Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hari Kedua Lebaran, Wapres Kalla Bertolak ke Makassar

Kompas.com - 16/06/2018, 08:01 WIB
Kristian Erdianto,
Caroline Damanik

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama istri, Mufidah Kalla, bertolak ke Makassar pada hari kedua Idul Fitri 1439 H, Sabtu (16/6/2018).

"Hari kedua Lebaran, Wapres beserta Ibu Mufidah Jusuf Kalla diagendakan akan bertolak ke Makassar," ujar juru bicara Wapres Husain Abdullah melalui keterangan tertulisnya, Jumat (15/6/2018).

Sebelumnya, pada hari pertama Lebaran, Kalla berserta Mufidah Kalla menunaikan shalat Id di Masjid Istiqlal Jakarta.

Baca juga: Usai Silaturahim dengan Presiden Jokowi, Kalla ke Rumah Megawati

Setelah itu, Kalla menuju Istana Bogor untuk halalbihalal dengan Presiden Joko Widodo serta berkunjung ke kediaman Presiden kelima RI sekaligus Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

Kalla juga menyelenggarakan halalbihalal di rumah dinas wapres, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.

Hadir sejumlah menteri Kabinet Kerja, antara lain, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri ESDM Ignasius Jonan.

Baca juga: Saya Mau Doakan Pak Presiden Biar Selamat, Itu Saja...

Selain itu hadir pula Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Kepala Staf TNI AL (Kasal) Laksamana Siwi Sukma Adji, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno.

Usai bersalaman, para tamu menuju ke ruang tengah untuk menikmati hidangan yang disediakan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kemensos: Suharso 3 Kali Sebut Eselon 1 Terima Bansos, tapi Tak Pernah Sebut Nama

Kemensos: Suharso 3 Kali Sebut Eselon 1 Terima Bansos, tapi Tak Pernah Sebut Nama

Nasional
Abaikan Putusan Pengadilan Berakibat Pemilu Ulang, KPU Diadukan ke DKPP

Abaikan Putusan Pengadilan Berakibat Pemilu Ulang, KPU Diadukan ke DKPP

Nasional
Citra Positif KPK Terendah, Wakil Ketua KPK: Saya Masih Bisa Tidur Nyenyak

Citra Positif KPK Terendah, Wakil Ketua KPK: Saya Masih Bisa Tidur Nyenyak

Nasional
TNI AU Kerahkan Satuan Siber untuk Deteksi Prajurit Main Judi Online

TNI AU Kerahkan Satuan Siber untuk Deteksi Prajurit Main Judi Online

Nasional
Anis Matta Sebut Prabowo Belum Bahas Kabinet, Masih Fokus Kerja sebagai Menhan

Anis Matta Sebut Prabowo Belum Bahas Kabinet, Masih Fokus Kerja sebagai Menhan

Nasional
Temui Wapres, Wakil Grand Syekh Al Azhar Bahas Kesulitan Mahasiswa Indonesia di Mesir

Temui Wapres, Wakil Grand Syekh Al Azhar Bahas Kesulitan Mahasiswa Indonesia di Mesir

Nasional
Pemerintah Diharap Petik Pelajaran Penting dari Insiden Gangguan PDN

Pemerintah Diharap Petik Pelajaran Penting dari Insiden Gangguan PDN

Nasional
IKOHI Luncurkan Film 'Yang Tak Pernah Hilang' Mengenang 2 Aktivis 98

IKOHI Luncurkan Film "Yang Tak Pernah Hilang" Mengenang 2 Aktivis 98

Nasional
Polri Klaim Sudah Pecat Anggota yang Terlibat Judi 'Online'

Polri Klaim Sudah Pecat Anggota yang Terlibat Judi "Online"

Nasional
Pakar Dorong Audit Sistem PDN Kominfo Usai Alami Gangguan

Pakar Dorong Audit Sistem PDN Kominfo Usai Alami Gangguan

Nasional
TNI AU Mengaku Sudah Tindak Prajurit Main Judi “Online”, Ada yang Dipecat

TNI AU Mengaku Sudah Tindak Prajurit Main Judi “Online”, Ada yang Dipecat

Nasional
Gangguan PDN Buat Layanan Imigrasi Terkendala, Sistem Pengadaan Disorot

Gangguan PDN Buat Layanan Imigrasi Terkendala, Sistem Pengadaan Disorot

Nasional
Demokrat Cari Cagub yang Tak Jadikan Jakarta 'Pijakan' Politik

Demokrat Cari Cagub yang Tak Jadikan Jakarta "Pijakan" Politik

Nasional
Layanan Imigrasi Tersendat Imbas Gangguan PDN, Pemerintah Diingatkan Jangan Main-main

Layanan Imigrasi Tersendat Imbas Gangguan PDN, Pemerintah Diingatkan Jangan Main-main

Nasional
Soal Simpang Siur Kasus 'Vina Cirebon', Menko Polhukam: Dibuktikan dalam Proses Hukum

Soal Simpang Siur Kasus "Vina Cirebon", Menko Polhukam: Dibuktikan dalam Proses Hukum

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com