Atas Permintaan Jokowi, Harga Tiket Kereta Bandara Dipangkas Jadi Rp 70.000

Kompas.com - 28/12/2017, 08:12 WIB
Antusias masyarakat saat hari pertama uji coba kereta Bandara Soekarno-Hatta di Stasiun Sudirman Baru, Jakarta, Selasa (26/12/2017). Uji coba KA Bandara Soekarno-Hatta dilakukan hingga peresmian operasinya pada 2 Januari 2018. Selama uji coba, PT KAI telah menetapkan harga tiket yang bisa dibeli warga, yakni Rp 30.000. MAULANA MAHARDHIKAAntusias masyarakat saat hari pertama uji coba kereta Bandara Soekarno-Hatta di Stasiun Sudirman Baru, Jakarta, Selasa (26/12/2017). Uji coba KA Bandara Soekarno-Hatta dilakukan hingga peresmian operasinya pada 2 Januari 2018. Selama uji coba, PT KAI telah menetapkan harga tiket yang bisa dibeli warga, yakni Rp 30.000.
Penulis Ihsanuddin
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

BOGOR, KOMPAS.com — Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta sudah bisa dijajal masyarakat dengan tarif promo Rp 30.000 sekali jalan.

Setelah diresmikan pada 2 Januari 2018 nanti, masyarakat akan dikenai tarif normal Rp 70.000.

Harga ini ditetapkan langsung Presiden Joko Widodo.

"Kalau menurut saya, Pak Presiden sudah ngasih satu harga yang bagus menjadi Rp 70.000, itu Pak Presiden yang menetapkan," kata Menteri Perhubungan Budi Karya di Istana Bogor, Rabu (27/12/2017).

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat meninjau pengoperasian kereta api (KA) Bandara Soekarno Hatta di Stasiun Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (23/11/2017). Menhub melakukan uji coba operasi KA Bandara Soekarno-Hatta dengan rute Stasiun Manggarai  Stasiun Soekarno Hatta, rute ini diperkirakan akan mulai beroperasi pada awal bulan Desember 2017 mendatang. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat meninjau pengoperasian kereta api (KA) Bandara Soekarno Hatta di Stasiun Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (23/11/2017). Menhub melakukan uji coba operasi KA Bandara Soekarno-Hatta dengan rute Stasiun Manggarai Stasiun Soekarno Hatta, rute ini diperkirakan akan mulai beroperasi pada awal bulan Desember 2017 mendatang.
Budi Karya mengatakan, awalnya Kementerian Perhubungan menetapkan harga Rp 100.000 sekali perjalanan.

Baca juga: Beli Tiket Kereta Bandara Soekarno-Hatta Tidak Harus Punya E-mail

Namun, Jokowi merasa harga tersebut terlalu mahal untuk dijangkau masyarakat.

"Karena policy dari Presiden, lalu PT Railink bisa, menjadi Rp 70.000," ucap Budi.

Hanya saja, lanjut Budi, PT Railink harus mencari sumber pendapatan lain untuk menutupi kekurangan pendapatan dari tiket, salah satunya adalah dari sponsor.

"Soalnya itu supaya angka feasible dengan Rp 100.000 bisa dicapai lagi," kata Budi.

Uji coba kereta bandara dimulai sejak Selasa (26/12/2017). KA Bandara Soekarno-Hatta sementara dapat diakses melalui Stasiun Sudirman Baru (BNI City), Stasiun Batu Ceper, dan Stasiun Bandara Soekarno-Hatta.

Kompas TV Antusiasme warga yang ingin menjajal kereta Bandara Soekarno-Hatta semakin meningkat.


Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mendagri Sarankan Sekolah Tatap Muka Disesuaikan Rekomendasi Satgas di Daerah

Mendagri Sarankan Sekolah Tatap Muka Disesuaikan Rekomendasi Satgas di Daerah

Nasional
Jokowi Sebut Transformasi Digital di Indonesia Masih Tertinggal

Jokowi Sebut Transformasi Digital di Indonesia Masih Tertinggal

Nasional
Demokrat Resmi Usung Denny Indrayana pada Pilkada Kalimantan Selatan

Demokrat Resmi Usung Denny Indrayana pada Pilkada Kalimantan Selatan

Nasional
Setara Institute: Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme Lemahkan Reformasi Sektor Keamanan

Setara Institute: Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme Lemahkan Reformasi Sektor Keamanan

Nasional
Kepala Keluarga Perempuan Kesulitan Ekonomi, Kemensos Minta Pemda Perbaiki Data Penerima Bansos

Kepala Keluarga Perempuan Kesulitan Ekonomi, Kemensos Minta Pemda Perbaiki Data Penerima Bansos

Nasional
Diduga Bertemu Djoko Tjandra di Luar Negeri, Ini Pasal Pidana yang Bisa Jerat Jaksa Pinangki

Diduga Bertemu Djoko Tjandra di Luar Negeri, Ini Pasal Pidana yang Bisa Jerat Jaksa Pinangki

Nasional
PK Perkara Syafruddin Arsyad Temenggung Ditolak MA, Ini Respons KPK

PK Perkara Syafruddin Arsyad Temenggung Ditolak MA, Ini Respons KPK

Nasional
MAKI Nilai Bareskrim Perlu Periksa Jaksa Pinangki Terkait Djoko Tjandra

MAKI Nilai Bareskrim Perlu Periksa Jaksa Pinangki Terkait Djoko Tjandra

Nasional
LPSK Desak Pemerintah Alokasikan Anggaran Memadai bagi Saksi dan Korban TPPO

LPSK Desak Pemerintah Alokasikan Anggaran Memadai bagi Saksi dan Korban TPPO

Nasional
Kemensos Sebut Sudah Bantu Kepala Keluarga Perempuan Saat Pandemi Covid-19

Kemensos Sebut Sudah Bantu Kepala Keluarga Perempuan Saat Pandemi Covid-19

Nasional
Periksa Tiga Saksi, KPK Gali Informasi soal Barang Mewah Milik Menantu Nurhadi

Periksa Tiga Saksi, KPK Gali Informasi soal Barang Mewah Milik Menantu Nurhadi

Nasional
Bawaslu Sebut Penyediaan APD untuk Penyelenggara Pilkada Belum 100 Persen

Bawaslu Sebut Penyediaan APD untuk Penyelenggara Pilkada Belum 100 Persen

Nasional
Selasa, Bareskrim Berencana Periksa Anita Kolopaking Terkait Kasus Pelarian Djoko Tjandra

Selasa, Bareskrim Berencana Periksa Anita Kolopaking Terkait Kasus Pelarian Djoko Tjandra

Nasional
Kuasa Hukum Nilai Alasan JPU KPK Tolak JC Wahyu Setiawan Tak Berdasar

Kuasa Hukum Nilai Alasan JPU KPK Tolak JC Wahyu Setiawan Tak Berdasar

Nasional
LPSK: Korban Perbudakan Modern Umumnya Jalin Kontrak Tidak Jelas

LPSK: Korban Perbudakan Modern Umumnya Jalin Kontrak Tidak Jelas

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X