Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Din Syamsuddin Siap Kumpulkan Tokoh Lintas Agama, Bicara Hati ke Hati

Kompas.com - 31/10/2017, 12:53 WIB
Ihsanuddin

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban Din Syamsuddin akan membuat sebuah acara yang mengumpulkan seluruh tokoh antar-umat beragama di Indonesia.

Mulai dari tokoh Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu akan berkumpul dalam satu forum untuk membahas mengenai ancaman antar-umat beragama.

"Saya berharap di awal tahun depan ada pertemuan puncak di antara tokoh berbagai agama untuk membahas masalah yang ada secara konkret," kata Din Syamsuddin usai bertemu Ketua Presidium Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) di Kantor KWI, Jakarta Pusat, Selasa (31/10/2017).

Din meyakini pertemuan ini bisa mencari solusi yang konkret atas berbagai masalah intoleransi antar-umat beragama yang kerap masih terjadi di dalam negeri.

"Bukan seminar. Bukan simposium. Tapi lebih percakapan dari hati ke hati untuk membahas masalah yang ada, yang kemudian bisa disepakati apa komitmen bersama untuk bangsa dan negara kita," ucap Din.

(Baca juga: Muhammadiyah Ajak Tokoh Lintas Agama Ikut Berperan Redam Isu SARA)

Din mengatakan, Indonesia sebenarnya punya modal besar untuk terus menjaga kerukunan antar-umat beragama.

Modal pertama adalah agama itu sendiri. Pada prinsipnya, tak ada agama yang mengajarkan permusuhan. Kedua, Indonesia juga memiliki Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

"Untuk menyuarakan ke dunia tentang kerukunan umat beragama, kita mulai dari dalam negeri dulu," ucap Din.

(Baca juga: Jokowi Apresiasi Tokoh Lintas Agama yang Junjung Persatuan Bangsa)

Ketua Presidium KWI Ignatius berterima kasih atas kunjungan Din ke kantornya. Ia memastikan KWI siap membantu Din dalam menjalankan tugasnya untuk mewujudkan kerukunan antar-umat beragama.

"Saya yakin Pak Din yang punya banyak pengalaman akan menjalankan tugas beliau dengan baik," ucap Ignatius.

Kompas TV Seminar sosialisasi Asean Youth Interfaith Camp digelar di Jombang, Jawa Timur.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Laba Bersih Antam Triwulan I-2024 Rp 210,59 Miliar 

Laba Bersih Antam Triwulan I-2024 Rp 210,59 Miliar 

Nasional
Jokowi yang Dianggap Tembok Besar Penghalang PDI-P dan Gerindra

Jokowi yang Dianggap Tembok Besar Penghalang PDI-P dan Gerindra

Nasional
Sebut Jokowi Kader 'Mbalelo', Politikus PDI-P: Biasanya Dikucilkan

Sebut Jokowi Kader "Mbalelo", Politikus PDI-P: Biasanya Dikucilkan

Nasional
[POPULER NASIONAL] PDI-P Harap Putusan PTUN Buat Prabowo-Gibran Tak Bisa Dilantik | Menteri 'Triumvirat' Prabowo Diprediksi Bukan dari Parpol

[POPULER NASIONAL] PDI-P Harap Putusan PTUN Buat Prabowo-Gibran Tak Bisa Dilantik | Menteri "Triumvirat" Prabowo Diprediksi Bukan dari Parpol

Nasional
Tanggal 5 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Tanggal 5 Mei 2024 Memperingati Hari Apa?

Nasional
Sempat Berkelakar Hanif Dhakiri Jadi Menteri, Muhaimin Bilang Belum Ada Pembicaraan dengan Prabowo

Sempat Berkelakar Hanif Dhakiri Jadi Menteri, Muhaimin Bilang Belum Ada Pembicaraan dengan Prabowo

Nasional
PKS Janji Fokus jika Gabung ke Prabowo atau Jadi Oposisi

PKS Janji Fokus jika Gabung ke Prabowo atau Jadi Oposisi

Nasional
Gerindra Ungkap Ajakan Prabowo Buat Membangun Bangsa, Bukan Ramai-ramai Masuk Pemerintahan

Gerindra Ungkap Ajakan Prabowo Buat Membangun Bangsa, Bukan Ramai-ramai Masuk Pemerintahan

Nasional
PKB Terima Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah Kalimantan, Salah Satunya Isran Noor

PKB Terima Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah Kalimantan, Salah Satunya Isran Noor

Nasional
ICW Sebut Alasan Nurul Ghufron Absen di Sidang Etik Dewas KPK Tak Bisa Diterima

ICW Sebut Alasan Nurul Ghufron Absen di Sidang Etik Dewas KPK Tak Bisa Diterima

Nasional
Nasdem Kaji Duet Anies-Sahroni di Pilkada Jakarta

Nasdem Kaji Duet Anies-Sahroni di Pilkada Jakarta

Nasional
PDI-P Tuding KPU Gelembungkan Perolehan Suara PAN di Dapil Kalsel II

PDI-P Tuding KPU Gelembungkan Perolehan Suara PAN di Dapil Kalsel II

Nasional
Demokrat Tak Ingin Ada 'Musuh dalam Selimut' di Periode Prabowo-Gibran

Demokrat Tak Ingin Ada "Musuh dalam Selimut" di Periode Prabowo-Gibran

Nasional
Maju di Pilkada Jakarta atau Jabar, Ridwan Kamil: 1-2 Bulan Lagi Kepastiannya

Maju di Pilkada Jakarta atau Jabar, Ridwan Kamil: 1-2 Bulan Lagi Kepastiannya

Nasional
Demokrat Harap Tak Semua Parpol Merapat ke Prabowo Supaya Ada Oposisi

Demokrat Harap Tak Semua Parpol Merapat ke Prabowo Supaya Ada Oposisi

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com