Di Haul Gus Dur, Jokowi Minta Tiga Pasangan Calon Pilkada DKI Rukun

Kompas.com - 23/12/2016, 22:20 WIB
Presiden Joko Widodo menghadiri haul Gus Dur di Jakarta, Jumat (23/12/2016) IhsanuddinPresiden Joko Widodo menghadiri haul Gus Dur di Jakarta, Jumat (23/12/2016)
Penulis Ihsanuddin
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meminta tiga pasangan calon gubernur DKI Jakarta bersaing dalam kerukunan.

Hal tersebut tersebut disampaikan Jokowi saat memberi sambutan dalam haul ke-7 presiden ketiga RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, di Jakarta, Jumat (23/12/2016).

Jokowi menyampaikan hal itu di hadapan tiga pasangan calon gubernur DKI Jakarta, yang semuanya diundang dan hadir dalam acara tersebut.

Pasangan nomor urut 1 Agus Harimurti Yudhoyono-Silviana Murni dan pasangan nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat hadir dengan pasangannya masing masing.


Adapun pasangan nomor urut 3, hanya terlihat kehadiran Anies Baswedan. Sandiaga Uno tidak terlihat mendampingi Anies.

Jokowi lalu meminta kelimanya yang duduk berjejer untuk berdiri. Kelimanya pun berdiri sesuai permintaan Jokowi. Hal itu membuat tepuk tangan riuh para hadirin.

Kelima cagub dan cawagub DKI yang hadir pun langsung menebar senyum ramah kepada para hadirin. Melihat kebersamaan kelima cagub-cawagub DKI itu, Jokowi pun tampak senang.

"Nah, mbok ya begitu yang rukun. Kita kan saudara sebangsa dan setanah air. Persaudaraan itu yang diajarkan oleh Gus Dur. Bener enggak?" kata Jokowi yang semakin membuat hadirin semakin riuh.

Adapun kelima cagub dan cawagub DKI yang hadir hanya tersenyum menanggapi keriuhan itu.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X