Wasekjen MUI Ditolak di Sintang, Ini Komentar Ketum PP Muhammadiyah

Kompas.com - 13/01/2017, 16:20 WIB
Suasana ketika Tengku Zulkarnain dihadang sekelompok masyarakat saat hendak turun dari pesawat di Bandara Susilo, Sintang, Kalimantan Barat (12/1/2017) Dok. Polda KalbarSuasana ketika Tengku Zulkarnain dihadang sekelompok masyarakat saat hendak turun dari pesawat di Bandara Susilo, Sintang, Kalimantan Barat (12/1/2017)
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menanggapi penolakan kedatangan Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia  Tengku Zulkarnain oleh sekelompok warga di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Nashir mengimbau, jika berbicara soal toleransi antarumat beragama, maka semua unsur masyarakat seharusnya siap hidup dalam keberagaman.

"Semua pihak, kalau ingin menegakkan toleransi, ya harus siap dalam keberagaman. Saya ulangi, seluruh pihak. Itu poin saya," ujar Nashir di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/1/2017).

(baca: Kedatangan Wasekjen MUI ke Sintang Ditolak Sekelompok Warga)


Nashir menambahkan, potensi munculnya kelompok ekstremitas selalu ada di setiap kelompok. Baik di agama, golongan, ras atau suku tertentu.

Oleh sebab itu, yang paling penting dalam menghadapi fenomena tersebut adalah bersikap dewasa dan tetap berpedoman pada hukum yang berlaku di Indonesia.

"Yang paling penting adalah kita harus semakin dewasa menjadi sebuah bangsa dan tugas kita adalah mendewasakan semua dan menyelesaikan masalah secara bermartabat," ujar Nashir.

(baca: Ditolak di Bandara Sintang, Wasekjen MUI Lanjut Terbang ke Pontianak)

Tengku Zulkarnain dan rombongan ditolak menginjakkan kaki oleh sekelompok warga di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Penolakan terjadi di Bandar Udara Susilo Sintang, Kamis (12/1/2017), saat rombongan baru mendarat.

Mereka menolak kedatangan Tengku karena pernyataan di media sosial yang menyinggung masyarakat dayak.

Melihat aksi penolakan itu, Tengku dan rombongan tidak jadi turun dari pesawat. Mereka langsung lepas landas meninggalkan Sintang menggunakan maskapai penerbangan Garuda Indonesia menuju Pontianak.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X