Dirut PT Crown Pratama Jadi Tersangka Kasus Penyalahgunaan Gula Rafinasi

Kompas.com - 03/11/2017, 09:14 WIB
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya. KOMPAS.com/AMBARANIE NADIADirektur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya.
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri telah menetapkan Direktur Utama PT Crown Pratama inisial BB sebagai tersangka.

Penetapan tersangka dilakukan setelah polisi melakukan gelar perkara pada Kamis (2/11/2017).

Ia diduga bertanggung jawab atas diatribusi gula rafinasi ke kafe dan hotel-hotel mewah. Padahal, gula rafinasi hanya diperuntukkan kebutuhan industri.

"Penyidik telah menemukan setidaknya dua alat bukti dalam gelar perkara dan menetapkan Ssaudara BB sebagai pihak yang patut dimintai pertanggungjawaban akan tindak pidana tersebut," ujar Direktur Tindak Pidana Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya melalui keterangan tertulis, Jumat (3/11/2017).

Polisi telah memeriksa enam saksi dan ahli dalam kasus ini.

Baca: Gula Rafinasi untuk Industri Beredar ke Kafe dan Hotel Mewah

Penyidik juga menyita dokumen terkait legalitas perusahaan serta dokumen penjualan dan pembelian gula rafinasi.

Kasus ini terungkap setelah polisi menggeledah PT Crown Pratama di Kecamatan Kedaung, Cengkareng, Jakarta Barat.

Dalam penggeledahan tersebut, penyidik menyita 20 sak gula kristal rafinasi dengan berat masing-masing 50 kilogram. Disita juga 82.500 sachet gula rafinasi siap konsumsi.

"Ditemukan aktifitas pengemasan gula rafinasi dalam bentuk sachet yang kemudian dijual oleh tersangka ke hotel dan kafe mewah untuk keperluan konsumsi," kata Agung.

Baca: Gula Rafinasi Kuasai Pasar, Petani Tebu Malang Resah

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X