Abraham Samad Kunjungi Kantor PKS

Kompas.com - 24/05/2018, 14:02 WIB
Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi mengunjungi kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Kamis (24/5/2018). KOMPAS.com/IhsanuddinMantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi mengunjungi kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Kamis (24/5/2018).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi mengunjungi kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera ( PKS), Kamis (24/5/2018).

Abraham yang mengenakan baju koko putih dan peci hitam tiba di kantor PKS, di Jalan TB Simatupang, Jakarta, pukul 13.45 WIB.

Abraham tidak banyak berkomentar saat tiba. Ia langsung naik ke lantai untuk menemui Presiden PKS Sohibul Iman dan jajaran DPP PKS.

Abraham meminta wartawan untuk menunggu pertemuan selesai.

Baca juga: Sebelum Deklarasi Capres, Abraham Samad Temui Wapres JK

Abraham sebelumnya mengaku tak menolak jika dirinya dimajukan sebagai salah satu calon wakil presiden (cawapres) dalam Pilpres 2019 mendatang.

Abraham Samad pun mengakui, saat ini sudah ada dua partai politik yang menjalin komunikasi dengan dirinya soal menjadi cawapres.

Namun, mantan ketua lembaga antirasuah itu tak membeberkan nama partai serta warna partai yang sudah "merayu”nya itu ke hadapan publik.

Dia hanya menyebutkan, dua partai itu berada di dalam struktur pemerintah dan di luar pemerintahan.

Kompas TV Yang juga akan meramaikan pemilihan presiden tahun depan adalah mantan Ketua KPK, Abraham Samad.




25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Siapkan 4.100 Kamar Hotel di DKI untuk Isolasi Mandiri Pasien Covid-19

Pemerintah Siapkan 4.100 Kamar Hotel di DKI untuk Isolasi Mandiri Pasien Covid-19

Nasional
Pemerintah Pastikan Biaya Tes Usap Tak akan Beratkan Masyarakat

Pemerintah Pastikan Biaya Tes Usap Tak akan Beratkan Masyarakat

Nasional
Perseteruan Kasat Sabhara Polres Blitar dengan Atasannya, Mabes Polri Terjunkan Paminal

Perseteruan Kasat Sabhara Polres Blitar dengan Atasannya, Mabes Polri Terjunkan Paminal

Nasional
Dua Pekan Luhut Pimpin Penanganan Covid-19, Kasus Aktif di 10 Provinsi Diklaim Menurun

Dua Pekan Luhut Pimpin Penanganan Covid-19, Kasus Aktif di 10 Provinsi Diklaim Menurun

Nasional
Jokowi Sebut Pariwisata Akan Kembali Pulih Setelah Vaksin Disuntikkan

Jokowi Sebut Pariwisata Akan Kembali Pulih Setelah Vaksin Disuntikkan

Nasional
Setahun Kinerja Parlemen, Formappi: DPR Pendukung Setia Pemerintah

Setahun Kinerja Parlemen, Formappi: DPR Pendukung Setia Pemerintah

Nasional
Mahfud Bantah Pemerintah Terapkan Pendekatan Keamanan di Papua

Mahfud Bantah Pemerintah Terapkan Pendekatan Keamanan di Papua

Nasional
Periksa Tersangka Kasus Laboratorium Madrasah, KPK Konfirmasi Perintah Terkait Lelang

Periksa Tersangka Kasus Laboratorium Madrasah, KPK Konfirmasi Perintah Terkait Lelang

Nasional
Pemerintah dan DPR Mulai Bahas Draf Perpres TNI Atasi Terorisme

Pemerintah dan DPR Mulai Bahas Draf Perpres TNI Atasi Terorisme

Nasional
Tak Bisa Prediksi Puncak Covid-19, Satgas: Semua Tergantung Masyarakat

Tak Bisa Prediksi Puncak Covid-19, Satgas: Semua Tergantung Masyarakat

Nasional
Ini Alasan Banten dan Aceh Masuk Provinsi Prioritas Penanganan Covid-19

Ini Alasan Banten dan Aceh Masuk Provinsi Prioritas Penanganan Covid-19

Nasional
Mahfud Sebut TNI-Polri Tak Bisa Akses Periksa Jenazah Pendeta Yeremia

Mahfud Sebut TNI-Polri Tak Bisa Akses Periksa Jenazah Pendeta Yeremia

Nasional
Jaringan Masyarakat Sipil Dorong RUU PKS Dimasukkan Prolegnas Prioritas 2021

Jaringan Masyarakat Sipil Dorong RUU PKS Dimasukkan Prolegnas Prioritas 2021

Nasional
Satgas: Jangan Kucilkan Pasien Covid-19

Satgas: Jangan Kucilkan Pasien Covid-19

Nasional
Indonesia Minta Bantuan Alat Rapid Test Antigen ke WHO

Indonesia Minta Bantuan Alat Rapid Test Antigen ke WHO

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X