Kompas.com - 09/01/2018, 13:56 WIB
Wakil Gubernur Jawa Timur yang mencalonkan diri sebagai Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat berfoto bersama sejumlah aktivis perempuan NU usai acara Ngaji Aswaja di Pondok Pesantren Sabilurrosyad, Kota Malang, Sabtu (23/12/2017) KOMPAS.com / Andi HartikWakil Gubernur Jawa Timur yang mencalonkan diri sebagai Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat berfoto bersama sejumlah aktivis perempuan NU usai acara Ngaji Aswaja di Pondok Pesantren Sabilurrosyad, Kota Malang, Sabtu (23/12/2017)
Penulis Ihsanuddin
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) masih belum memutuskan sosok kadernya yang akan mendampingi Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul di Pemilihan Gubernur Jawa Timur. Saat ini, sejumlah nama masih digodok oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

"Ibu Mega akan mengambil keputusan pada masa yang tepat," kata Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto, di kantor DPP PDI-P, Jakarta, Selasa (9/1/2018) siang.

Semula, PDI-P sudah mengusung Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas sebagai bakal calon wakil gubernur Jatim untuk mendampingi Gus Ipul. Namun, Azwar Anas mengundurkan diri setelah foto syur mirip dirinya beredar di dunia maya.

Baca juga : PKB Tolak Kader Gerindra, PKS dan PAN jadi Pendamping Gus Ipul

Hasto mengatakan, keputusan terkait pengganti Anas bisa saja diambil pada Selasa hari ini, atau pada Rabu besok, di hari terakhir pendaftaran. Hasto menyebut saat ini sudah ada yang muncul, yakni Bupati Ngawi Budi Sulistiyono, Ketua Fraksi PDI-P di MPR Ahmad Basarah, Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo, dan Sekretaris DPD PDI-P Jatim Utari.

"Memang nama-nama itu muncul dan digodok apakah nama-nama itu atau nama yang lain, nanti perkembangan yg menentukan. Tapi kami masih punya waktu untuk mengambil keputusan," ucap Hasto.

Kompas TV Bagi Anas, perlakuan terhadap dirinya sudah kerap ia terima.


Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 14 Desember, Sejumlah Daerah Kembali ke Level 2

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang hingga 14 Desember, Sejumlah Daerah Kembali ke Level 2

Nasional
Polri: Bentrokan Personel Kopassus dan Brimob di Tembagapura Tak Ganggu Soliditas TN-Polri

Polri: Bentrokan Personel Kopassus dan Brimob di Tembagapura Tak Ganggu Soliditas TN-Polri

Nasional
Luhut: Masyarakat Jangan Panik Varian Omicron, Hanya Perlu Waspada

Luhut: Masyarakat Jangan Panik Varian Omicron, Hanya Perlu Waspada

Nasional
Hasil Evaluasi PPKM, Luhut Sebut Situasi Covid-19 di Jawa-Bali Stabil

Hasil Evaluasi PPKM, Luhut Sebut Situasi Covid-19 di Jawa-Bali Stabil

Nasional
Mahfud MD: Pemerintah Targetkan Revisi UU Cipta Kerja Kurang dari 2 Tahun

Mahfud MD: Pemerintah Targetkan Revisi UU Cipta Kerja Kurang dari 2 Tahun

Nasional
Muhaimin Bertemu Uskup Agung Jakarta, Bahas Refleksi Natal hingga Papua

Muhaimin Bertemu Uskup Agung Jakarta, Bahas Refleksi Natal hingga Papua

Nasional
Harap Ada Poros Ketiga pada Pilpres 2024, PPP Singgung Keterbelahan Masyarakat

Harap Ada Poros Ketiga pada Pilpres 2024, PPP Singgung Keterbelahan Masyarakat

Nasional
Polisi Militer Selidiki Keributan antara Prajurit TNI di Batam

Polisi Militer Selidiki Keributan antara Prajurit TNI di Batam

Nasional
Temui Kardinal Suharyo, Gus Muhaimin: Bangsa Kita Semakin Kokoh dalam Persatuan

Temui Kardinal Suharyo, Gus Muhaimin: Bangsa Kita Semakin Kokoh dalam Persatuan

Nasional
Komisi II Targetkan Jadwal Pemilu 2024 Dapat Disepakati pada Awal 2022

Komisi II Targetkan Jadwal Pemilu 2024 Dapat Disepakati pada Awal 2022

Nasional
Fadli Zon Dilaporkan ke MKD DPR karena Kicauan Terkait UU Cipta Kerja

Fadli Zon Dilaporkan ke MKD DPR karena Kicauan Terkait UU Cipta Kerja

Nasional
Arsul Sani PPP: Reshuffle? Saya Tanya Tokek Istana Dulu

Arsul Sani PPP: Reshuffle? Saya Tanya Tokek Istana Dulu

Nasional
Koalisi Masyarakat Sipil Duga Ada Unsur KKN pada Bisnis PCR

Koalisi Masyarakat Sipil Duga Ada Unsur KKN pada Bisnis PCR

Nasional
Arsul Sani Dukung Revisi UU PPP untuk Atur Mekanisme Omnibus Law

Arsul Sani Dukung Revisi UU PPP untuk Atur Mekanisme Omnibus Law

Nasional
Amphuri Sambut Baik Kebijakan Arab Saudi soal Syarat Penyelenggaraan Umrah

Amphuri Sambut Baik Kebijakan Arab Saudi soal Syarat Penyelenggaraan Umrah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.