Mutasi Jabatan 25 Pati TNI, Pangdam Jaya dan Danpaspampres Diganti

Kompas.com - 23/02/2017, 22:45 WIB
Komandan Paspampres Mayjen Bambang Suswantono di depan Istana Kepresidenan saat upacara pergantian penjaga istana berlangsung (28/8/2016) Lutfy Mairizal PutraKomandan Paspampres Mayjen Bambang Suswantono di depan Istana Kepresidenan saat upacara pergantian penjaga istana berlangsung (28/8/2016)
|
EditorKrisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com — Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menetapkan mutasi jabatan 25 perwira tinggi (pati) berdasarkan surat keputusan Panglima TNI Nomor Kep/141/II/2017 tanggal 23 Februari 2017 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.

Pati TNI yang dimutasi tersebut terdiri atas delapan pati di jajaran TNI AD, sembilan pati TNI AL, dan delapan pati TNI AU.

Dari lampiran keputusan tercantum pergantian jabatan Panglima Kodam Jaya (Pangdam Jaya) dan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden ( Danpaspampres).

Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana akan digantikan oleh Mayjen TNI Jaswandi yang sebelumnya menjabat Pangdam IV/Diponegoro. Mayjen Teddy akan menempati posisi pejabat tinggi di Mabes TNI AD.


Kristian Erdianto Kapuspen TNI Brigjen Wuryanto saat ditemui di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (1/11/2016).

Sementara itu, posisi Danpaspampres yang sebelumnya dijabat Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono akan digantikan oleh Brigjen TNI (Mar) Suhartono.

Bambang bakal menjabat Komandan Korps Marinir. 

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayor Jenderal Wuryanto mengatakan, mutasi jabatan di lingkungan TNI dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier prajurit TNI.

Selain itu, mutasi ini bertujuan untuk mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis.

"Oleh karena itu, TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja melalui mutasi dan promosi jabatan personel di tingkat perwira TNI," ujar Wuryanto melalui keterangan tertulisnya, Kamis (23/2/2017).

Berikut rincian 25 pati TNI yang dimutasi

TNI AD:
1. Letjen TNI Agus Sutomo, SE, dari Dansesko TNI menjadi Irjen Kemhan
2. Mayjen TNI Teddy Lhaksmana WK, dari Pangdam Jaya menjadi Pati Mabes TNI AD
3. Mayjen TNI Jaswandi dari Pangdam IV/Dip menjadi Pangdam Jaya
4. Mayjen TNI Liston A Simanjuntak, SSos, MSi (Han), dari Deputi III Bid Kontra Intelijen BIN menjadi Sahli Bid Hankam BIN
5. Mayjen TNI Asep Subarkah Yusuf dari Sahli Bid Hankam BIN menjadi Deputi III Bid Kontra Intelijen BIN

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Bupati Talaud Sri Wahyumi DivonisĀ 4,5 Tahun Penjara

Mantan Bupati Talaud Sri Wahyumi DivonisĀ 4,5 Tahun Penjara

Nasional
RUU Perlindungan Tokoh dan Simbol Agama Masuk Prolegnas Prioritas 2020, PKS Apresiasi

RUU Perlindungan Tokoh dan Simbol Agama Masuk Prolegnas Prioritas 2020, PKS Apresiasi

Nasional
ICW Sebut Dampak UU KPK Baru Sudah Terasa di Hari Antikorupsi Sedunia

ICW Sebut Dampak UU KPK Baru Sudah Terasa di Hari Antikorupsi Sedunia

Nasional
Menteri Agama Tegaskan Pendataan Majelis Taklim Tak Wajib

Menteri Agama Tegaskan Pendataan Majelis Taklim Tak Wajib

Nasional
Minta Waktu Ungkap Kasus Novel Baswedan, Polri Janji Tak Sampai Berbulan-bulan

Minta Waktu Ungkap Kasus Novel Baswedan, Polri Janji Tak Sampai Berbulan-bulan

Nasional
Upaya Sri Mulyani Cegah Korupsi dari Internal Kemenkeu...

Upaya Sri Mulyani Cegah Korupsi dari Internal Kemenkeu...

Nasional
Soal Restu Maju Caketum, Kubu Zulkifli Hasan Tak Mau Dibenturkan dengan Amien Rais

Soal Restu Maju Caketum, Kubu Zulkifli Hasan Tak Mau Dibenturkan dengan Amien Rais

Nasional
Di Depan Hakim MK, Agus Rahardjo dkk Mengaku Tak Dilibatkan dalam Revisi UU KPK

Di Depan Hakim MK, Agus Rahardjo dkk Mengaku Tak Dilibatkan dalam Revisi UU KPK

Nasional
Soal 'Industri Hukum', Mahfud Sebut Perlu Optimalkan Fungsi Pengawasan di Polri dan Kejaksaan

Soal "Industri Hukum", Mahfud Sebut Perlu Optimalkan Fungsi Pengawasan di Polri dan Kejaksaan

Nasional
Anggota Komisi VI DPR: Kasus Garuda seperti Puncak Gunung Es, BUMN Lain Harus Diteliti

Anggota Komisi VI DPR: Kasus Garuda seperti Puncak Gunung Es, BUMN Lain Harus Diteliti

Nasional
Komnas HAM: RUU Masyarakat Adat Dibutuhkan untuk Pemenuhan Hak Azasi

Komnas HAM: RUU Masyarakat Adat Dibutuhkan untuk Pemenuhan Hak Azasi

Nasional
Soal Kasus Novel, Komnas HAM: Polisi Sudah Lumayan, KPK Tak Bergerak

Soal Kasus Novel, Komnas HAM: Polisi Sudah Lumayan, KPK Tak Bergerak

Nasional
Presiden Jokowi Tak Lagi Beri Tenggat Waktu bagi Polri Untuk Ungkap Kasus Novel

Presiden Jokowi Tak Lagi Beri Tenggat Waktu bagi Polri Untuk Ungkap Kasus Novel

Nasional
Komnas HAM Akan Surati Jokowi, Tagih Kejelasan Kasus Novel Baswedan

Komnas HAM Akan Surati Jokowi, Tagih Kejelasan Kasus Novel Baswedan

Nasional
Hakim MK Pertanyakan Kedudukan Hukum 13 Pemohon Uji Formil UU KPK

Hakim MK Pertanyakan Kedudukan Hukum 13 Pemohon Uji Formil UU KPK

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X