Kompas.com - 20/04/2016, 16:35 WIB
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi menggeledah ruangan panitera sekretaris Pengadilan Negeri Jakarta Pusat bernama Edy. Penggeledahan itu menyusul operasi tangkap tangan Edy oleh KPK.

"(Yang digeledah) cuma ruangan Pak Edy saja. Satu orang yang digeledah," kata petugas Humas Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Jamaludin Samosir saat dihubungi, Rabu (20/4/2016).

Jamaludin mengatakan, penangkapan dilakukan sekitar pukul 12.00 WIB. Awalnya, ia tidak mengetahui ada operasi tangkap tangan (OTT), kemudian pimpinan pengadilan mengumpulkan bawahannya dan menggelar rapat.

Saat itulah dinyatakan bahwa telah terjadi OTT oleh KPK di PN Jakpus.

"Tadi dikumpulkan pimpinan, memang membenarkan soal informasi itu," kata Jamaludin.

Namun, Jamaludin mengaku tidak tahu kasus apa yang terkait dalam tangkap tangan ini.

Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan adanya tangkap tangan itu. Namun, ia enggan menyebutkan siapa oknum yang mereka tangkap.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.