan KPU setelah rekapitulasi selesai.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Seorang Siswi SD Tewas Diterkam Buaya di Belakang Rumahnya

Seorang Siswi SD Tewas Diterkam Buaya di Belakang Rumahnya

Regional
Semarang 10K, Lomba Lari Santai dengan Trek Penuh Kejutan

Semarang 10K, Lomba Lari Santai dengan Trek Penuh Kejutan

Regional
Bawa Kabur Motor Tetangga, Ibu Muda Ditangkap Setelah Aksi Kejar-kejaran

Bawa Kabur Motor Tetangga, Ibu Muda Ditangkap Setelah Aksi Kejar-kejaran

Regional
Palestina Kecam Keputusan Australia soal Status Yerusalem Barat

Palestina Kecam Keputusan Australia soal Status Yerusalem Barat

Internasional
Atribut Demokrat Dirusak, Jokowi Imbau Jangan Ada yang Memanas-Manasi

Atribut Demokrat Dirusak, Jokowi Imbau Jangan Ada yang Memanas-Manasi

Nasional
Pasca-banjir Bandang, Warga di Simalungun Manfaatkan Sungai Kecil untuk Minum

Pasca-banjir Bandang, Warga di Simalungun Manfaatkan Sungai Kecil untuk Minum

Regional
AHY Mengutuk Perusakan Atribut Demokrat di Pekanbaru

AHY Mengutuk Perusakan Atribut Demokrat di Pekanbaru

Nasional
Reka Ulang Kasus Pembunuhan Istri oleh Suami: Tolak Berhubungan Intim, Sulasmini Tidur di Tikar

Reka Ulang Kasus Pembunuhan Istri oleh Suami: Tolak Berhubungan Intim, Sulasmini Tidur di Tikar

Regional
Kelola Blok Rokan, Jokowi Janji Beri Saham hingga Komisaris untuk Riau

Kelola Blok Rokan, Jokowi Janji Beri Saham hingga Komisaris untuk Riau

Nasional
Surya Paloh Klaim Soekarwo Dukung Jokowi

Surya Paloh Klaim Soekarwo Dukung Jokowi

Nasional
 Kwik Kian Gie Akan Jadi Pembicara pada Haul Gus Dur di Tebuireng

Kwik Kian Gie Akan Jadi Pembicara pada Haul Gus Dur di Tebuireng

Regional
Meski Kenaikan Pajak BBM Telah Batal, Rompi Kuning Kembali Unjuk Rasa

Meski Kenaikan Pajak BBM Telah Batal, Rompi Kuning Kembali Unjuk Rasa

Internasional
Ketua KPU: Kotak Suara Karton Sudah Dipakai Pilpres 2014 dan 3 Pilkada

Ketua KPU: Kotak Suara Karton Sudah Dipakai Pilpres 2014 dan 3 Pilkada

Nasional
Viral Zebra Cross Terhalang Tanaman di GBK, Warga Sulit Menyeberang

Viral Zebra Cross Terhalang Tanaman di GBK, Warga Sulit Menyeberang

Megapolitan
Polemik Deklarasi DPW PAN Sumsel Dukung Jokowi, Dianggap Bukan Kader dan Terancam Dipolisikan

Polemik Deklarasi DPW PAN Sumsel Dukung Jokowi, Dianggap Bukan Kader dan Terancam Dipolisikan

Regional

Close Ads X