Kompas.com - 06/09/2017, 12:59 WIB
Presiden Joko Widodo berpidato dalam sidang terbuka Dies Natalis IPB di Kampus IPB, Bogor, Rabu (6/9/2017). KOMPAS.com/IHSANUDDINPresiden Joko Widodo berpidato dalam sidang terbuka Dies Natalis IPB di Kampus IPB, Bogor, Rabu (6/9/2017).
Penulis Ihsanuddin
|
EditorSabrina Asril

BOGOR, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meminta Institut Pertanian Bogor untuk mengembangkan jurusan sesuai dengan perkembangan zaman.

Hal ini disampaikan Jokowi dalam Sidang Terbuka Dies Natalis IPB ke-54 di Kampus IPB, Bogor, Rabu (6/9/2017). Hadir dalam acara tersebut ribuan mahasiswa, dosen hingga rektor IPB.

"Saya titip Pak Rektor, pada IPB, agar fakultas-fakultas, jurusan-jurusan itu, juga mengikuti perubahan Global yang ada, Misalnya kenapa tidak ada fakultas penggilingan padi yang modern," kata Jokowi disambut tawa para mahasiswa yang hadir.

"Kenapa tidak ada fakultas atau jurusan Manajemen logistik pangan? Enggak ada saya lihat di Indonesia. Kenapa tidak ada fakultas atau jurusan manajemen ritel pangan?" tambah Jokowi.

Kepala Negara mengaku selalu memperhatikan setiap jurusan yang ada setiap kali hadir di sebuah perguruan tinggi.

(Baca: Jokowi Sindir Lulusan IPB Banyak Kerja di Bank, Jadi Petani Siapa?)

"Pasti ada fakultas Ekonomi jurusannya saya selalu hafal pasti jurusannya akuntansi sudah berpuluh-puluh tahun itu, jurusan yang pasti manajemen, jurusannya pasti ekonomi pembangunan, itu itu saja," kata dia.

Seharusnya, lanjut Jokowi, jurusan di kampus bisa disesuaikan dengan perkembangan zaman. Seiring perkembangan zaman, kebutuhan dunia kerja juga terus berkembang.

"Kenapa tidak pernah ada, sekali lagi, Fakultas Manajemen ritel, Fakultas Manajemen Logistik, itu kebutuhannya sangat besar sekali negara ini. Sehingga sistem logistik nasional bisa kita tata kalau SDM-nya itu siap," ucap Jokowi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua MPR: UU ITE Perlu Direvisi untuk Menjamin Kebebasan Berpendapat

Ketua MPR: UU ITE Perlu Direvisi untuk Menjamin Kebebasan Berpendapat

Nasional
Sekjen Gerindra: Internal Memohon Pak Prabowo Bersedia Maju di Pilpres 2024

Sekjen Gerindra: Internal Memohon Pak Prabowo Bersedia Maju di Pilpres 2024

Nasional
Bertemu Anies, AHY Apresiasi Penanganan Pandemi Covid-19

Bertemu Anies, AHY Apresiasi Penanganan Pandemi Covid-19

Nasional
Bawaslu Sarankan KPU Bikin Pokja Cegah Calon Kepala Daerah Berkewarganegaraan Ganda

Bawaslu Sarankan KPU Bikin Pokja Cegah Calon Kepala Daerah Berkewarganegaraan Ganda

Nasional
Penyelesaian Konflik di Papua Perlu Pendekatan Kolaboratif

Penyelesaian Konflik di Papua Perlu Pendekatan Kolaboratif

Nasional
Doni Monardo: Larangan Mudik Jangan Ditafsirkan Macam-macam

Doni Monardo: Larangan Mudik Jangan Ditafsirkan Macam-macam

Nasional
Laode Kecewa MK Tolak Permohonan Uji Formil UU KPK

Laode Kecewa MK Tolak Permohonan Uji Formil UU KPK

Nasional
Berapa Harga Vaksin Sinopharm untuk Vaksinasi Gotong Royong? Ini Penjelasan Bio Farma

Berapa Harga Vaksin Sinopharm untuk Vaksinasi Gotong Royong? Ini Penjelasan Bio Farma

Nasional
Panglima TNI: Tenggelamnya KRI Nanggala Kehilangan bagi Kita Semua

Panglima TNI: Tenggelamnya KRI Nanggala Kehilangan bagi Kita Semua

Nasional
MKD Segera Memproses Laporan Dugaan Pelanggaran Etik terhadap Azis Syamsuddin

MKD Segera Memproses Laporan Dugaan Pelanggaran Etik terhadap Azis Syamsuddin

Nasional
Satgas Covid-19: Harga Vaksin untuk Vaksinasi Gotong Royong Masih Dibahas

Satgas Covid-19: Harga Vaksin untuk Vaksinasi Gotong Royong Masih Dibahas

Nasional
MKD Gelar Rapat Pleno 18 Mei, Bahas Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Azis Syamsuddin

MKD Gelar Rapat Pleno 18 Mei, Bahas Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Azis Syamsuddin

Nasional
Tersangka Penyuap Nurdin Abdullah Segera Disidang di PN Tipikor Makassar

Tersangka Penyuap Nurdin Abdullah Segera Disidang di PN Tipikor Makassar

Nasional
Hari Pertama Larangan Mudik, Kakorlantas Polri Klaim Situasi Terkendali

Hari Pertama Larangan Mudik, Kakorlantas Polri Klaim Situasi Terkendali

Nasional
Menag: Jumlah Jemaah Shalat Id Tidak Boleh Lebih 50 Persen dari Kapasitas

Menag: Jumlah Jemaah Shalat Id Tidak Boleh Lebih 50 Persen dari Kapasitas

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X